Keputihan, Normal atau Penyakit??

Keputihan, mungkin istilah ini tidak asing terutama bagi kaum wanita, karena tak jarang dari mereka pernah atau bahkan sedang mengalaminya. Keputihan sendiri dari segi kedokteran dikenal dengan istilah fluor albus (fluor = ciran, albus= putih), Leukorea atau white discharge merupakan nama gejala yang ditandai dengan adanya cairan yang dikeluarkan dari jalan lahir (alat-alat genital wanita) yang tidak berupa darah merah. Jadi walaupun namanya keputihan cairan yang keluar tidak selalu putih.

Banyak wanita dibuat tidak nyaman dengan keputihan ini, apalagi bagi mereka yang baru saja mengalaminya, tentu ada rasa ingin tahu apakah keputihan yang dialaminya tersebut normal atau penyakit yang berbahaya. Baiklah melalui artikel singkat ini akan kita bahas mengenai keputihan normal atau penyakit.

keputihan normal atau penyakit keputihan

ilustrasi wanita keputihan

Klasifikasi Keputihan dan Penyebabnya
Keputihan atau leukorea ada dua macam, yakni keputihan normal dan keputihan tidak normal (penyakit). Keputihan normal disebut sebagai leukorea fisiologis, Keputihan yang tidak normal disebut leukorea patologis. Mari kita bahasa satu persatu :

Keputihan normal (leukorea fisiologis)
Ciri-ciri Keputihan normal: cairan yang keluar dari vagina berwarna putih dan menjadi kuning jika terkena udara (proses oksidasi), namun tidak menimbulkan gatal, tidak panas, tidak berbau, tidak mewarnai pakaian dalam.

Hal tersebut bisa terjadi karena sebenarnya pada kondisi normal, kelenjar serviks menghasilkan cairan jernih dan bercampur dengan bakteri (flora normal), sel-sel vagina yang telah mati dan terlepas dan sekresi dari kelenjar Bartolin. Disamping itu di v*g*na juga terdapat flora normal yang menghasilkan sekret (cairan), sekret ini merupakan sesuatu yang normal bahkan bermanfaat sebagai pembersih, pelicin dan pertahanan alami dari berbagai infeksi. Seperti telah disebutkan diatas, dalam kondisi normal, cairan tersebut tampak jernih, putih keruh atau berwarna kekuningan ketika mengering. Sekret ini non-irritan (tidak mengiritasi), tidak mengganggu, tidak terdapat darah, dan memiliki pH 3,5-4,5.

Leukorea fisiologis biasanya muncul mendekati ovulasi, rangsangan seksual, menjelang dan sesudah menstruasi atau karena pengaruh hormon pada kehamilan.

Keputihan tidak normal (leukorea patologis)
Ciri-ciri Keputihan tak normal: cairan mengandung banyak leukosit (darah putih) dan warnanya agak kekuning-kuningan hingga hijau, lebih kental dan berbau tak sedap, timbul rasa gatal, panas, tidak nyaman, terkadang terasa sakit saat kencing.

Penyebab keputihan patologik ini diantaranya Radang pada rahim, leher rahim (serviks), vagina, dan vulva. Disamping itu keputihan patologik juga dapat ditemukan pada tumor jinak atau ganas. Lebih lengkap mengenai penyebab keputihan silahkan baca Berbagai Penyebab Keputihan.

Itulah sedikit gambaran mengenai keputihan, jika anda merasa mengalami keputihan patologik periksalah ke dokter atau Rumah Sakit. Untuk menentukan dengan pasti keputihan mana yang sedang Anda alami. Jika diperlukan, maka mungkin saja anda disarankan untuk menjalani satu atau bebrapa pemeriksaan berikut:

– Pemeriksaan darah lengkap, Kimia darah dan urin rutin.
– Penilaian swab untuk pemeriksaan dengan larutan garam fisiologis dan KOH 10 % .
– Pewarnaan gram .
– Test metilen blue.
– Pemeriksaan PH vagina.
– Kultur cairan/sekret vagina
– Kultur urin untuk menyingkirkan infeksi bakteri pada saluran kencing
– Sitologi vagina
– Tes serologis untuk Brucellosis dan herpes
– Vaginoskopi
– Ultrasonografi (USG)
– Rongsen (x-ray) uterus dan pelvis
– Sitologi dan biopsi jaringan abnormal
Pap smear.

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mencari penyebab keputihan yang Anda alami sehingga mempermudah dalam pengobatan.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer