Penyebab Bayi Sungsang & Proses Persalinan

Letak sungsang adalah suatu keadaan dimana janin yang ada dalam rahim berada pada letak yang memanjang dengan posisi kepala berada di fundus uteri (puncak rahim) dan bokong berada di bagian bawah rahim. Ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab bayi sungsang yang perlu diketahui, semua akan dibahas dalam artikel ini.

Posisi sungsang merupakan salah satu keadaan yang sering ditakutkan oleh wanita yang sedang hamil dikarenakan hal ini dapat berisiko terhadap janin yang dikandungnya terutama pada saat melahirkan. Karena posisi janin yang berkebalikan dengan normal ini lebih sulit dilahirkan dan berpotensi menimbulkan penyulit pada kesehatan bayi.

penyebab bayi sungsang

Kenali Jenis-jenis Posisi Bayi Sungsang

Secara klinis, posisi bayi sungsang dapat terjadi dalam beberapa jenis letak sebagai berikut:

  1. Presentasi bokong murni, yaitu letak janin sungsang dimana bokong merupakan bagian terbawah dan kedua kakinya terangkat ke atas sehingga ujung kedua kaki berada setinggi bahu atau setinggi kepala janin.
  2. Presentasi bokong kaki sempurna, yaitu letak janin sungsang dimana bokong merupakan bagian terbawah dan kedua kaki menyilang sempurna di samping bokong.
  3. Presentasi bokong kaki tidak sempurna, yaitu letak janin sungsang dimana bokong merupakan bagian terbawah, salah satu kaki di samping bokong dan kaki yang lainnya terangkat ke atas.

Penyebab Terjadinya Bayi Sungsang

Letak janin di dalam rahim sangat tergantung pada proses janin untuk beradaptasi terhadap ruangan di dalam rahim. Pada kehamilan dengan usia kurang lebih 32 minggu, jumlah air ketuban di dalam rahim relatif lebih banyak yang memungkinkan janin untuk bergerak dengan leluasa di dalam rahim. Hal ini akan membuat janin dapat menempatkan diri di dalam rahim dengan posisi kepala di bawah atau letak normal, posisi bongkong di bawah atau letak sungsang, atau dalam posisi melintang.

Kemudian pada kehamilan triwulan terakhir janin akan mulai tumbuh dengan cepat dan jumlah air ketuban menjadi relatif berkurang. Pada kondisi normal bokong dan kedua tungkai yang terlipat memiliki ukuran yang lebih besar daripada kepala sehingga bokong akan dipaksa untuk menempati ruangan yang lebih luas di daerah puncak rahim, dan kepala menempati ruangan yang lebih kecil di bagian bawah rahim. Namun pada letak bokong karena sebab tertentu, bokong maupun tungkai tidak menempati puncak rahim tetapi menempati dasar rahim.

Ada banyak penyebab bayi sungsang, diantaranya adalah:

  • Kehamilan kembar,
  • Kehamilan kurang bulan,
  • Multiparitas (sering melahirkan),
  • Cairan ketuban berlebihan,
  • Hidrosefalus,
  • Plasenta menutup jalan lahir,
  • Plasenta di fundus uteri (puncak rahim),
  • Panggul sempit,

Terkadang penyebab janin sungsang juga bisa terjadi karena adanya kelainan pada rahim.

Bagaimana proses persalinan sungsang?

Persalinan sungsang dapat dilakukan dengan cara pervaginam (melalui vagina) atau perabdominam (melalui perut secara operasi sesar).

Persalinan pervaginam, meskipun sama-sama melalui jalan lahir, persalinan bayi sungsang akan berbeda dengan bayi normal. Persalinan sungsang dapat dilakukan pada letak sungsang bokong sempurna atau bokong murni dengan syarat tidak ada hambatan pada pembukaan mulut rahim dan penurunan bokong, rahim ibu luas, janin tidak terlalu besar, tidak ada riwayat operasi sesar dengan indikasi panggul sempit, dan kepala janin kondisi menekuk.

Persalinan sungsang berlangsung melalui tiga tahapan yang meliputi persalinan bokong, persalinan bahu dan persalinan kepala. Dalam melakukan persalinan letak sungsang ada tiga metode yang lazim digunakan yaitu :

  1. Persalinan spontan Bracht yaitu janin dilahirkan sepenuhnya dengan kekuatan dan tenaga ibu sendiri.
  2. Persalinan ekstraksi parsial yaitu janin dilahirkan sebagian menggunakan kekuatan dan tenaga ibu dan sebagian lagi dengan bantuan tenaga penolong.
  3. Persalinan ekstraksi total yaitu janin dilahirkan sepenuhnya dengan kekuatan dan tenaga penolong

Persalinan perabdominam (operasi sesar) dapat dilakukan mengingat adanya komplikasi yang mungkin ditimbulkan oleh persalinan letak sungsang melalui pervaginam terhadap janin. Operasi sesaar direkomendasikan pada keadaan kaki berada di bagian bawah rahim dan panggul sempit.

Operasi sesar juga bisa dipertimbangkan pada keadaan ibu yang hamil pertama usia tua, ibu yang mempunyai riwayat persalinan yang jelek, ibu yang dicurigai memiliki panggul sempit, dan ibu yang terindikasi untuk mengakhiri kehamilan (hipertensi, ketuban pecah dini > 12 jam, dan fetal distress), ibu yang memiliki kontraksi uterus yang tidak adekuat, ibu yang ingin steril, dan karena adaya bekas operasi sesar sebelumnya.

Operasi sesar juga bisa dipertimbangkan pada keadaan janin yang prematur >26 minggu yang dalam fase aktif atau perlu dilahirkan, janin dengan hambatan pertumbuhan dalam rahim yang berat, janin yang mempuyai nilai sosial tinggi, janin dengan kepala menengadah, dan janin besar dengan berat badan > 3500 gram.

Baca juga: Persiapan Melahirkan Caesar: Sebelum, Selama, Sesudah

Periksakanlah kandungan anda ke petugas kesehatan baik bidan atau dokter ahli kandungannya setiap satu bulan sekali untuk memantau pertumbuhan dan perkembangna janin. Usahakan untuk melakukan pemeriksaan USG kehamilan denga dokter ahli kebidanan minimal setiap 3 bulan sekali dan pada saat menjelang persalinan untuk dapat memantau letak janin, sehingga ibu dan bayi yang dikandungnya dapat melewati masa kehamilan dan persalina dengan normal.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer