18 Obat Alami Kelenjar Getah Bening Bengkak

Kelenjar getah bening yang bengkak menandakan bahwa ada masalah pada tubuh Anda, khususnya yang terkait dengan infeksi, peradangan, dan tumor atau kanker. Penyebabnya harus ditemukan sehingga obat kelenjar getah bening bengkak yang digunakan bisa tepat guna. Adakah obat alami untuk mengatasi kondisi ini?

Baik, sebelum berbicara lebih lanjut mengenai obat kelenjar getah bening, sebaiknya kita fahami dulu bagaimana kondisi ini bisa terjadi. Dan apakah yang Anda alami itu memang pembengkakan kelenjar getah bening ataukah pembengkakan yang berasal dari jaringan tubuh lainnya.

Perhatikan! Daerah yang paling sering mengalami pembengkakan kelenjar getah bening yaitu bagian leher, di bawah rahang dan dagu, di belakang telinga, di bagian belakang kepala, ketiak dan selangkangan atau lipat paha. Pembengkakan bisa terasa sakit atau tidak, tunggal atau beberapa, disertai gejala demam atau tidak, dan karakteristik lainnya yang dapat membantu kita menemukan penyebabnya.

Simak artikel-artikel berikut:

Penyebab paling umum yang membuat kelenjar getah bening membengkak adalah infeksi, misalnya infeksi gigi, infeksi telinga, flu, campak, mononucleosis, tonsilitis (radang amandel), radang gusi, dan infeksi kulit. Gangguan imun atau autoimun tertentu, seperti rheumatoid arthritis, lupus dan HIV, juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Tak jarang pula, kanker dan beberapa obat tertentu juga dapat dijadikan penyebab masalah tersebut.

bunga echinacea sebagai obat kelenjar getah bening bengkak

Bunga Echinacea merupakan bahan alami obat kelenjar getah bening bengkak

Selain bertambah besar, kelenjar getah bening yang bengkak juga dapat menimbulkan rasa sakit dan nyeri. Gejala umum lainnya dapat berupa demam, sakit tenggorokan, batuk, keringat malam, dan kelelahan. Sekali lagi, hal ini bergantung pada penyebabnya.

Bagaimana mengobatinya?

Prinsip pengobatannya adalah mengobati sesuai penyebabnya, serta meringankan gejala-gejala yang muncul. Dalam hal ini, maka akan berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Pada kondisi ringan, pembengkakan akan berkurang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Tentu saja hal ini perlu didukung dengan menerapkan gaya hidup sehat, dan makan makanan yang bergizi.

Adakah Obat Kelenjar Getah Bening Bengkak yang Alami?

Untuk menambah pengetahuan dan referensi, berikut ini kami jelaskan beberapa obat kelenjar getah bening bengkak yang alami dan mudah digunakan. Tapi perlu diingat ya, obat paling efektif adalah disesuaikan dengan penyebabnya, beberapa pengobatan di bawah ini bersifat umum dan sebaiknya hal ini tidak menggantikan pengobatan yang diberikan oleh dokter Anda.

Hal terbaik adalah menanyakan kepada dokter mengenai pengobatan atau bahan apapun yang hendak digunakan untuk mengobati kelenjar getah bening yang bengkak.

Berikut 18 solusi alami obat kelenjar bengkak rumahan yang bisa membantu:

1. Air Garam

Air garam dapat digunakan sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Hal tersebut dikarenakan garam memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan mempercepat proses penyembuhan. Cara membuatnya yaitu:

  • Masukkan setengah sendok garam ke dalam segelas air hangat, lalu aduk hingga tercampur rata.
  • Setelah itu, gunakanlah air garam tersebut sebagai obat kumur.
  • Lakukanlah proses tersebut beberapa kali dalam sehari.

Cocok digunakan untuk pembengkakan kelenjar getah bening pada daerah bawah rahang, dagu, atau amandel akibat berbagai masalah pada rongga mulut.

2. Air Hangat

Sakit tenggorokan yang disebabkan oleh membengkaknya kelenjar getah bening pada amandel dapat membuat Anda kehilangan selera dan nafsu makan. Cobalah untuk menggunakan air hangat sebagai kompres pada kelenjar getah bening yang bengkak, caranya pun sangat mudah, yaitu:

  • Siapkan semangkuk air hangat.
  • Lalu, celupkan kain lap atau handuk ke dalam air hangat dan peras.
  • Letakkan kain lap hangat tersebut pada kelenjar getah bening yang membengkak pada daerah leher atau dibawah rahang belakang selama 5 sampai 10 menit.
  • Ulangi beberapa kali sehari sampai pembengkakan hilang.

Untuk hasil yang lebih maksimal, Anda dapat menambahkan beberapa tetes minyak zaitun atau minyak alami lainnya ke dalam air hangat.

3. Bawang Putih

Bawang putih memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa membantu mengurangi pembengkakan pada kelenjar getah bening. Selain itu, bawang putih mengandung senyawa Allicin yang mampu menghilangkan tumpukan bakteri di tenggorokan atau leher. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menggunakan obat alami ini, yaitu:

  • Cara pertama adalah dengan memakan langsung sebanyak 2 sampai 3 siung bawang putih setiap hari.
  • Bagi Anda yang tidak suka mengonsumsi langsung, bawang putih juga dapat dimasukkan ke dalam menu masakan harian Anda.
  • Alternatif cara lain adalah dengan memijat menggunakan minyak bawang putih selama beberapa menit.
  • Lakukan pemijatan tersebut sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.
  • Anda juga dapat meminum suplemen bawang putih setiap hari, namun tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

4. Teh Kamomil

Sudah lama teh kamomil digunakan untuk membantu mengatasi kelenjar getah bening bengkak. Selain itu, mengonsumsi teh kamomil setiap hari dapat menghindarkan Anda dari pengaruh stres dan kecemasan yang berlebihan. Cara menggunakan teh kamomil sebagai obat kelenjar getah bening yaitu:

  • Masukkan bunga chamomile kering atau kantung teh kamomil ke dalam segelas air panas.
  • Setelah itu, tutup gelasnya dan diamkan hingga 10 menit.
  • Untuk meningkatkan cita rasa, Anda dapat menambahkan beberapa sendok madu atau perasan lemon sebelum meminumnya.

5. Jahe

Jahe merupakan obat herbal yang sering digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, salah satunya sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Dalam hal ini jahe memiliki sifat antioksidan yang dapat mengeluarkan lendir dari dalam tenggorokan. Selain itu, jahe juga mengandung banyak nutrisi yang mampu menangkal zat kimia beracun sehingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Adapun cara yang dapat dilakukan, yaitu :

  • Bersihkan jahe dengan menggunakan air bersih.
  • Potong kecil-kecil dan masukkan ke dalam segelas air hangat.
  • Diamkan selama 3 sampai 5 menit, lalu minum untuk membantu mengurangi peradangan akibat membengkaknya kelenjar getah bening.

6. Cabai rawit

Obat kelenjar getah bening bengkak selanjutnya adalah cabai rawit. Kandungan capsaicin dalam cabai rawit diyakini dapat meringankan rasa sakit. Capsaicin memiliki cara kerja yang sama seperti aspirin, tapi tanpa efek samping yang berbahaya. Untuk mendapatkan manfaat dari obat alami ini, ikuti langkah-langkahnya berikut ini:

  • Siapkan setengah sendok cabai rawit dan masukkan ke dalam segelas air panas.
  • Anda juga dapat menambahkan beberapa sendok madu untuk mengurangi sensasi pedas yang ditimbulkan.
  • Diamkan sebentar hingga hangat dan minum sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

7. Baking Soda

Sebagian orang hanya mengetahui bahwa baking soda merupakan bahan untuk membuat kue. Siapa sangka? ternyata baking soda juga dapat digunakan sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Hal tersebut dikarenakan baking soda dapat meningkatkan keseimbangan tingkat pH tubuh, sehingga mampu mengurangi peradangan dan pembengkakan pada bagian tubuh. Cara membuat obat alami tersebut adalah :

  • Masukkan setengah sendok baking soda dan setengah sendok garam ke dalam satu gelas air hangat.
  • Lalu, aduk semua campuran tersebut hingga merata.
  • Setelah itu, minum larutan tersebut untuk membantu mengatasi kelenjar getah bening yang membengkak.

8. Pemijatan

Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengempiskan kelenjar getah bening yang bengkak yaitu dengan melakukan pemijatan. Pijatlah di daerah sekitar benjolan, jangan tepat pada benjolannya. Pemijatan akan melancarkan aliran darah dan dapat membantu memperbaiki kerusakan fungsi kelenjar getah bening. Anda dapat menggunakan beberapa minyak alami (seperti minyak zaitun) untuk menunjang  proses pemijatan.

9. Cuka Apel

Cuka apel memiliki sifat asam yang mampu meningkatkan produksi pH tubuh, sehingga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening. Adapun cara membuat obat kelenjar getah bening bengkak menggunakan cuka apel, yaitu:

  • Masukkan satu sendok cuka sari apel ke dalam secangkir air hangat, lalu, aduk hingga rata.
  • Anda bisa menambahkan sedikit madu sebelum meminum ramuan herbal ini.
  • Minumlah sebanyak dua kali dalam sehari untuk membantu mengobati kelenjar getah bening yang membengkak.
  • Alternatif cara lain adalah dengan mencampurkan cuka apel secukupnya ke dalam air.
  • Kemudian rendam handuk atau lap pada cairan tersebut, lalu oleskan pada yang bengkak.
  • Diamkan selama kurang lebih 5 menit, setelah itu bilas dengan air hangat.
  • Lakukan proses tersebut sebanyak 1 sampai 2 kali sehari.

Baca Juga: Manfaat Cuka Apel dan Cara Menggunakannya

10. Daun Mint

Kandungan mentol yang terdapat dalam daun mint dapat memberikan efek dingin dan sejuk. Itulah sebabnya daun mint cocok dijadikan sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Cara menggunakan obat alami ini yaitu:

  • Siapkan beberapa lembar daun mint dan tumbuk hingga halus.
  • Campurkan tumbukan tersebut dalam satu gelas air hangat.
  • Kemudian minum dan rasakan sensasi dingin juga manfaatnya untuk mengatasi masalah kelenjar getah bening.

11. Kunyit

Kunyit adalah salah satu obat alami yang terkenal memiliki sifat anti-inflamasi untuk mencegah peradangan. Selain itu, kandungan antioksidan dan sifat analgesik yang dimilikinya mampu mengurangi pembengkakan, rasa nyeri, dan melawan infeksi sehingga mempermudah proses penyembuhan.

  • Campurkan 1 sendok makan kunyit bubuk dengan madu secukupnya, lalu aduk hingga mengental seperti pasta.
  • Oleskan campuran tersebut pada bagian yang bengkak dan diamkan selama 10 menit hingga obat alami tersebut meresap.
  • Kemudian, bilas menggunakan air hangat.
  • Lakukan pengobatan tersebut sebanyak dua kali dalam sehari,
  • Cara lain yang lebih mudah adalah dengan mengonsumsi suplemen kunyit, namun harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

12. Minyak Jarak

Sebagian kasus, pembengkakan getah bening disertai dengan timbulnya rasa sakit. Itulah sebabnya, dibutuhkan obat alami yang dapat menghilangkan rasa sakit dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Minyak jarak hadir dengan kandungan asam lemak yang tinggi dan juga memiliki sifat anti-inflamasi serta analgesik yang mampu meningkatkan aliran getah bening ke seluruh tubuh dan mempercepat pengangkatan racun. Itulah sebabnya minyak jarak sangat bermanfaat untuk dijadikan salah satu obat kelenjar getah bening bengkak.

  1. Ambil minyak jarak, lalu gosokkan perlahan pada bagian yang membengkak selama 5 menit.
  2. Setelah itu, kompres bagian tersebut dengan handuk hangat selama 5 sampai 10 menit.
  3. Lakukan cara tersebut minimal satu atau dua kali sehari selama satu minggu.

13. Bunga Echinacea

Bunga echinacea mungkin masih asing di telinga pembaca, namun sebenarnya bunga berwarna ungu ini memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi yang tinggi. Hal tersebut dapat membantu memperkuat sistem getah bening serta melawan infeksi dengan memurnikan darah juga kelenjar getah bening.

  • Cara pertama adalah dengan mengoleskan krim echinacea atau salep pada bagian yang membengkak sebanyak 2 atau 3 kali sehari untuk mengurangi pembengkakan.
  • Cara lainnya, yaitu dengan meminum 1 sampai 2 cangkir teh echinacea setiap hari selama satu minggu saja dan tidak disarankan mengonsumsinya lebih dari satu minggu.
  • Sebagai alternatif cara lain, minumlah suplemen echinacea 300 mg, dua kali sehari selama seminggu. Ingat! konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen ini.

14. Madu

Sifat anti-inflamasi yang dimiliki madu mampu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan kelanjar getah bening. Selain itu, sifat antibakterinya dapat membantu melawan infeksi yang menyebabkan gangguan tersebut. Cara menggunakan madu sebagai obat kelenjar getah bening bengkak yaitu:

  • Campur 1 sampai 2 sendok teh madu dengan secangkir jus lemon. Minumlah sebanyak dua kali sehari selama satu minggu.
  • Alternatif cara lain dengan mengoleskan madu di bagian yang bengkak, diamkan selama 10 sampai 15 menit dan bilas menggunakan air hangat.
  • Lakukan proses tersebut sebanyak 2 sampai 3 kali sehari sampai bengkak berkurang.

Baca Juga: Meski Pahit, Khasiat Madu Hitam Sungguh Luar Biasa

15. Lemon

Membengkaknya kelenjar getah bening dapat juga disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah. Itulah sebabnya, cara terbaik untuk mengurangi pembengkakan pada kelenjar getah bening adalah dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Lemon merupakan salah satu buah yang mengandung banyak vitamin C yang mampu membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, lemon juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu menghilangkan sakit tenggorokan dengan cepat. Cara membuat obat kelenjar getah bening bengkak ini adalah sebagai berikut:

  • Peras lemon segar, lalu air perasannya dicampurkan ke dalam air hangat.
  • Tambahkan sedikit madu untuk meningkatkan cita rasa.
  • Minumlah ramuan herbal ini sebanyak 2 sampai 3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

16. Buah Pala

Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan buah yang satu ini. Buah yang sering dijadikan sebagai bumbu masakan dan juga manisan ini, ternyata dapat juga dijadikan sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Hal tersebut dikarenakan buah pala memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang dapat meredakan pembengkakan dan mengurangi peradangan.

  • Masukkan 1 sendok teh bubuk pala ke dalam 1 gelas air panas.
  • Tambahkan sedikit madu untuk menimbulkan sedikit rasa manis.
  • Untuk hasil yang maksimal, minumlah ramuan herbal ini beberapa kali dalam sehari.
  • Cobalah meminumnya beberapa kali per hari

17. Daun Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung senyawa unik yang bekerja efektif untuk menghilangkan rasa sakit. Itulah mengapa, lidah buaya sangat dianjurkan untuk mengatasi kelenjar getah bening yang membengkak. Selain itu, obat alami ini juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah kulit lainnya.

  • Caranya dengan memotong daunnya dan ambil bagian dalamnya yang berbentuk seperti gel.
  • Lalu, oleskan gel tersebut pada bagian yang bengkak.
  • Lakukan pengobatan ini setiap hari.

Baca Juga: 33 Manfaat Lidah Buaya yang Terbukti Ilmiah

18. Minyak Kelapa

Minyak kelapa merupakan salah satu minyak alami yang dapat digunakan sebagai obat kelenjar getah bening bengkak. Hal tersebut dikarenakan minyak kelapa memiliki sifat antivirus, anti-inflamasi, dan antibakteri yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara menggunakannya pun sangat mudah, yaitu:

  • Tuangkan minyak kelapa secukupnya pada mangkuk, kemudian gunakan minyak tersebut untuk memijat bagian yang bengkak secara perlahan.
  • Alternatif cara lainnya adalah dengan menggonsumsinya dan menggunakannya pada masakan Anda.

Ingat!! Obat-obatan alami untuk kelenjar getah bening di atas berasal dari berbagai sumber, namun masih memerlukan pembuktian lebih lanjut. Oleh sebba itu, tetap berkonsultasi dengan dokter dan selalu melakukan pemeriksaan rutin.

Untuk mencegahnya, Anda harus mengubah gaya hidup dan makan makanan yang sehat. Salah satu faktor paling penting dalam menjaga kesehatan adalah dengan melakukan olahraga secara teratur. Usahakan minimal lima menit untuk melakukan jogging setiap hari. Ada beberapa tips tambahan di bawah ini yang juga dapat membuat Anda lebih sehat dan terhindar dari masalah pembengkakan kelenjar getah bening.

Tips Tambahan

Ada beberapa tips agar kondisi Anda cepat membaik, yaitu:

  • Istirahat yang cukup dan teratur untuk membantu pemulihan tubuh.
  • Mandi air hangat dua kali sehari.
  • Minum 2 sampai 3 gelas teh hijau setiap hari.
  • Hindari stres fisik dan pikiran.
  • Cobalah latihan yoga, akupunktur, meditasi dan olahraga untuk menghindari timbulnya gejala pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
  • Berhenti mengonsumsi minuman keras karena bisa memperburuk kondisi Anda.
  • Konsumsi makanan sehat yang banyak mengandung vitamin C dan E, zat besi, kalsium, magnesium, dan asam lemak omega-3.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer