Benzolac obat apa?

Benzolac adalah obat berbentuk krim yang mengandung benzoil peroksida untuk mengatasi jerawat ringan hingga sedang. Kemampuan utamanya yaitu membasmi bakteri penyebab, mengurangi produksi minyak, juga membersihkan kotoran yang menempel pada kulit.

Penggunaan benzoil peroksida dalam membasmi jerawat umumnya dikombinasikan dengan jenis obat lainnya untuk hasil yang maksimal. Ketika diaplikasikan di kulit, Benzolac akan memberikan efek kering dan mempermudah pengelupasan sel kulit yang berjerawat. Jerawat mudah hilang, namun efek kering pada kulit ini harus diatasi dengan pelembab.

Ikhtisar Obat Benzolac

Jenis obatAntibakteri, antijerawat
KandunganBenzoil peroksia
KategoriObat bebas terbatas
KegunaanMengatasi jerawat ringan hingga sedang
KonsumenDewasa
SediaanBenzolac 2,5% dan Benzolac 5%
benzolac 2,5%

Benzolac 2,5% obat jerawat ringan

Mekanisme Kerja

Benzoil peroksida bekerja dengan cara mempengaruhi pelepasan oksigen di sekitarnya. Hal ini menyebabkan efek bakterisidal pada Propionibacterium acne, jenis bakteri yang ditemukan pada jerawat jenis vulgaris.

Zat ini juga dapat membuka pori-pori kulit yang tertutup serta meningkatkan pembentukan kembali sel-sel epitel kulit, sehingga terjadi pengelupasan kulit yang membantu menghilangkan jerawat.

Indikasi atau Kegunaan Benzolac

Benzolac umumnya digunakan sebagai obat jerawat jenis ringan hingga sedang. Selain itu obat ini juga biasa digunakan untuk mengatasi luka pada kulit akibat tekanan yang berlangsung lama sehingga menyebabkan luka atau disebut dengan decubitus.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan Benzolac, penderita yang diketahui hipersensitif atau alergi terhadap benzoil peroksida tidak boleh menggunakannya.

Dosis Benzolac dan Cara Penggunaan

Benzolac tersedia dalam bentuk krim topikal dengan kekuatan dosis 2,5% dan 5%.

benzolac 5%

Benzolac 5% obat jerawat sedang

Dosis Benzolac untuk Jerawat

  • Dewasa: Benzolac 2,5-5%. Diaplikasikan pada kulit yang berjerawat 1-2 kali sehari.
  • Anak-anak: konsultasikan dengan dokter.

Dosis dapat berubah sesuai respon kulit terhadap obat ini.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini hanya pada area kulit yang mengalami jerawat saja.
  • Hindari penggunaan obat ini pada area kulit yang lebih sensitif seperti daerah leher, sekitar mata dan mulut atau selaput lendir.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai menggunakannya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.

Efek Samping Benzolac

Benzolac umumnya ditoleransi dengan baik dan diketahui aman pada kulit asalkan dengan dosis yang tepat. Namun, beberapa efek samping juga mungkin terjadi, diantaranya sebagai berikut:

  • Kulit memerah.
  • Sensasi terbakar pada kulit.
  • Gatal.
  • Kulit kering.
  • Kulit mengelupas.

Efek Overdosis Benzolac

Penggunaan pada kulit atau topikal dalam jumlah banyak umumnya masih dapat ditoleransi. Jika obat ini tertelan dan timbul gejala sesak nafas, segera hubungi kegawatdaruratan medis.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter Anda jika Anda pernah mengalami alergi terhadap obat ini sebelumnya.
  • Kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari saat menggunakan benzoil peroksida. Untuk itu, hindari paparan sinar matahari ketika menggunakan obat jerawat ini atau gunakan tabir surya (sunblock)
  • Obat ini dapat memutihkan rambut atau warna pada pakaian. Hati-hati menggunakannya pada area rambut dan jangan terkena pakaian.
  • Setelah jerawat menghilang, jerawat bisa muncul lagi jika pengobatan dihentikan. Jika demikian, melanjutkan pengobatan harian dapat dipertimbangkan. Gunakan dosis yang lebih rendah untuk perawatan lanjutan sehari-hari.
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.

Kehamilan dan Menyusui

Apakah obat Benzolac boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan ibu menyusui?

  • Benzolac merupakan obat kategori C menurut FDA. Hal ini berarti obat ini hanya digunakan pada ibu hamil jika sangat diperlukan saja dan kegunaannya lebih baik dibanding risiko yang ditimbulkan. Studi kandungan obat ini pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan.
  • Belum diketahui apakah obat ini juga masuk ke dalam ASI ibu menyusui, namun karena kebanyakan obat dapat diserap ke dalam ASI, sebaiknya tidak menggunakan obat ini pada ibu menyusui.

Interaksi Obat

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dan menyebabkan efek yang tidak diinginkan. Untuk itu, konsultasikan dahulu dengan dokter saat ingin menggunakan zat atau obat lain secara berbarengan. Beberapa jenis obat jerawat lainnya seperti dapson diketahui dapat berinteraksi dengan Benzolac.