• dok, apakah setiap luka tusuk paku mesti di ATS? misalnya luka kena tusuk yang dengab kedalaman 0,2-0,3 mm, haruskah diberi ATS? atau cukup dengab dibersihkan saja?

     

    Selamat malam.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi dokter online gratis di mediskus.com.

    Setiap luka pada kulit bisa menyebabkan infeksi. Kulit memiliki kemampuan untuk memproteksi tubuh terhadap kuman – kuman dari luar (termasuk bakteri, virus, dsb) yang bisa menyebabkan terjadinya penyakit. Ketika kulit terluka, misalnya akibat tertusuk paku, maka bakteri akan mudah masuk ke dalam kulit yang rusak tersebut karena fungsi proteksinya sudah terganggu. Infeksi awalnya hanya merupakan masalah kecil namun lama kelamaan dapat berkembang hingga dapat mengancam jiwa. Menjaga agar area kulit yang terluka tetap bersih adalah salah satu upaya untuk mencegah infeksi. Sejumlah bakteri bisa menimbulkan infeksi pada luka. Luka akibat tertusuk paku paling sering menyebabkan terjadinya infeksi tetanus. Sehingga pasien kadang butuh pemberian vaksinasi tetanus dan ataupun anti tetanus serum (ATS).

    Pada dasarnya tiap luka (luka bersih maupun kotor) akibat tertusuk paku, baik berkarat ataupun tidak, perlu mendapat tetanus toksoid (imunisasi aktif). Namun untuk pemberian anti tetanus serum tidak diberikan pada semua luka. Anti tetanus serum lebih diindikasikan pada luka kotor (berapa pun kedalamannya) serta pada pasien yang sudah terdiagnosis menderita tetanus dan saat ini sedang menjalani pengobatan. Pemberian anti tetanus serum sebagai imunisasi pasif ini pada prinsipnya tergantung dari sifat luka, kondisi penderita, dan status imunisasinya. Pasien luka yang belum pernah mendapat imunisasi aktif maupun pasif sebelumnya, sebenarnya memiliki keharusan untuk diberikan anti tetanus serum.

     

    Sekian jawaban dari saya, semoga dapat membantu.

     

Beranda Tanya Dokter Tetanus: Setiap Luka Tusuk Paku Mesti di ATS?

Forum ‘Tanya Dokter’ tertutup dari topik dan balasan baru.