Enervon C obat apa?

Enervon C adalah suplemen makanan berupa multivitamin dan mineral yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dan B kompleks. Suplemen ini digunakan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar dapat mencegah berbagai jenis penyakit.

Suplemen yang diproduksi oleh PT Darya-Varia Laboratoria ini merupakan obat bebas yang dapat dikonsumsi tanpa resep dokter. Namun penggunaannya tetap harus sesuai dengan ketentuan dan tidak berlebihan. Untuk itu, berikut kami ulas kegunaan Enervon C, dosis lazim, kontraindikasi, efek samping, kemungkinan interaksi dengan obat lain serta informasi keamanannya jika digunakan untuk ibu hamil atau menyusui.

Ikhtisar Obat Enervon C

Jenis obatMultivitamin dan mineral
KandunganTablet vit B1, vit B6, vit B2, vit C, vit B12, niacinamide, Ca pantothenate. Tablet effervescent vit B1, vit B6, vit B2, vit B12, vit C, niacinamide, Ca pantothenate. Syrup vit A, vit B2, vit B1, vit B6, vit C, vit B12, vit D, niacinamide, dl-panthenol
KegunaanMultivitamin dan mineral untuk membantu menjaga daya tahan tubuh serta memenuhi kebutuhan vitamin C dan vitamin B kompleks
KategoriObat bebas
KonsumenDewasa dan Anak
KehamilanKategori N
SediaanEnervon C tablet, Enervon C effervescent, Enervon C plus syrup
enervon C tablet, effervescent dan syrup

Enervon C tablet, effervescent dan syrup

Mekanisme Kerja

Cara kerja Enervon C dapat dicermati dari kandungan bahan aktifnya yang berupa:

  • Vitamin B1, merupakan vitamin yang berperan dalam perubahan karbohidrat menjadi energi. Konsumsi vitamin ini dapat membantu menjaga kebutuhan energi tubuh.
  • Vitamin B6, merupakan vitamin yang berfungsi sebagai koenzim untuk membantu berbagai proses metabolisme tubuh.
  • Vitamin B2, merupakan vitamin yang berperan penting dalam pembentukan berbagai jaringan tubuh serta membantu proses pelepasan energi yang bersumber dari protein.
  • Vitamin C, berperan penting dalam pembentukan kolagen yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, tulang, gigi, serta tulang rawan. Vitamin ini juga berperan penting dalam penyembuhan luka sehingga digunakan sebagai suplemen untuk mempercepat penyembuhan.
  • Vitamin B12, berperan penting dalam pembentukan sel-sel darah merah serta metabolisme lemak dan protein menjadi energi.
  • Niacinamide, berperan penting dalam membantu fungsi penting lemak dan zat gula dalam tubuh untuk bekerja optimal sesuai fungsinya.
  • Ca-pantothenate, berperan dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak serta terlibat dalam sintesis kolesterol, sel saraf, hormon dan hemoglobin.
  • Dl-panthenol, merupakan prekursor koenzim A yang merupakan kofaktor berbagai enzim dalam grup asetil yang pada akhirnya membentuk asetilkoli dan kolin. Sementara asetilkolin berperan penting menjaga fungsi normal sistem pencernaan.

Indikasi atau Kegunaan Enervon C

Enervon C digunakan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tubuh terutama vitamin C dan vitamin B kompleks. Suplemen ini dapat bermanfaat untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu masa pemulihan selepas sakit serta membantu mengobati berbagai penyakit akibat kekurangan vitamin C dan vitamin B kompleks.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan suplemen ini tidak boleh menggunakannya.

Dosis Enervon C dan Cara Penggunaan

Enervon C tersedia dalam sediaan tablet, tablet effervescen dan syrup dengan kekuatan dosis sebagai berikut:

  • Sediaan tablet: setiap tablet mengandung vitamin C 500 mg, niasinamida 50 mg, kalsium pantotenat 20 mg, vitamin B1 50 mg, vitamin B2 25 mg, vitamin B6 10 mg, vitamin B12 5 mcg.
  • Sediaan tablet effervescent: setiap tablet mengandung vitamin C 1000 mg, vitamin B1 50 mg, vitamin B2 25 mg, vitamin B6 10 mg, vitamin B12 5 mcg, kalsium pantotenat 20 mg, niasinamida 50 mg.
  • Sediaan syrup: setiap sendok takar (5 ml) mengandung vitamin C 83,33 mg, vitamin B1 8,33 mg, vitamin B6 1,67 mg, vitamin B12 8,33 mcg, riboflavin 4,16 mg, niasinamida 8,33 mg, dl-Pantenol 3,33 mg, vitamin A 1500 SI, vitamin D 100 SI, serta Mengandung gula dan pemanis buatan sodium sakarin 0,08 %.

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau berdasarkan dosis yang tertera di kemasan obat. Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Enervon C tablet untuk membantu menjaga kesehatan tubuh

  • Dosis dewasa: 1 tablet sehari sekali minum sesudah makan.

Dosis Enervon C effervescant untuk membantu menjaga daya tahan tubuh

  • Dosis dewasa: 1 tablet sehari sekali minum, larutkan dalam segelas air hingga benar-benar larut.

Dosis Enervon C plus untuk menjaga daya tahan tubuh anak

  • Dosis anak-anak:
    • Umur kurang dari 6 tahun: 1 sendok takar sekali sehari.
    • Umur 6 – 12 tahun: 1 sendok takar 2 kali sehari 2 kali sehari.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan atau bersamaan dengan makan dan cukupi kebutuhan air setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih.

Efek Samping Enervon C

Enervon C umumnya ditoleransi dengan baik karena merupakan senyawa yang dibutuhkan tubuh dan terdapat pada makan sehari-hari seperti pada buah dan sayuran. Efek samping mungkin muncul jika dikonsumsi berlebihan atau  kandungan suplemen ini mengalami interaksi dengan obat lain atau dengan penyakit yang diderita penggunanya.

Efek Overdosis Enervon C

Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis penggunaan Enervon C, terutama jika digunakan sesuai dosis. Namun penggunaan dosis tinggi yang dilakukan secara rutin mungkin menyebabkan beberapa efek samping terutama gejala kelebihan vitamin atau hipervitaminosis.

Gejala hipervitaminosis B dapat berupa mual, perlukaan pada pencernaan, meningkatnya kadar gula darah dan asam urat. Sementara hipervitaminosis C dapat berupa mual, sakit kepala, insomnia, serta efek yang paling parah adalah terbentuknya batu ginjal. Hal itu mungkin terjadi jika pemberian vitamin B melebihi 200 mcg per hari dan vitamin C lebih dari 2000 mg per hari.

Jika kondisi kelebihan vitamin ini terjadi segeralah konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapat pertolongan tepat sesegera mungkin.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika memiliki riwayat alergi terhadap kandungan suplemen ini.
  • Hati-hati penggunaan suplemen ini untuk penderita gangguan ginjal atau memiliki riwayat batu ginjal.
  • Penderita kelainan penyerapan zat besi atau hematokromatosis sebaiknya berhati-hati menggunakan suplemen yang mengandung vitamin C.
  • Konsumsi suplemen vitamin C akan berkurang efektivitasnya jika digunakan oleh seorang perokok.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Enervon C untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Enervon C mengandung vitamin C dan B komplek yang dapat bermanfaat untuk ibu hamil. Oleh karena itu penggunaannya dianggap aman untuk ibu hamil asal sesuai dosis yang dianjurkan. Namun karena dosis vitamin C untuk ibu hamil tidak boleh berlebihan ada baiknya konsultasikan dahulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi multivitamin tertentu selama masa kehamilan.
  • Kandungan vitamin B dan C dari Enervon C diketahui dapat terekstraksi ke dalam ASI ibu menyusui namun dalam jumlah yang dianggap aman serta belum ada data yang menunnjukkan pengaruh negatif pada bayi yang menyusu. Namun untuk lebih amannya konsultasikan dengan dokter Anda setiap ingin mengonsumsi multivitamin selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Enervon C, diantaranya yaitu:

  • Penggunaan bersamaan multivitamin C dan B kompleks dengan obat altertamin atau cisplatin (obat kemoterapi kanker) akan menurunkan efektivitas obat altertamin dan cisplatin yang dapat membahayakan penggunanya.
  • Penggunaan bersamaan dengan levadopa (obat kejang) dapat menurunkan efektivitas obat levadopa.
  • Penggunaan bersamaan dengan antibotik seperti chloromphenicol dapat menurunkan efektivitas vitamin B12 dalam suplemen ini.