Cara Ampuh Menghilangkan Komedo dan Mencegahnya

Komedo sangat akrab dengan kulit yang berminyak dan berjerawat. Biasanya kita jumpai berwarna putih-kekuningan nongol dipermukaan kulit yang begitu mengganggu dan merusak penampilan, maka tak heran banyak sekali yang ingin tahu bagaimana cara menghilangkan komedo ini dengan cepat dan tuntas. Dan inilah cara ampuhnya!

Tahukah Anda komedo ternyata ada dua macam, yaitu komedo putih dan hitam. Kita perlu tahu hal ini karena akan mempermudah kita mengenali, mengetahui penyebabnya, dan mengatasinya sampai tuntas. Lebih lengkap berikut penjelasan mengenai jenis-jenis komedo serta cara menghilangkan komedo dengan tuntas sesuai rekomendasi para ahli kecantikan.

Komedo Hitam (Blackhead)

Komedo hitam adalah benjolan kecil yang muncul pada permukaan kulit karena tersumbatnya folikel rambut (pori-pori) oleh kotoran minyak dan sel-sel kulit mati. Komedo hitam ini disebut juga dengan komedo terbuka karena materi yang menyumbat pori-pori itu terletakk di luar sehingga dapat terpapar oleh udara dan mengalami oksidasi. Akibat dari oksidasi ini komedo menjadi berwarna hitam.

Komedo hitam mudah dikenali pada kulit karena warnanya yang gelap. Komedo hitam tampak sedikit terangkat (terbuka), dan tidak menyakitkan karena mereka tidak meradang seperti jerawat. Jerawat bisa terbentuk dari komedo ini ketika bakteri menyerang penyumbatan di folikel rambut, sehingga menyebabkan kemerahan dan peradangan.

Beberapa faktor berikut dapat meningkatkan risiko seseorang terserang jerawat dan komedo, yaitu:

  • Kulit berminyak berlebihan
  • Pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pada kulit
  • Iritasi pada folikel rambut ketika sel-sel kulit mati tidak segera dibuang
  • Perubahan hormonal yang menyebabkan peningkatan produksi minyak selama masa remaja, saat menstruasi, atau saat minum pil KB
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid dan lithium.

cara menghilangkan komedo

Komedo Putih (Whitehead)

Komedo ini terbentuk ketika sel-sel kulit mati, minyak, dan bakteri menjadi terperangkap dalam pori-pori. Tidak seperti komedo hitam yang terbuka, komedo puith berada di bawah permukaan pori-pori sehingga tertutup. Oleh karena itu komedo ini disebut juga sebagai komedo tertutup.

Perubahan hormon adalah pemicu yang paling utamanya. Tahap kehidupan tertentu dapat meningkatkan jumlah sebum atau minyak  pada kulit sehingga menjadi risiko tinggi menyumbat pori-pori tersumbat dan timbullah komedo, yakni pada masa:

Disamping itu faktor genetika juga memainkan peran penting. Jika seseorang dalam keluarga Anda menderita komedo berlebih, maka risiko Anda juga meningkat.

Cara Menghilangkan Komedo

Perawatan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan komedo dan mencegahnya.

Gunakan Produk Penghilang Komedo dan Jerawat. Banyak produk kecantikan untuk menghilangkan komedo sekaligus  jerawat yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. Produk-produk ini tersedia dalam bentuk krim , gel, dan bentuk pad yang dapat diletakkan secara langsung pada kulit. Pilihlah produk yang mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat, benzoil peroksida, dan resorsinol. Bahan-bahan ini bekerja dengan membunuh bakteri, menghilangkan minyak berlebihan, dan mengusir sel-sel kulit mati.

Cuci muka secara teratur. Cuci wajah ketika bangun tidur dan malam hari sebelum tidur untuk menghilangkan penumpukan minyak yang dapat menyebabkan komedo. Mencuci wajah yang terlalu sering (lebih dari dua kali sehari) dapat mengiritasi kulit dan membuat komedo dan jerawat menjadi lebih parah. Gunakan produk pembersih yang lembut yang tidak membuat kulit merah atau iritasi.

Keramas. Jangan lupa untuk mencuci rambut setiap hari, terutama jika berminyak atau menggunakan minyak rambut. Minyak rambut dapat menyumbat pori-pori wajah yang akan mempermudah timbulnya komedo dan jerawat.

Gunakan Produk Bebas Minyak. Setiap produk yang mengandung minyak dapat berkontribusi untuk komedo baru. Pilih produk makeup, lotion, dan tabir surya yang bebas minyak.

Mencoba Produk Exfoliating. Facial foam yang mengandung scrub atau produk masker mengangkat sel kulit mati dari wajah dapat membantu mengurangi komedo. Carilah produk yang tidak mengiritasi kulit Anda.

Jika dengan cara di atas komedo masih eksis lakukan cara menghilangkan komedo yang ampuh berikut ini :

Tretinoin (Vitacid)

Tretinoin (Retin-A, Avita, Renova, di Indonesia terkenal dengan Vitacid) merupakan obat andalan untuk menghilangkan komedo. Tretinoin merupakan turunan dari vitamin A dan bekerja dengan cara meningkatkan pergantian sel dan membuang sel-sel kulit mati. Ini membantu mengusir kotoran pada pori-pori kulit. Tretinoin bisa menyebabkan iritasi, oleh karena itu senbaiknya menggunakan rekomendasi dokter (resep dokter) agar dosis disesuaikan dengan kondisi Anda.

Antibiotik

Resep antibiotik topikal atau antibiotik oral dapat digunakan jika beberapa komedo terinfeksi sehingga menjadi jerawat dan tak jarang bernanah, tetapi antibiotik tidak digunakan pada komedo yang tidak terinfeksi.

Isotretinoin

Isotretinoin digunakan untuk jerawat cystic parah dan memiliki banyak efek samping. Hal ini sangat efektif untuk komedo bila digunakan dengan benar, tetapi biasanya tidak diresepkan untuk jerawat ringan.

Pembuangan komedo

Ekstraksi atau pengangkatan merupakan cara menghilangkan komedo secara langsung yang sering diterapkan oleh kinik kecantikan pada komedo terbuka. Proses ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut ekstraktor komedo dan dilakukan oleh tenaga profesional.

Mikrodermabrasi

Untuk menghilangkan komedo dengan cara ini dokter menggunakan alat khusus berupa sikat micro namun kokoh. Bisa diistilahkan “pengamplasan” kulit untuk mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati..

Peeling

Chemical peeling juga dapat menyingkirkan kotoran dan sel-sel kulit mati penyebab komedo. Tehnik ini menggunakan larutan kimia yang kuat yang diterapkan pada kulit. Seiring waktu, lapisan atas kulit akan terkelupas dan meninggalkan kulit halus di bawahnya.

Laser dan Light Therapy

Terapi laser dan cahaya akan menghilangkan komedo dengan cara mengurangi produksi minyak atau membunuh bakteri. Sinar laser ini dapat mencapai di bawah permukaan kulit tanpa merusak lapisan kulit bagian atas (permukaan).

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer