Cara Benar Mengobati Nyeri Otot

Obat Nyeri Otot – Dalam melakukan aktivitas sehari-hari kita tak luput dari peranan otot yang berfungsi menggerakkan tubuh, karena terus menerus bekerja otot juga bisa mengalami kelelahan atau bahkan cedera sehingga menimbulkan rasa sakit atau nyeri otot pada anggota tubuh yang terlibat misalnya nyeri otot kaki, betis, lengan, leher dan lain-lain.

Ada kalanya pada saat beraktivitas nyeri otot tidak langsung dirasakan, namun ketika beristirahat atau beberapa jam setelahnya barulah terasa nyeri bahkan dapat menganggu istirahat. Oleh karena itu siapa saja yang mengalaminya pasti ingin segera mengobati nyeri otot agar cepat hilang. Berbagai carapun dilakukan seperti menggosok dengan balsam, memijit, minum obat dan lain-lain.

Yang menjadi pertanyaan apakah cara mengobati nyeri otot yang Anda lakukan sudah benar sehingga akan efektif dengan cepat meredakan nyeri otot atau cara itu kurang tepat sehingga tidak kunjung membaik bahkan nyeri otot semakin memburuk? Oleh karena itu mari kita pelajari cara mengobati nyeri otot yang benar berikut ini.

obat nyeri otot

ilustrasi sakit otot lengan atas

Otot yang sakit berarti tengah mengalami luka (injury) kecil yang disebut microdamage dalam serat otot dan jaringan ikat sehingga menimbulkan peradangan. Oleh karena itu Pengobatan nyeri otot bertujuan untuk mengurangi peradangan dan memungkinkan otot untuk menyembuh dengan benar. Berikut Caranya:

Istirahat
Hal yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan namun cukup efektif mengurangi nyeri otot adalah istirahat. Istirahat akan memberikan kesempatan bagi otot untuk menyembuhkan diri dan mencegah perdangan lebih lanjut pada otot.

Kompres Es
Segera setelah otot mengelami cedera misalnya terbentur, terkilir atau setelah melakukan aktifitas berlebihan kompreslah bagian otot yang sakit dengan handuk yang sebelumnya dicelupkan kedalam Air dingin (es) atau menggunakan es batu yang dilapisi handuk. Lakukan tiga kali sehari selama 15 menit setiap sesi. Rasa dingin akan meredakan nyeri otot dan mengurangi reaksi peradangan. Cara ini akan efektif jika dilakukan segera mungkin, sebelum 48 jam pertama. Cara ini juga ampuh untuk mencegah bengkak.

Minum Obat Pereda Nyeri
Obat nyeri otot yang dijual bebas dan dapat digunakan yaitu acetaminophen (parasetamol) atau obat nonsteroidal anti-inflammatory (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen, atau aspirin. obat tersebut dapat membantu meringankan rasa nyeri atau sakit pada otot. Namun harus berhati-hati mengenai penggunaan obat nyeri otot NSAID ini palagi jika diminum berkepanjangan.

Konsultasikan dengan dokter atau apoteker mengenai interaksi obat nyeri ini dengan obat lain yang mungkin sedang anda minum rutin. Selain itu, Orang dengan riwayat kondisi medis tertentu (seperti maag, penyakit ginjal, dan penyakit hati) mungkin disarankan untuk menghindari obat-obat tertentu.

Latihan Peregangan
Mulailah melakukan peregangan ketika nyeri otot sudah berkurang hal ini akan mempercepat pemulihan. Namun harus menghindari gerakan yang terlalu kuat sehingga membuat otot malah semakin nyeri.  Berjalan, bersepeda atau berenang dapat membantu memperkuat otot-otot dan menghindari tumbulnya kembali nyeri otot.

Pemijatan
Beberapa penelitian menunjukkan pijat pada bermanfaat dalam pengobatan nyeri otot. Pijat dapat mensimulasi atau melancarkan aliran darah ke daerah otot yang dimaksud sehingga mempercepat pemulihan. Namun pijatan harus ringan dan lembut disekitar otot yang nyeri namun tidak boleh terlalu kuat sehingga menimbulkan trauma baru.

Obat krim oles nyeri otot
Saat ini banyak tersedia krim oles untuk meredakan nyeri otot, krim oles (topikal) tersebut memang berguna untuk meredakan nyeri otot, karena zat ini mengandung obat nyeri (analgetik) yang akan diserap langsung oleh kulit secara bertahap.

Itulah beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk meredakan nyeri otot, namun Anda harus berobat ke dokter apabila:

  • rasa sakit yang tidak kunjung hilang setelah beberapa hari
  • nyeri otot yang parah tanpa sebab yang jelas
  • nyeri otot yang terjadi bersamaan dengan ruam pada kulit
  • nyeri otot yang terjadi setelah gigitan kutu atau serangga
  • Nyeri otot disertai kemerahan atau bengkak

Ada pengalaman berbeda mengenai penanganan nyeri otot? silahkan berbagi via komentar.

3 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer