• Slamat mlam dok, sy anes umur 25 th. Sy mau bertanya,wktu operasi sy pemasangan pen hanya di tulang tibia sj smentara fibula tidak,apakah nti akan berpengaruh,kmudian untuk pnggunaan 2 tongkat sy sdh gunakan pasca 2 minggu operasi,mohon penjelasannya.trimakasih.

    Selamat malam.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Pemasangan pen sebenarnya dilakukan hanya pada tulang yang patah saja. Jika hanya patah pada tulang tibia maka pemasangan hanya pada daerah tersebut saja. Namun kadangkala patah tulang yang terjadi pada tulang tibia dan fibula tidak membutuhkan pemasangan pen pada tulang fibula saja, karena tulang fibula sangat kecil dan hanya menempel pada tibia. Sehingga pemasangan pen hanya perlu dilakuakn pada tulang tibia yang memang berukuran lebih besar dan bersifat sebagai penopang.

    Pen atau merupakan implan yang dipasang pada tulang yang patah (fraktur) bertujuan untuk mempertahankan kedudukan tulang dalam posisi  anatomis (posisi yang benar) hingga proses penyembuhan tulang benar – benar terjadi . Dengan pemasangan pen diharapkan setelah operasi pasien fraktur bisa lebih cepat melakukan aktifitasnya dengan atau tanpa bantuan alat bantu. Jenis pen juga beraneka ragam. Pemilihan jenis pen yang dipasang pada fraktur berbeda – beda tiap kasusnya karena pemilihan pen ini tergantung dari jenis tulang yang mengalami fraktur serta jenis patahan  tulangnya.

    Perlu penyesuaian dan latihan untuk mempersiapkan tulang kembali bisa digunakan untuk berjalan normal tanpa alat bantu. Sebelum melakukan aktivitas normal, ada beberapa latihan yang perlu dilakukan yaitu berupa:

    1. Latihan pasif (menggerakkan kaki secara pasif) : misal gerakkan kaki ke kiri dan ke kanan dengan bantuan tenaga dari luar hingga kaki yang sakit tidak bergerak sendiri. Jadi tidak ada kontraksi otot atau aktifitas otot pada kaki yang sakit. Semua gerakan harus sampai batas nyeri pasien saja, jangan dipaksa.
    2. Latihan aktif (menggerakkan kaki secara aktif) : gerakan dilakukan oleh anggota gerak tubuh itu sendiri tanpa ada bantuan. Lakukan perlahan, usahakan sampai maksimal kaki bisa digerakkan.
    3. Latihan melawan tahanan : kaki berusaha melawan tahanan ringan yang diberikan tenaga dari luar.
    4. Latihan gerak fungsional: kaki mulai dipersiapkan untuk melakukan gerak/aktivitas seperti biasa misal berdiri, berjalan. Lakukan secara perlahan, jangan dipaksa.

    Silakan konsultasi dengan dokter ortopedi anda agar mendapat penjelasan lebih detail.
    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

Beranda Tanya Dokter Patah Tulang Tibia dan Fibula

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.