Grantusif adalah obat kombinasi untuk meredakan batuk. Obat ini mengandung Dextromethorphan, Diphenhydramine, dan Glycerilguaiacolat sehingga gejala lain yang menyertai batuk seperti seperti pilek, bersin-bersin, rasa gatal di tenggorokan akibat alergi juga dapat diatasi.

Meskipun dapat dibeli tanpa resep dokter, harus hati-hati sebelum menggunakan obat Grantusif ini. Oleh sebab itu cermati setiap informasi mengenai indikasi, kontraindikasi, dosis, dan efek sampingnya dibawah ini.

Mengenal Obat Grantusif

Grantusif merupakan obat batuk yang mengandung zat-zat sebagai berikut:

  • Dextromethorphan HBr 15 mg.
  • Diphenhydramine HCl 5 mg.
  • Glycerilguaiacolat 100 mg.
grantusif

Gambar kemasan obat Grantusif

Kandungan zat-zat nutrisi tersebut memiliki fungsi tersendiri untuk meredakan masalah gangguan pernafasan, seperti batuk, pilek, bersin-bersin, rasa gatal di tenggorokan dan hidung yang disebabkan oleh alergi. Adapun fungsi Dextromethorphan, Diphenhydramine, dan Glycerilguaiacolat adalah :

  • Dextromethorphan (DMP): merupakan senyawa yang bekerja dengan menekan dorongan pada batuk yang berasal dari otak kita (refleks batuk). Dextromethorphan digunakan untuk membantu mengobati batuk kering yang disertai flu dan pilek. Obat ini tidak cocok digunakan untuk mengobati batuk berdahak dan batuk jangka panjang yang mungkin disebabkan oleh merokok atau asma.
  • Diphenhydramine : merupakan senyawa yang bekerja dengan cara menghalangi kinerja senyawa histamin alami tubuh yang menimbulkan gejala alergi. Diphenhydramine digunakan untuk membantu mengatasi gejala alergi dan gejala flu, seperti hidung mampet, bersin-bersin, mata atau hidung terasa gatal, dan mata berair. Kegunaan lain obat ini adalah meredakan batuk, mengatasi mabuk perjalanan, dan sering digunakan sebagai obat tidur.
  • Glycerilguaiacolat (GG) : merupakan senyawa yang bekerja dengan cara mengencerkan dahak pada saluran pernafasan sehingga memudahkan dahak untuk keluar. Obat ini digunakan sebagai ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak.

Dengan demikian, Obat Grantusif sangat berguna untuk mengatasi batuk yang disebabkan oleh alergi dan gejala lain yang menyertainya.

Indikasi dan Kegunaan

Grantusif obat apa? Berdasarkan penjelasan mengenai kandungan obat tersebut, maka obat ini dapat digunakan untuk:

  • Meredakan batuk yang disebabkan oleh alergi.
  • Mengobati pilek.
  • Membantu meredakan bersin-bersin.
  • Meredakan rasa gatal di hidung dan tenggorokan.

Untuk kondisi khusus, silahkan baca:

Kontraindikasi

Perhatian! Bahwa tidak semua orang bisa menggunakan obat ini, Grantusif tidak boleh digunakan oleh orang yang dengan kondisi seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Menderita gangguan pernafasan, seperti asma bronkhial.
  • Penderita batuk pertusis & batuk kronis.

Dosis Grantusif dan Cara Pemakaian

Dosis yang tepat sesuai dengan petunjuk dokter. Adapun dosis Grantusif yang lazim dianjurkan sebagai berikut:

  • Untuk pasien dewasa (di atas 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1 sampai 2 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.
  • Untuk pasien anak-anak (6 – 12 tahun), dosis yang dianjurkan adalah 1/2 sampai 1 tablet yang dikonsumsi sebanyak 3 kali sehari.

Efek Samping Grantusif

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, obat ini juga berpotensi menyebabkan efek samping. Efek samping Garntusif yang umum terjadi diantaranya:

  • Mulut terasa kering.
  • Menyebabkan kantuk.
  • Perut terasa mual.
  • Kepala pusing.
  • Sembelit atau konstipasi.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Grantusif ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Tidak disarankan untuk pemberian obat bagi anak dibawah usia 2 tahun, kecuali hal tersebut disetujui dan atas izin dari dokter.
  • Penggunaan bagi wanita hamil dan menyusui harus berdasarkan petunjuk dari dokter.
  • Obat ini menyebabkan kantuk, sebaiknya tidak mengendarai kendaraan atau mesin selama mengonsumsi obat ini.

Obat ini sebaiknya disimpan di tempat yang sejuk dan kering. Untuk menghindari interaksi obat, sebaiknya Anda beri tahu dokter apabila menggunakan obat-obatan lain. Berkonsultasi dengan dokter terkait gejala yang sering muncul ketika Anda tidak minum obat.

Gunakan obat Grantusif ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan oleh dokter. Jangan pernah memutuskan untuk menambah dosis atau meminumnya lagi tanpa saran atau petunjuk dari dokter.