Afolat obat apa?

Afolat adalah vitamin penunjang untuk ibu hamil, ibu menyusui dan wanita yang berencana untuk hamil. Suplemen ini dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum dan selama kehamilan untuk menghindari ibu hamil kekurangan asam folat yang dapat menyebabkan kelainan pertumbuhan pada tulang belakang dan sistem saraf bayi.

Suplemen vitamin untuk ibu hamil yang diproduksi oleh PT. Rama Emerald Multi Sukses ini merupakan obat bebas yang dapat di beli di apotik tanpa resep dokter. Namun konsumsinya tetap harus memerhatikan dosis dan cara penggunaan yang tertera pada kemasan produk. Ketahui lebih lanjut tentang dosis, efek samping, kontraindikasi, dan interaksi suplemen ini dengan obat lainnya pada artikel ini.

Ikhtisar Obat Afolat

Jenis obatVitamin
KandunganFolic acid
KegunaanSuplemen penunjang ibu hamil, ibu menyusui dan wanita yang berencana hamil
KategoriObat bebas
KonsumenDewasa
KehamilanKategori A
SediaanAfolat tablet
afolat suplemen asam folat untuk ibu hamil

Afolat suplemen asam folat untuk ibu hamil

Mekanisme Kerja

Cara kerja Afolat dapat dicermati dari bagaimana bahan aktifnya bekerja. Folic acid atau asam folat merupakan bahan aktif utama dari suplemen ini. Seperti diketahui bahwa asam folat merupakan jenis vitamin B yang larut dalam air. Secara alami asam folat terdapat pada beragam jenis makanan sehari-hari namun dengan dosis kecil.

Asam folat dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan DNA,  sebagai kofaktor vitamin B12 yang berfungsi penting dalam pembentukan sel darah. Asam folat juga berfungsi menormalkan kembali homosistein yang tinggi. beragam fungsi itu sangat dibutuhkan sebagai penunjang kesehatan ibu hamil dan janinnya. Terutama pada trisemester pertama kehamilan.

Indikasi atau Kegunaan Afolat

Afolat digunakan untuk membantu menjaga kesehatan ibu hamil, ibu menyusui dan wanita yang berencana untuk hamil. Suplemen ini juga digunakan sebagai terapi penunjang bersamaan dengan obat lain untuk anemia megaloblastik yang terjadi selama kehamilan.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, mereka yang memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap suplemen asam folat tidak boleh menggunakan suplemen ini.

Dosis Afolat dan Cara Penggunaan

Afolat tersedia dalam bentuk sediaan tablet dengan kekuatan dosis 400 mg asam folat per tablet.

Ingat! Dosis yang tepat untuk kondisi Anda adalah yang sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, kondisi kesehatan dan lain-lain. Ataupun berdasarkan dosis yang tertera pada kemasan obat.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Afolat untuk ibu hamil

  • Dosis ibu hamil: 1 tablet (400 mg asam folat) sekali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan dan dianjurkan cukupi minum air putih setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.

Efek Samping Afolat

Asam folat umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang mungkin terjadi meskipun jarang, diantaranya adalah:

  • Gangguan pencernaan, mual dan kembung.
  • Muncul rasa pahit di lidah.
  • Kualitas tidur menurun.

Efek Overdosis Afolat

Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis penggunaan Afolat di atas dosis normal. Namun penggunaan dosis sangat tinggi atau tidak sengaja terminum dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko efek samping seperti gangguan pencernaan, mual dan muntah serta pusing. Jika kondisi itu terjadi hubungi unit kesehatan terdekat dan mintalah pertolongan segera.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Pastikan Anda tidak memiliki riwayat alergi terhadap suplemen Afolat ini.
  • Konsumsi asam folat dosis tinggi dapat menyembunyikan kondisi kekurangan vitamin B12, dimana kondisi ini dapat membahayakan sistem saraf. Meskipun wanita dewasa muda umumnya jarang kekurangan vitamin B12, defisiensi umumnya terjadi pada wanita dewasa tua.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Afolat untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Asam folat sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu hamil bahkan dalam masa perencanaan kehamilan. Asam folat sebenarnya sudah terkandung dalam sejumlah bahan makanan sehari-hari. Namun untuk mengurangi risiko kekurangan asam folat yang dapat berbahaya bagi janin maka dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat dalam bentuk suplemen. Terutama untuk trisemester awal kehamilan dimana sedang terjadi pembentukan tabung saraf janin yang merupakan cikal bakal tulang belakang dan sistem saraf.
  • Asam folat diketahui dapat terekstraksi ke dalam ASI ibu menyusui namun dalam jumlah yang kecil dan belum ada data yang memperlihatkan resikonya pada bayi. Suplemen ini juga sangat baik untuk menghindari ibu menyusui dari kekurangan asam folat yang dapat memicu munculnya anemia megaloblastik. Oleh karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsi Afolat selama menyusui namun dengan dosis lebih kecil dibandingkan saat hamil.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Afolat, diantaranya yaitu:

  • Penggunaan bersamaan dengan obat fluorouracil (obat kanker kulit) dengan suplemen asam folat dapat meningkatkan risiko pendarahan, anemia dan kerusakan saraf.
  • Konsumsi bersamaan dengan capecitabine (obat kanker kolon) dapat meningkatkan risiko anemia, pendarahan dan kerusakan saraf.
  • Asam folat dapat menurunkan efektifias dan efek samping dari obat methotrexate.

Daftar ini belum mencakup keseluruhan interaksi yang mungkin terjadi dengan Afolat. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mulai mengonsumsi dua jenis obat yang belum Anda ketahui interaksinya.