Doxycycline adalah obat golongan antibiotik tetrasiklin yang bekerja dengan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Obat ini dapat mengatasi beberapa infeksi bakteri seperti jerawat, infeksi mata, infeksi usus, infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernafasan, klamidia (chlamydia), gonore atau raja singa, dan lain-lain.

Mengenal Obat Doxycycline

Doxycycline tersedia dalam bentuk tablet, kapsul dan sirup, sebagai berikut:

  • Kekuataan dosis doxycline tablet; 20mg, 50mg, 75mg, 100mg, 150mg, 200mg.
  • Kekuatan dosis doxycline kapsul; 20mg, 50mg, 75mg, 100mg, 150mg.
  • Kekuatan dosis doxycline sirup; 50mg/5ml.

doxycycline

Doxycycline merupakan obat antibiotik golongan tetrasiklin yang bekerja dengan cara membunuh atau menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi. Doxycycline, seperti minocycline, bersifat lipofilik dan bisa melewati lapisan ganda lipid bakteri.

Doxycycline secara reversibel mengikat subunit ribosom 30S dan kemungkinan subunit ribosom 50S, yang menghalangi pengikatan aminoasil tRNA ke mRNA dan menghambat sintesis protein bakteri. Doxycycline mencegah fungsi normal apicoplast Plasmodium falciparum, organisme penyebab malaria.

Sebelum memulai pengobatan dengan doxycycline ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. Ceritakan tentang kondisi kesehatan Anda, agar mereka dapat memberi aturan atau petunjuk yang tepat sesuai dengan kondisi yang telah Anda beritahukan sebelumnya.

Indikasi dan Kegunaan

Doxycycline obat apa? Berdasarkan cara kerjanya dan dilihat dari beberapa penjelasan di atas, maka obat ini dapat digunakan untuk:

  • Infeksi kulit seperti jerawat, eritrasma, selulitis.
  • Infeksi telinga, hidung, dan tenggorokan seperti otitis media akut dan kronis.
  • Infeksi saluran pencernaan seperti infeksi usus, kolera.
  • Infeksi mata seperti bintitan, konjungtivitis, trachoma.
  • Infeksi saluran pernafasan seperti bronkitis, sinusitis, pneumonia dan yang disebabkan Mycoplasma pneumoniae, 
  • Infeksi saluran kemih dan kelamin, seperti chlamydia, sifilis, lymphogranuloma venereum, infeksi endoserviks atau dubur pada orang dewasa, uretritis non-gonokokal.
  • Wabah yang disebabkan Yersinia pestis.
  • Infeksi yang disebabkan oleh tungau atau kutu seperti tularemia, demam kambuhan (demam kutu).
  • Listeriosis yang disebabkan oleh Listeria monocytogenes.
  • Infeksi Vincent yang disebabkan oleh Fusobacterium fusiforme.
  • Mencegah malaria.
  • Mengobati antraks.

Kontraindikasi

Harap diperhatikan! antibiotik doxycycline tidak disarankan untuk digunakan oleh orang-orang dengan kondisi seperti dibawah ini:

  • Memiliki riwayat hipersensitif terhadap doxycycline atau antibiotik golongan tetracycline lainnya.
  • Wanita hamil (kecuali jika terkena infeksi antraks), karena dapat membahayakan janin.
  • Anak-anak di bawah 12 tahun (kecuali tidak ada pilihan lain), karena dapat memengaruhi pertumbuhan tulang.
  • Wanita yang mengidap obesitas.
  • Seorang yang mengalami kerusakan hati.
  • Wanita yang mengidap kandidiasis.
  • Menderita myasthenia gravis (kelemahan otot)

Dosis Doxycycline dan Cara Pemakaian

Dosis pemakaian akan disesuaikan dengan kondisi kesehatan pasien secara umum, oleh sebab itu gunakanlah obat ini sesuai anjuran dokter. Informasi yang ada dibawah ini tidak menggantikan saran dokter.

Dosis lazim doxycycline untuk individu dengan penyakit tertentu:

  • Infeksi jerawat; doxycycline 50mg sekali sehari, selama 6-12 minggu.
  • Sifilis; 300mg sekali sehari, selama 10 hari.
  • Demam kambuhan atau demam kutu; doxycycline 100-200mg/hari, sekali minum saja.
  • Infeksi gonokokus tanpa komplikasi pada serviks, rektum atau uretra; 100 mg dua kali sehari, selama seminggu.
  • Infeksi gonokokus tanpa komplikasi pada faring; doxycycline 100 mg dua kali sehari, selama seminggu.
  • Infeksi rektal, endoservikal dan uretra tanpa komplikasi; 100 mg dua kali sehari selama seminggu.
  • Non gonococcal urethritis (NGU) yang disebabkan oleh Chlamydia trachomatis atau Ureaplasma urealyticum; 100 mg dua kali sehari selama seminggu.
  • Sifilis primer dan sekunder (pasien alergi penicillin yang tidak hamil); 100 mg dua kali sehari selama 2 minggu.
  • Sifilis laten dan tersier (pasien alergi penicillin yang tidak hamil); 100 mg dua kali sehari selama 2 minggu, jika lama infeksi kurang dari satu tahun. Jika lebih, harus diberikan selama 4 minggu.
  • Terapi malaria falciparum yang resisten pada klorokuin; doxycycline 200 mg sekali sehari selama sekurang-kurangnya seminggu.
  • Profilaksis malaria; Untuk dewasa 100 mg sekali sehari, anak di atas 8 tahun 2 mg/kg berat badan sekali sehari.
  • Terapi dan profilaksis selektif kolera; Dewasa 300 mg dosis tunggal.
  • Pencegahan scrub typhus; 200 mg dosis tunggal.
  • Pencegahan traveler’s diarrhea; Pada hari pertama 200 mg sekali sehari dosis tunggal atau 100 mg setiap 12 jam, diikuti dengan 100 mg/hari selama tinggal diarea tersebut.
  • Pencegahan leptospirosis; 200 mg selama seminggu, selama berada di lingkungan yang beresiko dan 200 mg setelah meninggalkan area tersebut.
  • Terapi Leptospirosis; 100 mg dua kali sehari selama 7 hari.
  • Inhalational anthrax (pasca terpapar); Dewasa 100 mg dua kali sehari, selama 60 hari, anak dengan berat badan <45 kg yaitu 2.2 mg/kg berat badan dua kali sehari, selama 60 hari. Untuk berat badan ? 45 kg sama dengan dosis dewasa.

Petunjuk Pemakaian

Antibiotik ini sebaiknya diminum 1 jam sebelum atau 2 jam sesudah makan, yang terbaik ketika perut masih kosong, dan biasanya dapat diminum 1 atau 2 kali sehari. Jika sesaat setelah minum doxycycline perut terasa sakit, Anda dapat mengonsumsi makanan atau minum susu untuk membantu meringankannya. Sebagian besar merek doxycycline dapat dikonsumsi dengan makanan atau susu. Namun perhatikan selalu petunjuk yang tertera, karena berbeda merek biasanya berbeda pula petunjuknya saat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Harap di ingat agar jangan langsung berbaring selepas Anda meminum antibiotik ini, berikan jeda minimal 10 menit.

Jika akan bepergian atau lingkungan sekitar rumah Anda terdampak malaria, Anda dapat mencegahnya dengan meminum doxycycline sekali sehari. Gunakan dosisnya sesuai anjuran dokter, terus minum obat ini setiap hari selama Anda tinggal di lingkungan yang terpapar malaria dan paling tidak 4 minggu setelah Anda meninggalkan area tersebut. Gunakan pakaian pelindung, atau kelambu di sekitar tempat tidur Anda untuk lebih membantu mencegah gigitan nyamuk yang bisa menyebabkan malaria.

Dosis berdasarkan kondisi kesehatan dan respon tubuh Anda, jadi berkonsultasilah selalu dengan dokter agar tidak terjadi kesalahan penggunaan.

Gunakan antibiotik ini sampai habis sesuai yang telah diresepkan. Jangan hentikan penggunaannya meskipun Anda merasa kesehatan telah membaik atau gejala penyakit dirasa telah berkurang. Penggunaan yang tidak sesuai aturan akan membuat bakteri semakin berkembang, yang akhirnya akan membuat Anda kembali terinfeksi atau malah akan semakin memburuk.

Efek Samping Doxycycline

Doxycycline berpotensi menyebabkan beberapa efek samping antara lain:

  • Efek samping yang umum terjadi seperti mual, muntah, diare, sakit kepala.
  • Efek samping lain, namun jarang terjadi seperti, pankreatitis, gangguan darah, hepatotoksisitas, reaksi hipersensitivitas (ruam, dermatitis eksfoliatif, sindrom Steven-Johnsons, angioedema, urtikaria, perikarditis, dan anafilaksis).
  • Dapat juga menyebabkan gangguan penglihatan dan sakit kepala. Ini menjadi pertanda adanya benign intracranial hypertension. Sebaiknya hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter jika terjadi pada Anda.
  • Penggunaan pada bayi akan mempengaruhi perkembangan gigi dan tulang pada bayi. Sangat tidak dianjurkan.
  • Wanita hamil sebaiknya menghindari antibiotik ini karena dapat menghambat perkembangan gigi dan tulang jabang bayi serta dapat menyebabkan perubahan warna gigi permanen di kemudian hari dalam kehidupan bayi. Konsultasikan pada dokter.
  • Dapat menyebabkan gigi kuning, keabu-abuan, terutama untuk bayi dan anak–anak dibawah 8 tahun.
  • Doxycycline dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan paparan sinar matahari selama pemakaian antibiotik ini.
  • Pada pasien miastenia gravis dan eksaserbasi lupus eritematosus sistemik, pemakaian obat golongan antibiotik tetracycline dapat meningkatkan kelemahan otot.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat doxycycline ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Minumlah banyak air putih saat mengonsumsi doxycycline untuk mencegah iritasi pada tenggorokan dan jangan langsung berbaring sehabis meminumnya, berikan jeda minimal 10 menit.
  • Hindari penggunaan doxycycline dengan obat gangguan pencernaan atau suplemen yang mengandung zat besi, magnesium, kalsium, atau zinc secara bersamaan, karena dapat mengurangi efektifitas pengobatannya. Berikan jeda minimal dua jam sebelum atau sesudah mengonsumsi doxycycline.
  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda memiliki alergi terhadap doxycycline atau antibiotik sejenis.
  • Beri tahu dokter dan apoteker jika Anda sedang mengonsumsi obat lain.
  • Beri tahu dokter jika Anda menderita diabetes atau gangguan fungsi ginjal dan hati.
  • Konsultasikan pada dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Hindari paparan sinar matahari langsung selama pemakaian doxycycline. Gunakan jaket tebal atau tabir surya.
  • Hentikan pemakaian jika menunjukkan reaksi alergi, seperti ruam kulit dan sebagainya.
  • Sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, ibu yang sedang menyususi, dan anak-anak yang sedang berada di masa pertumbuhan.
  • Penggunaan pada anak-anak hanya dalam kasus kondisi parah atau mengancam jiwa seperti antraks.
  • Penggunaan doxycycline dapat menurunkan efektivitas pil KB. Tanyakan kepada dokter tentang penggunaan kontrasepsi non-hormonal (kondom, diafragma dengan spermisida) untuk mencegah kehamilan.