Curcuma FCT adalah suplemen makanan dari ekstrak temulawak (Curcuma xanthorrhiza) untuk menambah atau meningkatkan nafsu makan serta memperbaiki fungsi hati. Obat ini dapat dibeli tanpa resep dokter untuk membantu mengatasi masalah anoreksia (penurunan nafsu makan) dan ikterus (penyakit kuning).

Kegunaan suplemen Curcuma FCT lainnya termasuk untuk mengatasi masalah amenore (tidak haid), pemeliharaan fungsi hati, dan penyumbatan saluran empedu. Mari kita ketahui Indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya.

Mengenal Obat Curcuma FCT

Curcuma FCT merupakan suplemen makanan yang mengandung bubuk atau ekstrak Curcuma xanthorrhiza sebanyak 20 mg. Kandungan zat tersebut memiliki fungsi tersendiri untuk membantu meningkatkan nafsu makan.

curcuma FCT

gambar box kemasan CURCUMA FCT

Kandungan katagoga dalam Curcuma xanthorrhiza berfungsi untuk memelihara fungsi hati. Katagoga juga memproduksi empedu dalam hati dan merangsang pengosongan kandung empedu.

Secara lebih rinci, berikut manfaat temulawak atau Curcuma xanthorrhiza:

  • melancarkan buang air besar
  • meningkatkan fungsi ginjal
  • membantu mengeluarkan toksin dari tubuh
  • membantu proses metabolisme
  • malancarkan haid
  • dll.

Selengkapnya, baca disini: 23 Manfaat Temulawak atau Curcuma

Dengan demikian, Curcuma FCT sangat berguna untuk membantu meningkatkan nafsu makan. Selain itu, suplemen ini juga membantu memelihara fungsi hati, mengobati sakit kuning, tidak haid dan penyumbatan saluran empedu.

Indikasi dan Kegunaan

Curcuma FCT obat apa? Berdasarkan penjelasan mengenai kandungan suplemen tersebut, maka suplemen ini dapat digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit, yaitu:

  • Anoreksia (kehilangan nafsu makan).
  • Penyakit kuning yang ditandai dengan bagian putih mata, kulit, urin, dan selaput lendir menjadi berwarna kuning.
  • Pemeliharaan kesehatan fungsi hati.
  • Amenore (tidak haid).
  • Penyumbatan saluran empedu.

Kontraindikasi

Banyak sekali manfaat Curcuma FCT, namun tidak semua orang bisa menggunakan suplemen ini, Curcuma FCT tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan suplemen ini.
  • Tidak ditemukan data bahwa suplemen ini tidak baik dikonsumsi oleh wanita hamil atau ibu menyusui.

Dosis Curcuma FCT dan Cara Pemakaian

Curcuma FCT tersedia dalam bentuk tablet. Dalam setiap kemasannya berisi 10 strip yang terdiri atas 10 tablet/strip. Tiap tablet mengandung 20 mg ekstrak Curcuma xanthorrhiza.

Suplemen herbal ini aman untuk dikonsumsi baik anak-anak maupun dewasa. Adapun dosis yang dianjurkan sebagai berikut:

  • Untuk pasien dengan gangguan selera makan, dosis yang dianjurkan adalah 1 sampai 2 tablet setiap hari.
  • Untuk penderita gangguan ikterus akibat sumbatan, dosis awal yang dianjurkan adalah 1 sampai 2 tablet per hari. Jika diperlukan, dosis bisa ditambahkan menjadi 3 tablet sehari.
  • Untuk penderita gejala amenore, dosis yang dianjurkan adalah 1 sampai 2 tablet setiap hari yang dimulai pada hari pertama siklus menstruasi.

Efek Samping Curcuma FCT

Seperti halnya dengan suplemen yang lainnya, suplemen ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi ketika digunakan berlebihan diantaranya:

  • Mual ringan.
  • Iritasi lambung atau nyeri uluhati.

Baca juga: Efek Samping Curcuma (Temulawak)

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat suplemen ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Obat ini sebaiknya diminum setelah makan atau bersamaan dengan makan untuk mencegah terjadinya iritasi lambung.
  • Anda dapat mengonsumsi pada waktu yang diinginkan, namun pastikan ada jarak yang cukup lama tiap pemberian obat dalam satu hari
  • Simpanlah obat ini pada suhu kamar dan terlindung dari cahaya matahari. Selain itu, simpan obat ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Pemakaian harus dihentikan apabila muncul efek samping yang berbahaya, seperti ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi. Selalu berkonsultasi dengan dokter terkait gejala yang sering muncul ketika Anda tidak mengonsumsi suplemen ini.

Gunakan suplemen ini sesuai dengan dosis yang disarankan oleh dokter. Jangan sekali-kali memutuskan untuk meminumnya lagi tanpa saran atau petunjuk dari dokter. Apabila Anda lupa meminumnya, makan segera konsumsi saat Anda ingat dan jangan pernah menambah dosis suplemen pada jadwal yang berikutnya.