Obat Rhinofed adalah obat yang diresepkan oleh dokter untuk mengatasi gejala – gejala yang timbul pada saat mengalamai rinitis baik rinitis alergi maupun rinitis vasomotor. Obat ini bermafaat utuk mengurangi peradangan yang terjadi pada mukosa hidung pada saat mengalami rinitis. Pada artikel ini akan diberikan penjelasan ringkas megenai rhinofed obat apa disertai informasi lainnya yang penting.

Mengenal Rhinofed

Obat Rhinofed adalah obat kombinasi dua komponen aktif yaitu Terfenadin dan pseudoefedrin. Terfenadin adalah obat yang termasuk golongan antihistamin baru. Terfenadin bekerja spesifik dan selektif terhadap reseptor H1, obat ini menimbulkan efek anti histamin tanpa menimbulkan efek depres ssistem saraf pusat. Pseudoefedrin atau d-isoefedrin adalah suatu turunan efedrin. Pseudeoefedrin bekerja secara langsung merangsang saraf simpatis pada reseptor adrenergik.

RHINOFED

Secara klinis fungsi obat rhinofed adalah untuk menghilangkan gejala yang ditimbulkan oleh rinitis alergika seperti rinore, bersin, rinore, dan sensasi gatal di sekitar hidung dan menghilangkan gejal hidung tersumbat

Indikasi Rhinofed

Kegunaan obat Rhinofed adalah untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan pada saat mengalami rinitis alergika dan rinitis vasomotor, yaitu rinore,hidung tersumbat, sensasi gatal di sekitar hidung dan bersin

Kontraindikasi

Obat Rhinofed tidak direkomendasikan untuk digunakan pada keadaan berikut :

  • penderita rinitis yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat rhinofed atau terhadap alergi terhadap obat terfeadin atau alerfi terhadap obat psuedoefedrin penderita rinitis yang mempunyai penyakit jantung seperti hipertesi berat, aritmia dan penyakit jantung koroner
  • penderita dengan dengan gangguan fungsi hati
  • penderita yang sedang hamil
  • penderita yang sedang menyusui
  • penderita yang sedang mendapat terapi ketokonazol dal turunan azol lainnya
  • penderita yang sedang mendapat terapi monoamin oksidase inhibitor

Dosis

Obat Rhinofed diperdagangkan di apotik dalam dua sediaan yaitu bentuk tablet dan bentuk sirup. Rhinofed tablet memiliki komposisi obat Pseudoefedrine HCL 30 mg danTerfenadine 40 mg untuk setiap tabletnya. Rhinofed sirup memiliki komposisi Pseudoefedrine HCL 15 mg danTerfenadine 20 mg untuksetiap 5 ml suspensinya. Adapun dosis obat Rhinofed yang dianjurkan yaitu :

  • untuk penderita rinitis dewasa dianjurkan untuk menggunakan dosis 1 tablet sebanyak tiga kali pemberian dalam sehari
  • untuk penderita rinitis anak usia lebih dari 12 tahun dianjurkan untuk menggunakan dosis 1 tablet sebanyak tiga kali pemberian dalam sehari
  • untuk penderita rinitis anak usia kurang dari 12 tahun dianjurkan untuk menggunakan dosis 1 sendok teh sebanyak tiga kali pemberian dalam sehari

Efek Samping Rhinofed

Efek samping dari Obat Rhinofed yang dapat ditimbulkan yaitu:

  • efek terhadap saluran cerna seperti mulut kering, mual, muntah, nyeri perut dan penurunan nafsu makan
  • efek terhadap sistem saraf pusat seperti ansietas, gelisah dan insomnia
  • efek terhadap sistem peredaran darah seperti takikardi, palpitasi, dan ekstrasistol.
  • efek samping lainnya yang jarang terjadi namu pernah dilaporkan yaitu alopesia, sakit kepala, kerigat dingin, gangguan fungsi hati, tremor, kejang, gangguan mood dan depresi,

Informasi Keamanan

  • Obat rhinofed harus digunakan dengan hati – hati jangan sampai melebihi dosis yang dianjurkan
  • Obat rhinofed yang kelebihan dosis dapat menimbulkan aritmia jantung seperti takikadi ventrikular fibrilasi terutama pada dosis yang melebihi 360 mg per hari
  • Obat rhinofed harus digunakan dengan hati – hati pada penderita yang mempunyai penyakit glaukoma sudut tertutup
  • Obat rhinofed harus digunakan dengan hati – hati pada penderita yang mempunyai penyakit hipertensi
  • Obat rhinofed harus digunakan dengan hati – hati pada penderita yang mempunyai penyakit hipertiroid
  • Pemberian obat rhinofed bersamaan dengan obat penghambat mono amin oksidase dapat menyebabkan terjadinya krisis hipertensi.
  • Pemberian obat rhinofed bersamaan dengan Antasida dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kecepatan absorpsi pseudoefedrin
  • Pemberian obat rhinofed bersamaan dengan Kaolin dapat menyebabkan terjadinya penurunan kecepatan absorpsi pseudoefedrin
  • Pemberian obat rhinofed bersamaan dengan ketokonazol dapat menyebabkan terjadinya penurunan metabolisme terfenadin