Dextral Forte adalah obat kombinasi untuk meredakan batuk. Kegunaan lain obat ini, termasuk untuk mengatasi batuk karena alergi, bersin- bersin, dan hidung tersumbat karena flu.

Meskipun obat Dextral Forte dijual bebas di apotek, namun Anda harus hati-hati dalam menggunakannya. Oleh sebab itu perhatikanlah informasi mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya dibawah ini.

Mengenal Obat Dextral Forte

Di apotek, Dextral Forte tersedia dalam bentuk tablet yang terdiri dari komposisi bahan aktif sebagai berikut:

  • Dekstrometorfan HBr 15 mg.
  • Gliseril guaiacolate 75 mg.
  • Fenilpropanolamin HCl 15 mg.
  • Klorfeniramin maleat 2 mg.

dextral forte

Jika diperhatikan, maka yang membedakan dengan sediaan biasa adalah jumlah atau kekuatan dosis yang lebih besar pada Dextral Forte.

Kandungan zat-zat tersebut memiliki fungsi tersendiri untuk meredakan batuk. Adapun fungsi Dekstrometorfan, Gliseril guaiacolate, Fenilpropanolamin, dan Klorfeniramin maleat adalah :

Dextromethorphan HBr atau DMP adalah obat batuk kering atau antitusif yang bekerja menekan refleks batuk. Untuk batuk jangka panjang dan juga batuk yang mengeluarkan dahak tidak dianjurkan menggunakan obat ini. Karena reflek batuk berguna untuk mendorong dan mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan.

Phenylpropanolamine adalah obat yang bertindak sebagai agonis reseptor alfa-adrenergik dan reseptor beta-adrenergik. Obat ini digunakan sebagai dekongestan atau melegakan hidung tersumbat dengan cara menyusutkan pembuluh darah (vena dan arteri) di sinus, hidung, dan saluran nafas. Namun obat ini memiliki efek meningkatkan tekanan darah.

Chlorpheniramine Maleate atau CTM adalah obat golongan antihistamin yang berguna untuk meredakan gejala-gejala alergi seperti hidung gatal, berair, bersin-bersin, dan mata berair. Selain digunakan sebagai kombinasi dalam obat flu, secara tunggal CTM dapat mengatasi gatal-gatal dan bentol pada kulit akibat alergi. Namun obat ini memiliki efek samping mengantuk.

Gliseril guaiacolate. Obat batuk ekspektoran yang bekerja dengan cara mengecerkan dahak di trakhea dan bronki, serta merangsang dahak untuk keluar melalui faring.

Dengan demikian, obat ini dapat digunakan sebagai obat untuk meredakan batuk yang umumnya disebabkan oleh alergi. Selain itu, juga mampu mengatasi berbagai gejala alergi yang menyertainya, seperti bersin-bersin, flu, dan hidung tersumbat.

Indikasi dan Kegunaan

Dextral Forte obat apa? Berdasarkan penjelasan mengenai kandungan zat di atas, maka obat Dextral Forte dapat digunakan untuk:

  • Meredakan batuk karena alergi.
  • Mengatasi batuk tidak berdahak.
  • Meredakan bersin-bersin.
  • Mengobati hidung tersumbat karena influenza.
  • Meredakan pilek.

Kontraindikasi

Penting! Tidak semua orang bisa mengonsumsi obat ini, Dextral Forte tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi medis seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Penderita yang peka terhadap obat simpatomimetik, seperti Pseudoefedrin, Efedrin, Fenilefrin.
  • Penderita tekanan darah tinggi akut.
  • Pasien yang mendapat terapi obat anti depresan tipe penghambat monoamin oksidase (MAOI).
  • Penderita gangguan jantung.
  • Penderita diabetes melitus.

Dosis Dextral Forte dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat sesuai dengan petunjuk dokter. Adapun dosis Dextral Forte yang dianjurkan sebagai berikut:

  • Untuk pasien dewasa (di atas 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk pasien anak-anak (usia 6 – 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1/2 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.

Dapat digunakan sebelum atau setelah makan.

Efek Samping Dextral Forte

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping Dextral Forte yang umum terjadi diantaranya:

  • Mengantuk.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gangguan psikomotor.
  • Tekikardia atau detak jantung lebih cepat dari normal.
  • Aritmia (gangguan detak atau irama jantung).
  • Mulut terasa kering.
  • Retensi urin (sulit buang air kecil).

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Dextral Forte ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Hati-hati penggunaan pada penderita tekanan darah tinggi atau yang berpotensi stroke, seperti pada penderita dengan berat badan berlebih atau penderita yang telah lanjut usia.
  • Waspadai penggunaan pada penderita yang lemah dan pasien yang mengalami kekurangan oksigen dalam jaringan (hipoksia).
  • Hati-hati pemberian obat ini bagi penderita dengan gangguan fungsi ginjal, gangguan fungsi hati, hipertiroid, glaukoma, hipertrofi prostat, dan retensi urin.
  • Tidak dianjurkan penggunaan pada anak usia di bawah 6 tahun.
  • Tidak disarankan pemberian obat ini kepada wanita hamil dan menyusui, kecuali atas petunjuk dokter.
  • Obat Dextral Forte dapat menyebabkan kantuk, maka sebaiknya selama mengonsumsi obat ini tidak boleh mengendarai kendaraan atau mesin.
  • Hati-hati penggunaan pada dengan gangguan fungsi pernafasan (misal : asma, emfesema), karena dapat menyebabkan depresi pernafasan dan susunan saraf pusat pada penggunaan dengan dosis besar.

Untuk menghindari terjadinya interaksi obat, maka sebaiknya Anda memberi tahu dokter apabila menggunakan obat-obatan lain, terutama obat-obatan yang menekan susunan saraf pusat. Apabila dalam waktu 3 hari gejala batuk tidak kunjung reda, maka segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan medis selanjutnya. Hentikan penggunaan obat apabila terjadi gangguan susah tidur, jantung berdebar, dan pusing.