Cara Mencegah Kanker Payudara

Kanker Payudara dapat dicegah, Cara Mencegah Kanker Payudara dapat Anda lakukan dengan cara yang mudah dan dengan biaya yang lebih murah dibanding biaya pengobatan kanker payudara. Hal ini cocok dengan ungkapan yang sudah tidak asing lagi bagi kita mencegah lebih baik daripada mengobati begitu juga dengan kanker payudara ini.

mencegah kanker payudara

Berikut cara-cara mencegah kanker payudara :

Cara mencegah kanker payudara untuk wanita dengan risiko rata-rata terhadap kanker payudara.

Batasi minum Alkohol atau tidak sama sekali.
Batasi jumlah alkohol yang Anda minum, yakni kurang dari satu gelas per hari, atau lebih baik tidak sama sekali.

Berolah raga.
Lakukanlah olah raga setidaknya 30 menit per hari boleh setiap hari atau minimal dua kali dalam seminggu.

Batasi terapi hormon postmenopause.
Kombinasi terapi hormon dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Bicarakan dengan dokter  tentang manfaat dan risiko terapi hormon. Beberapa wanita mengalami tanda-tanda dan gejala yang mengganggu selama menopause dan, bagi para wanita tersebut, dapat mengalami peningkatan risiko kanker payudara dalam rangka untuk meringankan tanda-tanda dan gejala menopause dengan terapi hormon. Untuk mengurangi risiko kanker payudara, gunakan  terapi hormon dalam dosis terendah dan dalam waktu yang pendek alias jangan lama-lama.

Menjaga berat badan.
Jika berat badan Anda saat ini sehat (ideal), usahakan dijaga agar tetap ideal, jadi Anda harus tahu berapa berat badan ideal Anda. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, tanyakan kepada dokter Anda tentang strategi yang sehat untuk mencapai hal ini. Mengurangi jumlah kalori yang Anda makan setiap hari dan perlahan-lahan meningkatkan jumlah latihan atau olahraga.

Cara mencegah kanker Payudara untuk wanita dengan risiko tinggi

Jika dokter Anda telah menilai riwayat keluarga dan faktor-faktor lain dan menentukan bahwa Anda memiliki risiko kanker payudara yang tinggi, maka pilihan untuk mengurangi risiko Anda meliputi:

Obat Pencegahan (chemoprevention).
Obat Estrogen-blocking membantu mengurangi risiko kanker payudara. Pilihan meliputi tamoxifen dan raloxifene (Evista). Obat-obat ini membawa risiko efek samping, seperti peningkatan risiko pembekuan darah.  Tamoxifen, tapi tidak raloxifene, dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker rahim. Jadi, penting untuk berbicara dengan dokter  tentang riwayat kesehatan pribadi Anda untuk menentukan obat yang tepat bagi Anda.

Operasi Pencegahan.
Wanita dengan resiko yang sangat tinggi terhadap kanker payudara dapat memilih untuk mengangkat/membuang  payudaranya yang sehat melalui operasi (mastektomi profilaksis).  Mereka juga dapat memilih untuk mengangkat/membuang  indung telurnya yang sehat secara operasi (ooforektomi profilaksis) untuk mengurangi risiko kanker pada kedua payudara dan kanker ovarium.
Mengenali kanker payudara secara dini
Untuk dapat mengenali kanker payudara Anda harus tahu Ciri-Ciri Kanker Payudara. Meskipun Anda tidak dapat mencegah perkembangan kanker payudara dengan skrining atau SADARI (Periksa Payudara Sendiri), namun teknik ini dapat membantu Anda dan dokter Anda menemukan kanker payudara pada tahap awal dan lebih bisa diobati.

Tanyakan kepada dokter Anda tentang skrining kanker payudara. Tanyakan juga pada usia berapa Anda harus mulai ujian skrining kanker payudara dan tes, seperti pemeriksaan payudara klinis dan mammogram. Bicarakan dengan dokter tentang manfaat dan risiko dari skrining. Bersama Anda dapat memutuskan apa strategi skrining kanker payudara yang tepat untuk Anda.

Tanyakan kepada dokter  untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana  melakukan SADARI
untuk memeriksa benjolan atau tanda-tanda yang tidak biasa lainnya di payudara. SADARI tidak dapat mencegah kanker payudara, tetapi dapat membantu Anda untuk lebih memahami perubahan normal yang dialami payudara dan mengidentifikasi tanda-tanda dan gejala yang tidak biasa.

Sekian, beberapa Cara Mencegah Kanker Payudara.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer