7 Cara Mengobati Kutil Kelamin Secara Alami

Kutil kelamin mungkin merupakan salah satu ‘penyakit’ yang membuat penderitanya malu untuk membahasnya. Padahal tidak sedikit orang yang memilikinya. Siapa saja pasti ingin menghilangkan penyakit tersebut, bukan? Untungnya ada banyak cara mengobati kutil kelamin.

Menurut Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology, kutil kelamin bukanlah penyakit langka atau yang jarang diidap. Di Amerika, hampir 1 juta kasus kutil kelamin baru didiagnosa setiap tahunnya.  Sedangkan di Indonesia sendiri belum ada angka pasti, namun berdasarkan data dari poliklinik infeksi menular seksual RSCM Jakarta, kutil kelamin berada di peringkat pertama dalam kasus baru infeksi menular seksual (2008 – 2011). Meningkat cukup pesat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Itu baru data dari pasien yang memeriksakan diri, belum termasuk mereka yang mengidapnya namun malu mengakuinya. Memang benar kalau setiap pengidap kutil kelamin disarankan memeriksakan dirinya segera ke dokter, tapi kalau pengidapnya malu, maka mungkin cara mengobati kutil kelamin secara alami di rumah dapat dicoba.

mengobati kutil kelamin alami

Jika Anda juga memiliki masalah kutil di leher, baca ini: 9 Cara Mudah Menghilangkan Kutil di Leher yang Efektif dan Aman

Fakta: kutil kelamin disebabkan oleh HPV (Human Papollomavirus). Dari sekitar 120 jenis HPV, tipe 6 dan 11-lah yang biasanya menyebabkan kutil kelamin. Walau mungkin menyebabkan kutil di organ keintiman, namun jenis HPV tersebut umumnya tidak memicu kanker serviks.

Cara alami mengobati kutil kelamin di rumah

1. Tea tree oil

tea tree oil mengobati kutil kelaminTea tree oil memang merupakan salah satu minyak esensial yang berguna untuk melawan jamur dan organisme lainnya, termasuk kutu rambut. Selain itu, Mayo Clinic juga mencatat kalau minyak tersebut ampuh atasi kutil kelamin.

Karena beberapa orang alergi terhadap tea tree oil, ada baiknya Anda melakukan tes di lengan lebih dulu. Kalau tak ada reaksi setelah 24 jam berlalu, maka itu artinya Anda tidak alergi terhadapnya.

Sekarang untuk mengobati kutil kelamin, Anda tinggal mencampurkan 1 tetes tea tree oil dengan 1-2 tetes minyak carrier seperti minyak kelapa misalnya, lalu aplikasikan itu langsung ke kutilnya. Usai diaplikasikan, tea tree oil mungkin menimbulkan sensasi terbakar atau bahkan radang, namun itulah cara minyak ini bekerja untuk mengecilkan ukuran kutilnya.

Dan meski ingin sembuh dengan cepat, jangan pernah memasukkan tea tree oil ke dalam vagina atau mengonsumsinya. Tetap oleskan campuran minyak tadi beberapa kali seminggu, namun hentikan pemakaian kalau iritasinya parah.

2. Green tea

green tea untuk mengobati kutil kelamin

Green tea juga efektif untuk mengobati kutil kelamin. Tak heran kalau bahan ini ada dalam salep sinacatechins yang hanya dapat diperoleh dengan resep dokter. Selain minta resep ke dokter, Anda juga dapat membeli ekstrak green tea di apotek. Setelah mencampurkan 1-2 tetes minyak kelapa ke dalamnya, segera aplikasikan itu ke kutil.

3. Bawang putih

bawang putih obat kutil kelamin

Beberapa bukti ilmiah mendapati kalau mengoleskan ekstrak bawang putih ke kutil dapat membantu menyembuhkannya. Anda bisa langsung membeli ekstrak bawang putih di apotek atau merendam kain tipis ke campuran bawang dan minyak, lalu aplikasikan ke kutil.

4. Cuka apel

cuka apel untuk kutil kelamin

Karena sifat asamnya dapat membunuh virus, maka jangan segan mencelupkan cotton ball ke dalam cuka apel, lalu mengaplikasikannya ke kutil kelamin.

Disamping itu, cuka apel dapat ‘membakar’ dan perlahan menghancurkan kulit yang terinfeksi, menyebabkan kutil luruh, serupa dengan cara kerja asam salisilat. Seperti dijelaskan disini: Keampuhan Cuka Apel Dalam Menghilangkan Kutil

Tapi perlu diperhatikan bahwa sifat asamnya terkadang dapat membakar kulit sehingga perlu diencerkan dengan air. Lebih aman konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

5. Sayuran

sayuran mengobati kutil kelamin

Mengonsumsi sayuran bertekstur renyah seperti kubis, brokoli, dan kembang kol ternyata juga dapat membantu menyembuhkan kutil kelamin. Alasannya karena sayuran ini mengandung I3C (Indole-3-carbinol) yang bisa membantu menghilangkan kutil kelamin. Oleh karenanya, penderitanya disarankan makan 4-5 porsi sayuran setiap harinya.

6. Folat dan B12

Ada kaitan antara defisiensi folat dan B12 dengan meningkatnya risiko terkena HPV. Karenanya, untuk mencegah infeksi HPV dan juga menghilangkan kutil kelamin yang disebabkannya, konsumsilah multivitamin atau suplemen folat dan B12 secara rutin.

7. Gaya hidup juga menentukan

Ketika organ keintiman ditumbuhi kutil, maka sedikit-banyak itu pasti membuat tak nyaman. Nah supaya gangguan ini cepat hilang, maka jalanilah pola hidup sehat. Hindari rokok! Kurangi konsumsi makanan tak sehat, hasil proses, berlemak jenuh, yang mengandung stimulan, dan berpotensi menyebabkan alergi. Sebaliknya perbanyak konsumsi makanan berikut:

  • Sumber antioksidan seperti blueberry, ceri, tomat, paprika
  • Sayuran berdaun hijau (bayam)
  • Whole grain
  • Almond
  • Biji-bijian
  • Daging tanpa lemak

Semua makanan tadi dapat membantu mendongkrak sistem kekebalan tubuh dan meminimalisir kambuhnya infeksi akibat HPV.

Meski cara mengobati kutil kelamin secara alami di atas berasal dari berbagai sumber yang valid, namun tidak ada jaminan hasil. Terlebih kondisi kutil dan daya tahan tubuh antar orang yang berbeda-beda.

Bila cara mengobati kutil kelamin yang disampaikan tadi tidak berhasil juga, maka kini saatnya Anda memeriksakan diri ke dokter. Dan meskipun bila kutilnya berhasil hilang, maka itu tak berarti kalau Anda tak lagi terinfeksi.

Dalam kasus yang jarang terjadi, HPV dapat menyebabkan kutil kelamin sekaligus kanker serviks. Ini terjadi kalau terdapat lebih dari 1 tipe HPV yang menginfeksi tubuh. Belum lagi karena virus dapat menetap dalam tubuh tanpa menyebabkan gejala untuk jangka waktu lama, maka walau kutilnya sudah sembuh sekarang, namun itu bisa kambuh lagi.

Karenanya agar pengobatan yang dijalani tuntas, Anda harus tetap periksa ke dokter. Barangkali penyakit menular seksuallah yang menyebabkan kutil kelaminnya. Jika benar ini yang terjadi, maka pengobatan tambahan biasanya perlu dilakukan agar tak sampai menulari pasangan.

Lihat sumber
Tags:

DISKUSI TERKAIT