Esilgan adalah obat golongan hipnotik sedatif yang biasa diresepkan dokter untuk membantu mengobati gangguan tidur, seperti insomnia yang disebabkan oleh kecemasan. Kegunaan lain obat Esilgan, yaitu dapat membantu mengobati gangguan psikosis, trauma, dan mencegah timbulnya rasa sakit pasca operasi.

Mengenal Obat Esilgan

Esilgan tersedia dalam bentuk tablet. Tiap tablet berisi estazolam dengan dosis yang tersedia adalah 1 mg dan 2 mg.

esilgan

Kemasan box Esilgan 2 mg Tablet

Ingat! Obat esilgan tidak dijual bebas, diperlukan rekomendasi (resep) dokter untuk setiap penggunaannya.

Benzodiazepin terikat secara nonspesifik terhadap reseptor benzodiazepin, yang mempengaruhi relaksasi otot, aktivitas antikonvulsan, koordinasi motorik, dan ingatan. Karena reseptor benzodiazepin berhubungan dengan reseptor gamma-aminobutyric-A (GABA A), maka hal ini akan meningkatkan efek GABA dengan meningkatkan afinitas GABA untuk reseptor GABA. Sebagai efeknya, kanal klorida akan terbuka dan menyebabkan membran sel saraf mengalami hiperpolarisasi sehingga mencegah eksitasi lebih lanjut.

Dengan mekanisme kerja seperti itu, maka obat ini akan memperlambat sistem saraf dan memberikan efek penenang. Efek itulah yang membantu Anda agar lebih cepat tidur dan mengurangi intensitas bangun pada malam hari.

Dengan adanya efek sedatif tersebut, obat ini juga sering digunakan untuk menghilangkan rasa sakit pasca operasi atau pembedahan, dan biasanya diberikan pada malam hari sebelum operasi.

Indikasi dan Kegunaan

Esilgan obat apa? Berdasarkan cara kerja dan efek sedatif yang dimiliki obat ini, maka obat ini dapat digunakan untuk:

  • Mengobati gangguan tidur atau insomnia.
  • Mengatasi masalah kecemasan.
  • Membantu mengatasi penyakit neurosis.
  • Membantu mengobati penderita Psikosis.
  • Pengobatan bagi penderita Skizofrenia.
  • Membantu menghilangkan rasa sakit pasca operasi.

Esilgan biasanya hanya diberikan pada pasien yang mengalami gangguan tidur untuk pengobatan jangka pendek, yaitu selama 1 minggu hingga maksimal 10 hari. Namun, apabila setelah 7 sampai 10 hari Anda masih mengalami gangguan tidur yang sama, bisa jadi Anda mengalami “rebound insomnia“, yaitu kesulitan tidur pasca penghentian penggunaan obat penenang. Hal tersebut dianggap wajar dan akan hilang dalam waktu 1 atau 2 hari, namun apabila gangguan tersebut terus berlanjut bahkan lebih dari 3 hari, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter terkait pengobatan yang lebih efektif.

Kontraindikasi

Harap perhatikan! Bahwa tidak semua orang bisa menggunakan obat ini, Esilgan tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Penderita Miastenia gravis (penyakit autoimun kronis).
  • Wanita hamil.

Dosis Esilgan dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat sesuai dengan rekomendas dokter. Adapun dosis Esilgan yang lazim digunakan untuk pasien dewasa antara lain:

  • Bagi penderita Neurosis atau gangguan tidur, dosis yang dianjurkan adalah 1 mg sampai 2 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari sebelum tidur.
  • Bagi penderita Psikosis atau Skizofrenia, dosis yang dianjurkan adalah 2 mg sampai 4 mg yang diberikan sebanyak 1 kali sehari sebelum tidur.
  • Untuk mencegah rasa sakit pasca operasi, dosis yang dianjurkan adalah 2 mg yang diberikan sebelum tidur pada malam hari sebelum operasi.

Efek Samping Esilgan

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping Esilgan yang umum terjadi diantaranya:

  • Pusing.
  • Gangguan koordinasi tubuh.
  • Keseimbangan berkurang atau limbung.
  • Sulit bernafas.
  • Detak jantung berdetak lebih cepat dari biasanya.
  • Jantung berdebar-debar.
  • Kebingungan.
  • Demam, menggigil, dan nyeri pada tubuh.
  • Mulut terasa kering.
  • Tubuh terasa lemas.
  • Konstipasi atau sembelit.
  • Mudah lupa.
  • Sakit kepala.
  • Penglihatan memudar.
  • Merasa depresi;
  • Merasa gugup.
  • Merasa gembira yang berlebihan atau mudah marah.
  • Sering merasa haus.

Selain gejala efek samping tersebut, hentikan pemakaian obat ini dan  segera hubungi dokter untuk mendapatkan tindakan medis, jika Anda mengalami efek samping yang lebih serius, seperti di bawah ini:

  • Merasa kantuk sepanjang hari.
  • Sulit mengucapkan kata-kata atau bicara cadel.
  • Suka berhalusinasi.
  • Timbul rasa gelisah (agitasi).
  • Agresi.
  • Muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri.
  • Terjadi penegangan (kram) pada otot mata, lidah, rahang, atau leher.
  • Kulit pucat.
  • Mudah memar atau pendarahan.
  • Buang air kecil bermasalah.
  • Mual dan sakit perut.
  • Menurunnya nafsu makan.
  • Urin berwarna lebih gelap atau feses berwarna seperti tanah liat.
  • Sakit kuning (menguningnya bagian kulit atau mata).

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat esilgan, perhatikan hal-hal berikut:

  • Obat ini dapat diminum sebelum dan sesudah makan.
  • Bagi penderita gangguan fungsi hati, gangguan ginjal, gangguan paru-paru atau pernapasan, apnea tidur, gangguan mental (misalnya depresi), serta pernah atau masih memiliki ketergantungan minuman keras atau obat-obatan terlarang, harap berhati-hati untuk menggunakan obat ini.
  • Bagi ibu menyusui, penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Hati-hati pemberian obat ini pada lansia (usia di atas 65 tahun).
  • Berhenti merokok selama menggunakan obat ini.
  • Dilarang mengonsumsi alkohol atau minuman keras selama menggunakan obat ini.
  • Beri tahu dokter apabila Anda mengonsumsi obat-obatan lain, seperti ketoconzole (Nizoral) atau itraconazole (Sporanox).
  • Esilgan dapat menyebabkan kantuk, sebaiknya Anda tidak mengendarai kendaraan selama mengonsumsi obat ini,

Obat Esilgan dapat menimbulkan gejala putus obat, sehingga penting untuk berkonsultasi dengan dokter jika Anda ingin berhenti menggunakan obat ini. Gunakan obat ini sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan oleh dokter.

Jangan memutuskan untuk menambah dan meminumnya lagi tanpa saran atau petunjuk dari dokter karena dapat menyebabkan kecanduan dan menimbulkan berbagai efek samping yang berbahaya.