Cara Mencegah Cacar Air, Agar Tidak Tertular/Menular

Seperti telah kita ketahui bahwa penyakit cacar air adalah salah satu jenis penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Karena penyebabnya virus inilah yang membuat cacar air ini mudah menular dari orang ke orang terutama yang sering bertemu atau yang tinggal di sekitarnya misalnya keluarga dalam satu rumah. Ini sangat sering saya temui!

Agar jangan sampai kita ketularan cacar air, atau agar jangan sampai orang lain yang kita sayangi tertular cacar air maka kita harus mengetahui bagaimana cara mencegah cacar air ini, karena memang mencegah lebih baik daripada mengobati.

mencegah cacar air

Menjadi sebuah prinsip keilmuan bahwa untuk dapat melakukan pencegahan terhadap suatu penyakit maka kita harus memahami penyebab dan cara penularan penyakit tersebut, begitu pula dengan cacar air ini. Oleh karena itu mari kita sama-sama pelajari terlebih dahulu penyebab dan cara penularan cacar air. Saya tidak bermaskud membuat Anda memusingkan akan hal itu, tapi tujuan saya agar pemahaman ini dapat melekat sehingga akan masuk akal (logis) dan tidak mudah lupa, begitulah kira-kira.

Penyebab dan Cara Penularan Cacar Air

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster. Virus ini dapat sampai ke pada seseorang dengan cara “kontak” dengan seseorang yang terinfeksi.

Cacar air adalah infeksi yang sangat menular, bahkan 90% dari orang-orang yang sebelumnya tidak menderita cacar air (belum memiliki imunitas terhadap cacar air) akan terinfeksi ketika kontak dengan virus.

Maksud kontak disini yaitu ketika seseorang menyentuh, tersentuh, atau terkena lepuhan cacar air pada kulit seorang penderita. Baik secara langsung, maupun tidak langsung misalnya melalui pakaian atau benda-benda yang tercemar (tersentuh sebelumnya).

Lebih berbahaya lagi, cacar air ini dapat menyebar dengan mudah melalui udara ketika seorang penderita cacar air batuk atau bersin, dimana tetesan-tetesan kecil cairan yang keluar mengandung virus. Jadi penularannya mirip penyakit flu yang sama-sama disebabkan oleh virus.

Virus cacar air dapat menyebar mulai 1 – 2 hari sebelum munculnya ruam pada orang yang terinfeksi, sampai semua lepuh membentuk keropeng. Kita sering kecolongan pada periode sebelum munculnya ruam ini karena pada saat itu gejala yang dialami masih berupa demam, sakit kepala, dan seperti menderita flu (flue like syndrome), padahal dia sudah dapat menularkan cacar air.

Selanjutnya penting juga untuk Mengenal Gejala dan Ciri-ciri Cacar Air

Cara Mencegah Penularan Cacar Air

Nah, sekarang sudah terbayang bukan, bagaimana mencegah penularan cacar air ini. Dan untuk melengkapi ‘bayangan’ Anda tersebut berikut cara efektif mencegah cacar air:

Isolasi

Seseorang yang mengalami cair air maka tidak boleh bertemu dengan banyak orang, misalnya:

  • Bagi anak-anak yang masih sekolah maka harus diliburkan terlebih dahulu
  • Bagi pekerja maka harus izin atau cuti untuk tidak masuk kerja

Karena kondisi mereka yang banyak bertemu dengan orang lain apalagi kontak yang erat maka potensi penularan akan sanngat tinggi, lalu sampai kapan?

Tinggallah di rumah sampai lepuhan cacar air mengempes atau pecah dengan sendirinya dan tertutup oleh keropeng atau lapisan kulit mati yang tebal. Biasanya hal ini  memerlukan waktu sekitar 5-7 hari sejak ruam pertama kali muncul.

Di samping itu, penderita juga harus menjauh dengan mereka yang memiliki risiko tinggi terkena atau risiko komplikasi, yaitu:

  • Wanita hamil
  • Bayi yang baru lahir
  • Siapa saja yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti orang-orang yang mengalami kemoterapi (pengobatan untuk kanker), penderita HIV-AIDS atau dalam pengobatan tablet steroid.

Pada saat di rumah, sebaiknya ditempatkan pada kamar yang terpisah apalagi banyak adik-kakak yang tinggal dalam satu rumah. Namun hal ini tidak perlu dilakukan apabila anggota keluarga yang lain pernah terkena cacar air atau memiliki kekebalan terhadap cacar air misalnya sudah diberi vaksinasi cacar air.

Jaga Kebersihan

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa cacar air dapat menyebar melalui kontak tak langsung yaitu melalui benda-benda yang telah terkontaminasi dengan virus, seperti mainan anak-anak, tempat tidur atau pakaian.

Dengan demikian jika di dalam rumah ada yang terkena cacar air, maka cara mencegah cacar air yang tidak boleh diabaikan yaitu dengan rajin menyeka benda atau permukaan dengan larutan sterilisasi dan memastikan bahwa setiap pakaian yang terinfeksi atau tempat tidur dicuci secara teratur.

Vaksinasi

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah cacar air. Para ahli dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) memperkirakan bahwa vaksin memberikan perlindungan lengkap dari virus selama hampir 90 persen anak-anak yang menerimanya. Jika ternyata vaksin tidak memberikan perlindungan secara lengkap, maka secara signifikan dapat mengurangi keparahan penyakit.

Vaksinasi dapat diberikan kepada balita, Anak-anak, dan orang dewasa yang memiliki resiko tinggi terkena. misalnya petugas kesehatan, guru, karyawan penitipan anak, wisatawan internasional, personil militer, orang dewasa yang hidup dengan anak-anak dan semua wanita usia subur. Orang dewasa yang belum pernah menderita cacar air atau divaksinasi biasanya menerima dua dosis vaksin, dengan interval 4-8 minggu.

Ingat! vaksinasi hanya diberikan bagi mereka yang belum memiliki kekebabalan. Jika Anda tidak ingat apakah Anda sudah menderita cacar air atau telah divaksinasi sebelumnya, maka dapat diketahui dengan melakukan tes darah.

Demikian informasi ini saya sampaikan, semoga kita semua terhindar dari penyakit cacar air.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer