Cara Mengatasi Sakit Perut pada Anak di Bawah 12 Tahun

Sakit perut pada anak merupakan gejala yang tergolong sering dikeluhkan. Sekitar 1 dari 3 anak datang ke dokter dengan keluhan sakit perut, dan sebagian besar bukanlah masalah yang serius atau berbahaya.

Namun demikian, sakit perut pada anak seringkali menakutkan bagi orang tuanya sehingga mereka berfikir bagaimana cara mengatasi sakit perut pada anak nya itu. Ada yang mengolesi perut dengan bawang, minyak kayu putih, daun-daunan, dan lain-lain.

Untuk sakit perut pada anak di atas 12 tahun silahkan baca: Cara Mengatasi Sakit Perut pada Usia di atas 12 Tahun

Sering kali kita kesulitan menemukan penyebab pasti sakit perut anak. Namanya juga anak-anak, mungkin sakit perut berhubungan dengan cedera pada perut saat ia bermain, atau mungkin karena penyakit tertentu, seperti sakit maag, infeksi telinga, infeksi saluran kemih, atau radang tenggorokan.

mengatasi sakit perut pada anak

Tahukah Anda, sembelit atau konstipasi adalah penyebab tersering sakit perut pada anak. Beberapa penyebab yang lebih serius termasuk usus buntu, keracunan timbal, atau masalah dengan usus, seperti intususepsi atau malrotasi. Anak perempuan yang mulai mengalami periode menstruasi juga dapat mengalami sakit perut setiap bulan. Namun demikian, sakit perut tanpa gejala lain yang hilang sepenuhnya dalam waktu kurang dari 3 jam biasanya tidak serius.

Seperti telah disinggung sebelumnya, sakit perut biasa tanpa gejala yang lain umumnya dapat diatasi dengan pengobatan di rumah dan anak tidak perlu diperiksakan ke dokter.

Dan inilah, cara mengatasi sakit perut pada anak di bawah 11 tahun yang dapat orang tua lakukan di rumah:

  • Beristirahat, anjurkan anak untuk istirahat ketika mengalami sakit perut ringan. Karena biasanya sakit perut ringan akan hilang dalam waktu 30 menit.
  • Anjurkan anak untuk banyak minum cairan, seperti air, kaldu, atau jus buah apel yang diencerkan dengan air. Minumlah secara perlahan, sedikit-sedikit, tapi sering.
  • Setelah itu, jika anak merasa ingin buang air besar segera keluarkan, jangan ditahan-tahan.

Jika cara di atas belum bisa mengatasi sakit perut pada anak,  maka coba lakukan ini:

  • Beri makan dalam porsi kecil sehari tiga kali, ingat! bukan porsi besar seperti biasa.
  • Beri makanan ringan, seperti nasi, roti kering atau biskuit, atau saus apel. Hindari makanan pedas, buah-buahan lainnya, atau minuman yangmengandung kafein atau karbonasi sampai 48 jam setelah semua gejala hilang. Karena makanan ini akan memberatkan pencernaan anak dan membuat sakit perut makin parah.
  • Jangan memberikan anak obat-obatan tanpa konsultasi dengan dokter terlebih dahulu, karena obat-obatan pereda nyeri dapat menutupi rasa sakit sedangkan penyakit masih berlangsung bahkan menjadi lebih buruk.

Kapan Harus Ke Dokter?

Hubungi dokter, apabila telah melakukan tips mengatasi sakit perut pada anak di atas namun sakit perut belum juga membaik atau bahkan disertai dengan gejala lain seperti berikut:

  • Rasa sakit meningkat atau melokalisasi pada satu bagian perut.
  • Timbul diare, mual, muntah, atau demam.
  • Perut terasa keras atau terlihat sangat kembung.

Cermati setiap gejala yang muncul, jika itu mengkhawatirkan akan lebih baik jika segera diperiksakan ke dokter catat setiap gejala yang muncul karena ini akan menjadi informasi berguna bagi dokter untuk menegakkan diganosis dan membatu mengatasi sakit perut pada anak Anda dengan tepat. Sekian, semoga bermanfaat :)

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer