Albothyl obat apa?

Albothyl adalah obat antiseptik serbaguna untuk mencegah dan mengobati sariawan, bau mulut, dan kebersihan organ intim serta keputihan dengan cepat dan efektif. Kandungan utamanya yang berupa policresulen memiliki kemampuan anti bakteri dengan spektrum luas sehingga dapat membunuh bakteri terutama di area vagina.

Selain itu obat ini juga memiliki sifat anstringen dan hemostatik yang cukup kuat. Itulah mengapa obat ini cukup efektif menghentikan pendarahan lokal dan mempercepat penyembuhan luka. Albothyl tersedia dalam sediaan konsentrat, tablet supositoria dan gel.

Ikhtisar Obat Albothyl

Jenis obatAntiseptik dan desinfektan kulit dan kelamin
KandunganPolicresulen
Kegunaan
  • Menghentikan perdarahan lokal
  • Mengatasi infeksi jamur atau bakteri di vagina
  • Pembersihan dan regenerasi jaringan kulit pada luka, borok dan sariawan
KategoriObat resep
KonsumenDewasa
SediaanAlbothyl consentrate 10 ml dan 5 ml, albothyl ovule 90 mg (tablet vagina), Albothyl vagina gel 50 gr
albothyl

albothyl concentrate

Mekanisme Kerja

Ada 3 keunggulan mekanisme kerja Albothyl, yaitu:

  1. Antiseptik. Membunuh kuman penyebab infeksi seperti bakteri, virus, jamur dan parasit secara selektif. Hal ini ditengarai oleh sifat Policresulen yang mampu mengkoagulasi dinding sel bakteri yang mengandung protein-karbohirat sehingga bakteri tidak dapat bertahan hidup.
  2. Hemostatik. Albothyl dapat membantu menghentikan perdarahan pada luka dengan cara menggumpalkan protein plasma pada darah. Bukan efek vasokontriksi atau menciutkan pembuluh darah yang berpotensi menghambat aliran darah.
  3. Astringent. Menciutkan luka serta merangsang pertumbuhan kulit baru. Uniknya Policresulen bekerja secara selektif hanya pada jaringan epitel yang mati atau sakit, namun tidak memengaruhi jaringan epitel yang sehat.

Indikasi atau Kegunaan Albothyl

Dengan mekanisme kerja tersebut, maka Albothyl dapat digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi berikut:

  • Pembersihan dan regenerasi jaringan kulit yang mengalami luka bakar, luka, proses peradangan kronik, lesi dekubitus (luka akibat tekanan pada tubuh dalam waktu lama), lesi krusis (luka pada bagian kaki akibat pembuluh darah yang rusak), kutil kelamin dan sariawan (stomatitis aftosa).
  • Sebagai pembersih dan antiseptik untuk vaginosis akibat bakteri, kandidiasi pada vagina dan trikomuniasis (penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit).
  • Mengatasi perdarahan (hemostatik) lokal.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, orang dengan kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakannya:

  • Diketahui memiliki riwayat hipersensitif/alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Untuk Albothyl bentuk ovule tidak disarankan digunakan pada wanita hamil trisemester pertama.

Dosis Albothyl dan Cara Penggunaan

Albothyl tersedia dalam bentuk sediaan dan kekuatan dosis

  • Konsentrat cair: 5 ml, 10 ml, 30 ml, 100 ml.
  • Ovule (supositoria vagina): 90 mg.
  • Gel vagina: 50 mg.
albothyl ovula

albothyl ovula

Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

  • Sariawan dewasa: encerkan 10 tetes ALBOTHYL dalam 1 Gelas Air 200 ml, aduk rata lalu kumur-kumur, kemudian bilas kumur dengan air bersih. Setelah itu encerkan 1-2 tetes ALBOTHYL ke cotton bud, lalu tempelkan pada sariawan.
  • Sariawan anak: Bagi anak yang belum bisa berkumur, isi air 1/2 tutup botolnya, teteskan 1-2 tetes ALBOTHYL, aduk dengan cotton bud, lalu oleskan dengan cotton bud ke sariawan anak sampai meresap.
  • Pendarahan lokal: digunakan secara langsung menggunakan konsentrat cair.
  • Luka bakar: larutan dengan konsentrasi 1 Albothyl berbanding 3 air atau hingga 1:8.
  • Luka bakar yang luar: gunakan larutan konsentrat langsung atau diaplikasikan pada lapisan kasa.
  • Cauterization: aplikasikan kasa basah dengan larutan konsentrat 1-3 menit di area yang terinfeksi 1-2 kali seminggu.
  • Keputihan akibat Vaginitis atau servisitis: menggunakan supositoria: masukkan 1 buah supositoria ke dalam vagina setiap hari sekali pada saat malam sebelum tidur selama 1-2 minggu. Pengobatan harus dihentikan saat menstruasi.

Petunjuk Penggunaan:

    • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
    • Penggunaan untuk ginekologi harus dibarengi dengan penggunaan pembalut.
    • Selama proses terapi dengan obat ini pada area kewanitaan, hindari menggunakan sabun yang keras dan mengiritasi serta hentikan sementara hubungan seksual.
    • Untuk bentuk supositoria vagina penggunaannya sebaiknya dilakukan pada malah hari sebelum tidur agar obat bekerja dengan baik tidak terpengaruh gerak tubuh.

Efek Samping Albothyl

Sepertihalnya obat lainnya yang memiliki efek yang tidak diinginkan. Beberapa efek samping Albothyl juga perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Perasaan tidak nyaman pada awal penggunaan, biasanya nyeri ringan.
  • Untuk penggunaan di rongga mulut, sifat asamnya dapat mempengaruhi enamel gigi.
  • Kesemutan pada vagina (pada penggunaan ovule dan gel)
  • Kandidiasis.
  • Gatal dan terkelupasnya membran mukosa vagina.
  • Edema dan kesulitan bernapas.
  • Syok anafilaktik (jarang terjadi).

Efek Overdosis Albothyl

Efek overdosis yang muncul akibat penggunaan berlebihan belum diketahui. Namun jika muncul reaksi perih yang berlangsung lama dan ruam pada area yang diobati akibat penggunaan terlalu banyak. Segera hubungi dokter untuk mendapat pertolongan segera.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Hindari kontak obat ini dengan mata.
  • Jika obat ini mengenai bahan tekstil dan kulit maka harus segera dicuci karena reaksinya dapat merusak kain.
  • Jika muncul reaksi alergi seperti rasa nyeri yang terus menerus segera hentikan penggunaan obat dan bersihkan dengan air jika sudah menempel.

Kehamilan dan Menyusui

Apakah obat Albothyl boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui?

  • Penggunaan albothyl hingga kedalam serviks untuk ibu hamil sebaiknya dihindari terutama untuk trisemester pertama kehamilan. Untuk pemakaian luar konsultasikan dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.
  • Efek kandungan obat ini pada ASI belum diketahui secara detail. Untuk itu sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya pada masa menyusui.

Interaksi Obat

Tidak ada data tentang interaksi albothyl dengan obat lain, namun karena obat ini bersifat lokal dan tidak dialirkan dalam sirkulasi darah, penggunaan bersamaan dengan obat lain pada area yang sama sebaiknya dihindari.