Feminax merupakan salah satu jenis obat pelancar haid. Obat ini digunakan untuk meredakan nyeri yang timbul selama periode haid pada seorang wanita. Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat nyeri haid ini, baca terlebih dahulu mengenai indikasi, dosis, dan efek sampingnya di bawah ini.

Mengenal Obat Feminax

Nyeri pada bagian perut saat haid adalah salah satu gejala dari nyeri haid (dismenore). Wanita yang mengalami kondisi ini biasanya akan mengalami kram pada bagian perut bawah, yang dirasakan tepat sebelum atau selama periode haid berlangsung. Selain itu, beberapa gejala lainnya pun menyertai seperti  sakit punggung, pinggang, kepala, diare, sulit buang air besar mual hingga pingsan.

Feminax

Penyebab nyeri haid sendiri diketahui  disebabkan oleh kontraksi otot uterus yang dirangsang oleh hormon prostaglandin selama siklus menstruasi berlangsung. Dan apabila kontraksi tersebut terlalu kuat, ia akan menekan pembuluh darah yang berada di sekitarnya sehingga menyebabkan hambatan aliran oksigen ke jaringan otot uterus. Dan sebagai akibatnya menimbulkan rasa nyeri.

Secara umum, feminax berguna untuk mengurangi rasa nyeri, pening, dan mulas yang timbul pada saat periode haid. Feminax mengandung kombinasi paracetamol yang merupakan analgetika ( sebagai anti nyeri) dan ekstrak hiosiamin yang merupakan spasmolitika (untuk mengurangi tegangan otot rahim).

Feminax merupakan salah satu jenis golongan obat bebas terbatas yang dijual di apotik, swalayan dan berbagai toko farmasi. Feminax tersedia dalam bentuk tablet. Komposisi yang terkandung di dalam setiap tabletnya antara lain:

Feminax juga terdapat varian lain yaitu produk sugar free yang tersedia dalam bentuk sachet (12 g). Setiap sachetnya mengandung komposisi sebagai berikut:

  • Curcumae domesticae rhizoma (Kunyit) 6000 mg.
  • Tamarind pulpae (Asam Jawa) 4000 mg.
  • Kampulferiae galanga rhizoma (Kencur) 500 mg.
  • Polygalae tenuifoliae radix (Ginseng Cina) 3 mg.

Indikasi dan Kegunaan

Feminax obat apa? Berdasarkan komposisi dan mekanisme kerjanya, maka obat ini berfungsi untuk:

  • Mengurangi rasa sakit pada waktu haid (dismenorea) dan pada saat kolik.
  • Menyamarkan nyeri ketika haid atau menstruasi, masuk angin, sakit kepala serta rematisme.

Manfaat yang dihasilkan oleh suplemen ini tentunya berkat nutrisi yang dikandungnya, berikut penjelasan detailnya:

  • Curcumae domesticae rhizoma atau kunyit bermanfaat untuk mengatasi kram perut, sembelit, atau diare beberapa hari, perut kembung,dan mulas.
  • Tamarind pulpae asam jawa berfungsi sebagai antiradang dan menghilangkan rasa sakit.
  • Kampulferiae galanga rhizoma atau kencur selain manfaatnya mengobati masuk angin, kencur juga berguna untuk mengobati perut mulas.
  • Polygalae tenuifoliae radix atau ginseng Cina bermanfaat untuk mengatasi nyeri perut saat haid.

Kontraindikasi

Hati-hati penggunaan dalam jangka waktu lama pada:

  • Penderita hati dan ginjal.
  • Penderita sakit jantung.
  • Penderita miastenia gravis.
  • Penderita penyumbatan usus.
  • Penderita demam.
  • Penderita glukoma sudut tertutup.
  • Penderita pembesaran prostat.

Dosis Feminax dan Cara Pemakaian

Dosis pemakaian disesuaikan dengan umur pengguna, yaitu:

  • Dosis dewasa: 3x sehari 1-2 tablet.
  • Dosis remaja (10-16 tahun): 3x sehari 1 tablet.

Cara mengonsumsi prduk sugar free yang benar adalah Larutkan 1 sachet dalam air 150 ml dan diminum 3 hari sebelum haid dan 3 hari setelah haid. Boleh diminum dengan air hangat atau air dingin.

Efek Samping Feminax 

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping yang umum terjadi diantaranya:

  • Mulut kering.
  • Reaksi darah.
  • Midriasis.
  • Reaksi hipersensitivitas.
  • Retensi urin.
  • Sembelit.
  • Impotens.
  • Hipotensi postural.
  • Gangguan mental.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Apabila setelah 5 hari rasa nyeri tidak kunjung hilang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan.
  • Jangan diminum melebihi dosis yang dianjurkan kecuali atas petunjuk dokter.
  • Untuk pemberian pada orang-orang dengan penyakit jantung, miastenia gravis, pengonsumsi obat penyakit hati, serta gagal ginjal dibutuhkan perhatian yang lebih. Tidak boleh secara sembarangan mengonsumsinya. Harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
  • Feminax sugar free mengandung pemanis buatan Aspartam, sehingga perlu hati-hati dalam mengonsumsinya.
  • Interaksi obat lebih sensitif pada pengguna atau pengonsumsi antikoagulan, alkohol, fenobarbital, obat dengan efek anti muskarinik, kloramfenikol, suksametonium dan juga pralidoksim.

Petunjuk Penyimpanan

Simpan obat pada suhu kamar ( 250 – 300 C)