Baquinor Forte adalah merek obat yang mengandung ciprofloxacin, antibiotik spektrum luas yang dapat membasmi bakteri gram positif maupun gram negatif. Obat ini biasa digunakan untuk mengobati infeksi saluran napas atas, saluran cerna, hingga infeksi saluran kemih. Karena sebagai terapi kausatif (membunuh bakteri penyebab) sehingga diperlukan kombinasi dengan obat lain untuk meringankan gejala.

Seperti halnya antibiotik lain, maka Baquinor Forte tidak boleh sembarangan digunakan. Oleh sebab itu obat ini hanya dijual terbatas, harus menggunakan resep dokter untuk mendapatkannya. Pada kesempatan ini akan dijelaskan mengenai indikasi, dosis, cara penggunaan dan efek samping obat ini secara lebih rinci.

Mengenal Obat Baquinor Forte

Di apotik, baquinor forte tersedia dalam bentuk kaplet dengan komposisi dan kekuatan dosis sebagai berikut:

  • Baquinor Forte 500 mg Caplet mengandung Ciprofloxacin HCI 500 mg
obat baquinor forte

kemasan baquinor forte

Ciprofloxacin adalah antibiotik yang tergolong dalam fluorokuinolon generasi ke 2. Obat ini bekerja dengan cara menghambat dua jenis enzim topoisomerase yaitu enzim DNA gyrase dan enzim topoisomerase IV. Kedua enzim tersebut berperan dalam pembentukan DNA sel bakteri.

Dengan mekanisme kerja tersebut ciprofloxacin dapat membunuh bakteri sehingga obat ini digolongkan sebagai bakterisidal. Obat ini juga tergolong antibiotik broad spectrum (spektrum luas) yang artinya dapat membunuh berbagai jenis bakteri, baik bakteri gram negatif maupun gram positif.

Indikasi

Baquinor Forte obat apa? Berikut indikasi atau kegunaannya secara lebih rinci:

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Baquinor Forte tidak boleh digunakan pada orang dengan kondisi di bawah ini:

  • Memiliki riwayat alergi terhadap ciprofloxacin dan golongan quinolon lain
  • Memiliki riwayat epilepsi atau gangguan kejang lainnya.
  • Penderita yang mempunyai riwayat ruptur tendon
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.

Dosis Baquinor Forte dan Cara Penggunaan

Sesuai dengan kandungannya, maka dosis Baquinor Forte mengikuti dosis ciprofloxacin. Adapun dosis ciprofloxacin yang dianjurkan adalah sebagai berikut :

  • Pengobatan infeksi pada saluran nafas, infeksi pada kulit, jaringan lunak, tulang dan sendi yang ringan hingga sedang dosis yang digunakan adalah 500 mg yang diberikan dua kali sehari, pada kasus berat diberikan 750 mg sebanyak dua kali sehari
  • Pengobatan infeksi pada saluran pencernaan: dosis yang digunakan adalah 500 mg yang diberikan dua kali sehari.
  • Pengobatan gonore akut: dosis yang digunakan adalah 250 mg dosis tunggal
  • Pengobatan osteomilitis dosis yang digunakan adalah 750 mg dua kali sehari

Untuk penderita yang mengalami gangguan fungsi ginjal dengan klirens kreatiin kurang dari 20 ml / menit dosis harus dikurangi menjadi separuh dosis normal.

Efek Samping Baquinor Forte

Efek samping Baquinor Forte yang timbul umumnya bersifat ringan sampai sedang dan akan segera hilang ketika obat dihentikan, akan tetapi kadang dapat terjadi efek samping yang serius.

  • efek samping umum yang terjadi antara lain mual, muntah, diare, fungsi hati abnormal, dan ruam kulit.
  • efek samping lain yang cukup sering yaitu sakit kepala, pusing, dan insomnia
  • efek samping yang lebih jarang yaitu tremor, psikotik, paranoia, halusinasi, kecemasan, dan percobaan bunuh diri
  • efek samping yang sangat jarang dan berisiko mematikan antara lain nekrolisis epidermal toksik, Stevens-Johnson sindrom, aritmia jantung, pneumonitis alergi, penekanan sumsum tulang, hepatitis atau gagal hati

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan obat Baquinor Forte, harap perhatikan hal-hal di bawah ini:

  • Waspadai penggunaan pada pasien dengan penyakit hati.
  • Hati-hati! Penggunaan pada anak -anak, wanita hamil dan menyusui masih belum terbukti efektifitas dan keamanannya.
  • Penggunaan obat ini pada wanita hamil dapat memberikan efek yang buruk pada janin.
  • Penggunaan obat ini dapat memicu terjadinya kejang dan menurunkan ambang kejang.
  • Penggunaan pada pasien berusia lebih dari 60 tahun dapat meningkatkan resiko tendonitis dan ruptur tendon.
  • Penggunaan bersama dengan antasid atau suplemen zinc dapat menurunkan penyerapan ciprofloxacin pada saluran cerna.
  • Penggunaan bersama dengan susu atau produk kalsium dapat menurunkan kadar ciprofloxacin dalam darah hingga di bawah kadar yang dibutuhkan.
  • Penggunaan Baquinor Forte dalam dosis tinggi bersama NSAID dapat memicu terjadinya kejang.