• Selamat siang dok,

    saya pernah susah buang air besar dan hal itu menyebabkan saya mengonsumsi obat pencahar seperti dulcolax. Namun saat pemakaian pertama saya langsung demam dan mencret sehingga saya dilarikan kerumah sakit. Ternyata saya didiagnosa radang usus buntu dan akhirnya saya dioperasi. Namun, setelah dioperasi saya terkadang masih merasa susah buang air besar sehingga saya kembali mengonsumsi dulcolax. Suatu hari saya tidak meminum obat tersebut karena saya tidak membelinya dan alhasil saya kembali susah buang air besar. Setelah saya membaca suatu artikel bahwa penggunaan obat pencahar terlalu sering dapat melemahkan  kerjanya otot.

    Saya ingin bertanya, apakah melemahnya otot sehingga BAB jadi kurang lancar dapat kembali normal seperti sebelumnya? Dan adakah cara lain selain meminum obat pencahar untuk melancarkan BAB dan mengecilkan perut bagian bawah?

     

    Terima kasih

    Selamat siang.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Gangguan buang air besar sering kali dialami oleh beberapa individu. Keluhan yang sering muncul umumnya berupa BAB berulang atau diare, BAB berdarah atau keluhan susah BAB atau sembelit. Keluhan susah BAB atau dalam istilah kedokteran disebut juga sebagai konstipasi bisa disebabkan banyak hal antara lain karena:

    • Kebiasaan menahan BAB terlalu lama sehingga membuat tinja makin lama dan mengeras di dalam kolon. Hal ini menjadi salah satu penyebab susah BAB.
    • Kurangnya asupan cairan juga dapat membuat tinja makin keras dan susah untuk keluar.
    • Makanan yang kurang mengandung serat menyebabkan tinja makin keras dan peristaltik usus kurang baik.
    • Usia tua menjadi salah satu penyebab susah BAB karena gerak peristaltik dan kontraksi usus yang menurun.
    • Aktivitas fisik sedikit.
    • Kebiasaan minum obat pencahar yang berlebihan malah akan mengganggu peristaltik usus.
    • Penyebab lainnya

    Otot dan peristaltik yang melemah akibat konsumsi pencahar yang berlebihan bisa dikembalikan lagi kekuatannya walaupun memang tidak sebaik dalam keadaan normal. Akan tetapi hal ini memang lebih susah dan butuh waktu yang lama. Kurangi penggunaan obat pencahar sedikit demi sedikit agar tidak terlalu mempengaruhi kemampuan anda untuk berdefekasi atau BAB. Ada baiknya juga anda menjaga asupan makanan anda dengan memperbanyak makanan mengandung serat, perbanyak konsumsi air putih, hindari kebiasaan menahan BAB, perbanyak olahraga. Jika keluhan berlanjut silakan periksakan diri ke dokter untuk memastikan diagnosis keluhan yang anda alami dengan dilakukan pemeriksaan fisik dan ataupun penunjang yang dibutuhkan.

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

     

Beranda Tanya Dokter Susah BAB Sering Kambuh

Anda harus login terlebih dahulu untuk bisa bertanya atau menjawab.