Varises terjadi akibat lemahnya dinding vena dan katup pembuluh darah vena. Jadi segala sesuatu yang menyebabkan hal ini dapat berkontribusi sebagai penyebab varises ataupun faktor risiko yang mempengaruhi.

Seperti kita ketahui bahwa di dalam pembuluh darah vena terdapat katup satu arah yang terbuka untuk mengalirkan darah dan kemudian tertutup untuk mencegah aliran darah kembali lagi.

varises

Namun suatu ketika dinding pembuluh darah vena menjadi melonggar dan kehilangan elastisitasnya, menyebabkan katup melemah. Jika katup tidak berfungsi dengan baik, maka akan menyebabkan darah mengalir balik. Jika ini terjadi, darah akan mengumpul di pembuluh darah vena sebagai akibatnya vena menjadi bengkak dan membesar, lalu terjadilah varises.

Penyebab varises yang membuat lemahnya dinding pembuluh darah dan lemahnya katup vena belum diketahui sepenuhnya. Namun resiko dapat meningkat pada beberapa kondisi yang akan dijelaskan dibawah ini.

Beberapa hal dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena varises, termasuk: Jenis kelamin, genetika, usia, kelebihan berat badan, banyak berdiri, kehamilan, dan penyakit lainnya.

Faktor Risiko Penyebab Varises

Jenis kelamin

Wanita cendrung lebih mudah terkena varises dibandingkan laki-laki. Penelitian menjelaskan bahwa ini ada kaitannya dengan hormon wanita yang memiliki efek cenderung membuat dinding pembuluh darah melonggar, membuat katup lebih rentan terhadap kebocoran. Hormon akan berubah ketika terjadi kehamilan, premenstrual syndrome atau menopause.

Genetika

Resiko terkena varises akan meningkat jika anggota keluarga dekat memiliki juga mengalami varises. Inilah bukti yang menunjukkan bahwa sebagian varises dapat disebabkan oleh masalah gen (unit materi genetik yang mewarisi dari orang tua).

Usia

Ketika seseorang bertambah tua, maka elastisitas (kelenturan) pembuluh darah akan berkurang dan katup vena juga akan terpengaruh, lama kelamaan bisa menyebabkan varises.

Kelebihan berat badan

Ketika berat badan berlebih, maka jaringan tubuh akan dipenuhi dengan jaringan lemak dan ini membuat tubuh lebih banyak membutuhkan aliran darah, yang berarti bahwa pembuluh darah harus bekerja lebih keras untuk mengirim darah kembali ke jantung. Hal ini dapat meinimbulkan peningkatan tekanan pada katup dan pembuluh darah vena. Itulah mengapa obesitas bisa menjadi penyebab varises dan ini lebih banyak pada wanita.

Cek disini apakah berat badan Anda berlebih: Kalkulator Berat Badan

Banyak Berdiri

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan yang membutuhkan waktu yang lama untuk berdiri dapat meningkatkan risiko terkena varises. Alasansya  adalah karena darah tidak mengalir dengan mudah ketika seseorang berdiri untuk jangka waktu yang lama.

Kehamilan

Selama kehamilan, jumlah darah meningkat untuk membantu mendukung perkembangan bayi. Namun peningkatan volume darah juga akan meningkatkan tekanan terhadap pembuluh darah vena.

Di samping itu peningkatan kadar hormon selama kehamilan seperti telah dijelaskan sebelumnya juga dapat menyebabkan lemahnya dinding otot pembuluh darah yang juga akan meningkatkan risiko terkena varises.

Asalan lainnya bahwa ketika rahim (uterus) mulai bertambah besar itu juga akan menekan pembuluh darah vena di daerah panggul, sehingga seolah-olah ada yang membendung, sebagai akibatnya darah akan menumpuk pada vena di kaki dan lama-kelamaan menyebabkan varises.