Kapan Denyut Jantung Janin Bisa Terdeteksi?

Denyut jantung janin (DJJ) merupakan salah satu tanda pasti kehamilan, karena detak jantung janin akan menunjukkan bahwa ada kehidupan di dalam rahim sang ibu sehingga sudah dapat dipastikan itu merupakan kehamilan. Namun kita harus menunggu waktu yang tepat untuk mendeteksi nya.

Lalu, Kapan denyut jantung janin dapat dideteksi?

Karena bergantung pada usia kehamilan, maka kita sepakati terlebih dahulu bahwa usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT). Lebih lanjut silahkan dipelajari: Cara menghitung usia kehamilan

Berdasarkan usia kehamilan denyut jantung janin pertama kali terdeteksi pada usia kehamilan 8 minggu, yang dapat dideteksi melalui alat ultrasonografi (USG) yang biasanya dikerjakan oleh dokter kandungan.

Akan tetapi pada pemeriksaan biasa dengan menggunakan alat doppler, denyut jantung janin pertama kali dapat didengar pada usia kehamilan 10 minggu, dan paling sering dideteksi dengan baik pada usia kehamilan 12 minggu. Kerasnya suara dan kejelasan suara denyut jantung janin tergantung pada posisi janin dalam rahim, berat badan ibu, dan keakuratan menentukan HPHT.

Alat Doppler janin adalah perangkat ultrasound genggam yang digunakan untuk menemukan detak jantung janin. Alat ini akan ditempelkan pada perut ibu (daerah rahim) yang sebelumnya diolesi gel. Setelah menempel pada perut, alat digeser-geser sampai dia menemukan tempat yang pas di mana detak jantung dapat dideteksi.

alat doppler DJJ

contoh alat doppler

Doppler mengirim dan menerima gelombang suara yang terpantul dari jantung janin. Kemudian suara ini dikuatkan secara elektronik sehingga Anda dapat mendengar denyut jantung janin.

Berapa frekuensi normal denyut jantung janin?

Janin yang sehat memiliki denyut jantung sekitar 110-160 kali permenit. Denyut jantung yang lebih rendah dari 100 kali permenit atau lebih tinggi dari 180 permenit menandakan adanya masalah. Baca juga detak jantung normal manusia

Bagaimana jika Anda tidak mendengar / melihat denyut jantung janin?

Jika usia kehamilan sudah 8 minggu atau lebih, namun detak jantung janin tak terdeteksi pada alat USG, kemungkinan kehamilan ektopik atau keguguran akan dibahas oleh dokter. Dia akan melakukan tes laboratorium untuk mengukur kadar hCG. Dokter juga akan menganjurkan USG ulang dalam tiga sampai lima hari kemudian untuk menyingkirkan kesalahan peralatan mungkin terjadi atau kemungkinan kesalahan dalam penghitungan usia kehamilan (HPHT).

Pemeriksaan denyut jantung janin ini merupakan ceklist rutin pada pemeriksaan kehamilan. Andapun juga bisa kok membeli alat doppler untuk keperluan di rumah, namun harus belajar terlebih dahulu bagaimana cara menemukan detak jantung janin yang tepat.

7 Komentar

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer