Ciri-Ciri Hamil Anak Kembar yang Bisa Kita Amati

Kehamilan kembar merupakan suatu anugrah yang luar biasa, jarang terjadi namun banyak sekali pasangan suami istri yang menginginkannya. Tahukah Anda, Ketika ibu sedang hamil, kehamilan kembar ternyata memiliki ciri-ciri yang bisa kita amati. Apa saja ciri-ciri hamil anak kembar? mari temukan jawabannya di sini.

Ada beragam alasan kenapa sebuah pasangan rumah tangga menginginkan anak kembar, diantaranya agar anak mereka bisa langsung memiliki teman, agar cepat memiliki keluarga yang besar, atau hanya untuk seru-seruan saja. Pasangan suami istri tersebut bahkan ada yang mendatangi dokter spesialis kandungan untuk melakukan program cara ‘membuat’ anak kembar.

ciri hamil anak kembar

Benarkah Ciri-Ciri Hamil Anak Kembar Bisa Diamati?

Gejala kehamilan janin kembar tidak jauh berbeda dengan gejala kehamilan janin tunggal, sehingga kehamilan kembar tidak dapat diketahui secara pasti hanya dengan melihat secara kasat mata.  Meskipun demikian, ada beberapa gejala yang terlihat dan dapat menjadi acuan bahwa kehamilan anda berpotensi mengandung janin kembar. Beberapa ciri kehamilan anak kembar antara lain:

1. Riwayat Keluarga

Sebagian besar kasus wanita yang melahirkan kembar memiliki riwayat kehamilan kembar di dalam keluarganya, hal ini berarti apabila ibu mempunyai keturunan kembar maka ibu akan memiliki potensi yang lebih besar untuk mengandung anak kembar.

2. Kadar HCG yang Tinggi

Kadar HCG bisa diketahui dengan melakukan pemeriksaan terhadap  urin ibu yang sedang hamil. Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk mengetahui kehamilan pada usia dini. Kadar HCG yang tinggi pada saat pemeriksaan dengan garis yang luas pada alat periksa kehamilan memiliki potensi bahwa ibu mengandung anak kembar. Meskipun demikian kadar HCG juga dapat tinggi apabila ibu menggunakan bantuan kesuburan.

3. Mual dan Muntah berlebihan

Mual dan muntah memang gejala kehamilan yang umum dirasakan, namun rasa mual yang sangat ekstrim bisa menjadi ciri hamil anak kembar. Hal ini bisa membuat ibu menjadi sangat intolerans terhadap beberapa jenis makanan tertentu, termasuk bau, tekstur dan juga tampilan makanan tersebut, umumnya makanan yang mengandung daging, ikan laut, kopi dan teh.

4. Berat Badan Naik Drastis

kehamilan kembar biasanya akan mengalami peningkatan berat badan dengan cepat pada saat trimester pertama. Sebuah penelitian yang pernah diterbitkan didalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menyebutkan penambahan berat badan merupakan hal yang sangat penting pada masa awal kehamilan anak kembar, karena penambahan berat badan pada dua trimester awal telah terbukti mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap berat bayi pada saat lahir.

5. Bentuk Perut

Bentuk perut ibu yang mengandung janin kembar akan terlihat sangat besar dan terlihat berbeda dengan janin tunggal. Hal ini tentunya disebabkan karena adanya dua janin yang terdapat di dalam rahim ibu. Kandungan lebih besar dari standar usia kehamilan.

6. Kram Rahim

Kehamilan kembar dapat menimbulkan rasa nyeri pada ligamen karena rahim berkembang dalam waktu yang relatif cepat. Oleh karenanya apabila ibu hamil mengalami kram rahim yang berlebihan ada kemungkinan ibu sedang mengalami kehamilan kembar.

7. Merasa Sangat Lelah dan Sering Buang Air Kecil

Rasa lelah dan sering buang air kencing merupakan hal yang normal pada kehamilan janin tunggal. Namun beberapa ibu yang mengandung janin kembar umumnya merasa sangat kelelahan dan lebih sering buang air kecil dibandingkan ketika hamil janin tunggal.

8. Merasa Sangat Sakit pada Payudara

Rasa sakit pada payudara yang sangat berlebihan bahkan hingga membuat ibu merasa sangat tidak nyaman pada saat menggunakan bra, bisa menjadi pertanda adanya kehamilan kembar.

9. Merasa Gerakan Bayi Lebih Awal

Pada umumnya ibu yang mengalami kehamilan kembar akan merasakan gerakan janin di dalam kandungan lebih dini. Wanita yang sedang hamil dengan janin kembar mengatakan sudah merasakan gerakan janin pada usia kehamilan sebelum mencapai 15-16 minggu (standar normal).

10. Detak Jantung Lebih Kencang

Banyak wanita yang menyadari bahwa jantung / denyut nadi istirahat mereka lebih cepat dari normal. Ini menunjukkan bahwa jantung bekerja lebih keras dari biasanya. Jantung  harus memompa keluar volume darah yang lebih besar dengan setiap kontraksi otot jantung untuk memasok rahim dengan darah kaya oksigen untuk memenuhi kebutuhan janin kembar.

11. Perubahan Mood

Kemurungan, menjadi mudah menangis dan merasa tidak stabil secara mental. Sekali lagi, suasana hati labil adalah gejala kehamilan yang umum, tetapi ketika hamil anak kembar, kondisi ini cenderung lebih ekstrim.

12. Kadar AFP yang Tinggi

Alfa Feto Protein atau AFP merupakan protein yang dilepaskan oleh janin pada saat dia berkembang dan ditemukan di dalam darah ibu. Kadar AFP dapat meningkat tinggi pada saat terdapat lebih dari satu janin di dalam kandungan. Pemeriksaan AFP dapat dilakukan pada 16 hingga 18 minggu setelah hari pertama haid terakhir. Pemeriksaan AFP ini dapat mendeteksi lebih dari separuh kehamilan kembar.

Bagaimana Memastikan Hamil Anak Kembar?

Daftar di atas merupakan beberapa ciri-ciri hamil anak kembar yang bisa menjadi acuan atau kecurigaan. Selain dengan melihat beberapa ciri tersebut, kehamilan kembar dapat diketahui dengan pasti melalui pemeriksaan berikut ini :

1. Pemeriksaan Detak Jantung Janin

Dua detak jantung janin yang terpisah jauh bisa diketahui ketika usia kehamilan telah memasuki usia 12 minggu, dan kerika usia kehamilan telah memasuki usia 28 minggu sangat memungkinkan untuk membedakan dua kepala yang terdapat di dalam rahim

2. Pemeriksaan Ultrasonografi

Ultrasonografi atau USG adalah pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan gelombang suara utrasonik. Pemeriksaan USG merupakan pemeriksaan kehamilan yang saat ini dijadikan alat yang mempunyai tingkat keakuratan mendekati 100 %. Apabila ibu hamil mempunyai keyakinan sedang mengalami kehamilan kembar maka pemeriksaan USG sudah bisa dilakukan sejak masa awal kehamilan. Dengan menggunakan USG,  Dokter spesialis dapat melihat adanya dua detak jantung dan dua janin di dalam rahim.

Cara pasti mengetahui hamil anak kembar adalah dengan pemeriksaan detak jantung janin dan USG kandungan.

Bagi ibu hamil terutama yang baru pertama kali mengandung bayi kembar tidak perlu merasa khawatir apakah bayi yang dikandungnya tersebut bisa dilahirkan secara normal ataukah akan dilahirkan secara operasi sesar, karena apabila kondisi ibu dan janin dalam keadaan sehat, ibu pasti bisa melahirkan janin dengan normal dan tidak memerlukan operasi sesar.

Waspada Terhadap Komplikasi Kehamilan Kembar

Sayangnya, risiko kehamilan akan lebih meningkat pada kehamilan kembar. Tapi banyak wanita memiliki kehamilan kembar lancar-lancar saja tanpa mengalami komplikasi. Tapi walau bagaimanapun kita harus mewaspadainya. Adapun komplikasi yang dimaksud antara lain:

  • Kelahiran prematur – bayi lahir sebelum 38 minggu kehamilan.
  • Bayi kecil dengan berat lahir rendah – hanya karena ada dua janin yang tumbuh di ruang yang sama.
  • Satu bayi lebih kecil dari yang lain. Hal ini umum selama kehamilan kembar karena salah satu bayi menerima lebih banyak nutrisi dari yang lain.
  • Preeklamsia. Inilah salah satu alasan mengapa sangat penting bagi ibu hamil untuk selalu memeriksakan tekanan darahnya.
  • Diabetes Gestational, yaitu penyakit diabetes yang berlangsung selama kehamilan.

Bagaimana Mengantispasinya?

  • Lakukan pemeriksaan kehamilan atau ante natal care sesuai jadwal yang ditentukan dengan dokter ahli kandungan. Baca: Jadwal Pemeriksaan Kehamilan
  • Berkonsultasi dengan ahli gizi untuk merencanakan diet yang berimbang guna memenuhi tuntutan gizi tubuh Anda serta janin kembar yang dikandung
  • Biarkan diri Anda banyak kesempatan untuk beristirahat. Hamil anak kembar membutuhkan banyak energi. Anda mungkin perlu mempertimbangkan untuk cuti dari pekerjaan dan mengatur kondisi rumah tangga.
  • Pemeriksaan USG mungkin akan lebih sering dilakukan ketimbang kehamilan janin tunggal.
  • Rencanakan persalinan dari jauh-jauh hari dengan dokter, apakah bisa lahir normal ataukah harus dengan jalan operasi sesar.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer