Obat Ruam Kulit Alami yang Mudah Dibuat di Rumah

Berbicara mengenai peengobatan ruam kulit, banyak yang menganggap bahwa obat medis atau kimiawi adalah satu-satunya solusi. Padahal ada banyak bahan herbal di sekitar kita yang bisa digunakan sebagai obat ruam kulit alami. Selain lebih aman, ternyata obat alami juga efektif mengatasi sejumlah gejala pada kulit.

obat ruam kulit alami

Ruam kulit merupakan salah satu tanda atau kondisi yang terjadi pada kulit berupa kemerahan, gatal-gatal ataupun tidak. Kondisi ini juga seringkali dibarengi dengan munculnya bintik kecil atau perubahan pada warna, penampakan, maupun tekstur kulit lainnya.

Ruam kulit bisa muncul di bagian tubuh mana saja atau bahkan dapat juga memenuhi hampir seluruh badan. Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya karena eksim, psoriasis, alergi, gigitan serangga, tungau, jerawat, keringat berlebih, atau kontak dengan zat beracun dari tumbuhan. Selain itu, ketidakcocokan saat memakai bahan sabun, deterjen, sampo, atau kosmetik tertentu juga bisa memicu munculnya penyakit kulit ini.

Lebih dari itu, ruam kulit juga bisa jadi merupakan pertanda kalau seseorang mungkin kena infeksi jamur, bakteri, atau virus. Jadi kalau Anda sudah mengoleskan obat ruam kulit, namun belum ada kemajuan, maka segera periksakan ke dokter.

Buat Anda yang saat ini menderita ruam kulit, dan sedang mencari bahan alami apa sajakah yang bisa dijadikan obat ruam kulit, maka berikut kami bagikan informasinya untuk Anda.

( ! ) Ingat, tidak ada jaminan hasil dalam menggunakan bahan herbal di bawah ini, karena masih terbatasnya riset mengenai hal itu. Daftar ini disusun berdasarkan studi kandungan, dan pengalaman pengguna dari berbagai sumber.

Bahan alami untuk mengobati ruam kulit:

1. Minyak zaitun

Minyak zaitun murni atau extra virgin olive oil merupakan pelembab alami kulit yang luar biasa manfaatnya. Tak hanya bisa merangsang regenerasi sel kulit berkat kandungan vitamin E dan antioksidannya, minyak ini juga bisa mempercepat proses kesembuhan, menenangkan kulit, sekaligus mengurangi gatal-gatal.

Anda tinggal menggosokkan minyak zaitun atau mengombinasikannya dengan madu (1:1) ke area kulit yang terkena ruam. Lakukan beberapa kali setiap hari hingga sembuh benar.

Alternatif lain adalah dengan menambahkan sedikit bubuk kunyit ke dalam minyak zaitun, lalu mengoleskannya 2-3 kali sehari selama beberapa hari berturut-turut. Kunyit yang bersifat antibakteri dan antiradang bisa membantu menyembuhkan ruam dan meredakan gatal-gatal.

2. Minyak hati kod (cod liver oil)

Selain minyak zaitun, beberapa minyak lain seperti kastor, kelapa, vitamin E, dan hati kod juga bisa membantu proses kesembuhan ruam secara alami. Biasanya kebanyakan orang mengonsumsi minyak hati kod ini sebagai suplemen.

Cara memakainya pertama-tama, bersihkan dulu area ruam dengan air. Campurkan minyak hati kod dengan minyak vitamin E, lalu gunakan cotton ball untuk membubuhkannya ke kulit yang kena ruam.

3. Oatmeal

Oatmeal dapat meredakan iritasi dan radang kulit karena mengandung agen penenang dan antiradang. Selain itu, makanan penurun kolesterol ini juga baik untuk menyembuhkan ruam kulit yang dipicu oleh alergi terhadap zat tumbuhan tertentu, eksim, luka bakar akibat sengatan matahari, cacar air, serta alergi lainnya.

Anda tinggal menggiling oatmeal menggunakan blender, food processor, atau mesin penggiling kopi. Lalu campurkan 1 cangkir bubuk otameal yang sudah halus ke dalam air mandi. Berendamlah di dalam selama 15-20 menit. Lakukan setiap hari hingga ruam kulitnya sembuh.

Cara lain adalah dengan mengombinasikan 1 ½ cangkir oatmeal,  1 ¼ cangkir susu bubuk, dan 2 sdt madu. Bungkus campuran ini adalah kain kasa, ikat kuat-kuat dengan benang, karet, atau pita, lalu tempatkan dalam bak mandi yang diisi air hangat.

Berendamlah dalam air susu tersebut sedikitnya selama 15 menit. Setelah itu, keringkan tubuh dengan cara menepuk-nepuknya perlahan, lalu oleskan pelembab ke kulit. Ulangi setiap hari selama beberapa hari ke depan.

Untuk mengatasi ruam kulit yang timbul di wajah, oleskan pasta pekat yang terdiri dari campuran oatmeal dan yogurt tawar (perbandingan sama), lalu tambahkan sedikit madu. Diamkan selama kurang lebih ½ – 1 jam, kemudian bilas. Lakukan setiap hari hingga kondisi kulit membaik.

4. Lidah buaya

Lidah buaya mengandung agen antiradang, emollient (senyawa pembentuk lapisan tambahan penahan air di kulit), antibakteri, dan antijamur. Kemampuan ini membuat lidah buaya cakap untuk mengatasi berbagai permasalahan kulit termasuk ruam.

Selain ahli dalam menyembuhkan, lidah buaya juga bisa menenangkan kulit, mengurangi gatal, dan meminimalisir kemerahan. Cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya ke area yang mengidap ruam, diamkan selama sedikitnya 20 menit, lalu bilas. Ulangi prosedur ini sedikitnya 3 kali sehari hingga ruamnya hilang.

5. Kompres dingin

Kompres dingin manjur atasi ruam yang muncul karena efek kepanasan, gigitan serangga, alergi terhadap zat tumbuhan tertentu, dan ruam saraf. Tak cuma meredakan rasa gatal, bengkak, dan radangnya, kompres dingin juga bisa mencegah ruam berkembang menjadi luka lepuh.

Anda tinggal memasukkan bongkahan es ke dalam plastik bersegel, lalu tempatkan itu di atas area terinfeksi selama beberapa menit. Lakukan beberapa kali dalam sehari hingga beberapa hari ke depan. Alternatif lain adalah dengan merendam kain bersih ke dalam air es, memerasnya, lalu menggunakannya sebagai kompres dingin. Letakkan itu di atas kulit yang terkena ruam selama 10 menit. Catatan khusus soal solusi ini adalah, hindari meletakkan es langsung di atas kulit.

6. Cuka apel

Cuka apel mentah (raw) dan organik merupakan bahan obat ruam kulit alami lainnya yang juga patut dicoba. Selain dapat meredakan gatal, kandungan asam asetatnya dapat melawan infeksi kulit.

Celupkan cotton ball ke dalam cuka apel, lalu tempatkan ke area terinfeksi. Diamkan selama beberapa menit, kemudian angkat cotton ball-nya. Lakukan beberapa kali sehari selama beberapa hari ke depan, atau hingga ruam bersih.

Jika cuka apel menyebabkan iritasi, maka Anda bisa mengencerkannya dengan air sebelum mengoleskannya. Dan bila iritasinya tidak hilang juga, maka cobalah bahan alami lainnya sebab mungkin cuka apel tidak cocok untuk kulit Anda.

7. Chamomile

Chamomile dapat digunakan sebagai obat ruam kulit karena efeknya yang menenangkan kulit. Selain itu, chamomile juga bisa meredakan gatal, mengurangi radang, mempercepat proses penyembuhan karena bersifat anti-iritasi dan anti-radang. Di samping itu, bahan alami ini juga mengandung agen antibakteri, antijamur, serta antivirus.

Cara memakainya adalah dengan merendam kain bersih ke dalam seduhan teh chamomile, lalu letakkan itu sebagai kompres di kulit yang kena ruam. Diamkan selama 10-15 menit, dan lakukan prosedur ini sedikitnya 2-3 kali sehari selama beberapa hari.

Anda juga bisa mengencerkan beberapa tetes minyak esensial chamomile ke dalam 2 sdt minyak kelapa atau lainnya. Lalu oleskan itu beberapa kali sehari hingga ruamnya sembuh.

8. Neem

Neem tak cuma bersifat antiradang, namun juga analgesik (pereda rasa sakit), anti-iritasi, antijamur, antivirus, dan antibakteri. Kehebatan ini membuat neem sangat efektif mengatasi berbagai penyakit kulit ringan seperti eksim, kudis, ruam, jerawat, psoriasis, dan infeksi lainnya. Selain itu, neem juga mengandung beragam antioksidan yang bisa menangkal penuaan serta merangsang regenerasi sel kulit.

Cara memakai neem sebagai obat ruam kulit alami adalah: Didihkan segenggam daun neem dalam air selama 15-20 menit. Saring, dan biarkan airnya dingin dengan sendirinya. Rendam cotton ball ke air tersebut, lalu tempatkan di kulit terinfeksi selama sedikitnya 10 menit. Lakukan beberapa kali sehari selama beberapa hari ke depan.

Anda juga bisa menggunakan produk yang mengandung neem, apakah itu sabun, krim, atau losion. Dan saat mengaplikasikan minyak neem, encerkan itu lebih dulu dalam minyak lain atau dengan air, karena sifatnya terlalu keras jika dipakai sendirian.

9. Calendula

Calendula merupakan tanaman hias yang tak hanya cantik saja, namun juga memiliki beragam manfaat. Tanaman ini bisa meredakan iritasi kulit, ruam, bisul, eksim, kulit kering, luka, dan lebam. Semua itu berkat kandungan antiradang, astringent, antijamur, antivirus, dan antibakterialnya.

Anda bisa membeli minyak calendula di toko online, dan oleskan itu ke area terinfeksi. Diamkan selama beberapa jam, dan lakukan sedikitnya 2 kali sehari hingga ruam kulit sembuh sepenuhnya. Alternatif lain adalah dengan membubuhkan beberapa tetes minyak calendula ke dalam air mandi, lalu berendamlah selama 15 menit, atau gunakan teh calendula sebagai kompres. Cara lain adalah dengan membeli krim, losion, atau salep yang mengandung bahan ini. Oleskan beberapa kali dalam sehari hingga ruamnya sembuh.

10. Ketumbar

Bumbu masak satu ini dapat menyembuhkan ruam sekaligus kulit gatal karena mengandung agen anti-iritasi, penenang, anti-radang, dan antiseptik. Aromanya yang menenangkan juga bisa membuat rileks. Ada beberapa cara kalau ingin memakai ketumbar sebagai obat ruam kulit alami, yaitu:

  • Daunnya – tumbuk beberapa daun ketumbar (tak perlu menambahkan air), lalu oleskan ke area terinfeksi, diamkan selama sedikitnya 30 menit, lalu bilas. Lakukan 1-2 kali sehari selama beberapa hari.
  • Bijinya – didihkan 1 sdt biji ketumbar bersama 1 cangkir air. Minum teh ini sekali sehari selama beberapa hari hingga ruam sembuh sepenuhnya. Anda juga bisa mengonsumsi ketumbar dalam bentuk jus selama beberapa hari.

11. Basil dan bawang

Daun basil dan bawang, keduanya boleh dibilang ada di kebanyakan dapur rumahan. Keduanya juga mengandung agen antiradang dan antimikroba. Cara memakainya pun mudah, Anda tinggal menggiling beberapa lembar daun basil, lalu campur itu dengan 2 siung bawang yang sudah dihancurkan, tambahkan 1 sdm minyak zaitun, dan sedikit lada serta garam.

Sekarang, aplikasikan ramuan ke area yang kena ruam. Alternatif lain yang lebih praktis adalah dengan menumbuk halus daun basilnya lalu menggosokkannya ke kulit terinfeksi.

12. Tea tree oil

Minyak tea tree kaya akan komponen antiseptik sehingga bisa membantu membersihkan kulit dengan cepat. Gunakan minyak ini 2 kali sehari untuk membantu menyembuhkan ruam kulit dengan cepat.

13. Tepung jagung

Pasta yang terbuat dari tepung jagung dan air juga bisa lho dimanfaatkan sebagai obat ruam kulit alami. Setelah mengoleskannya, bilas setelah pastanya mengeras di atas kulit. Tepung jagung bisa mengeringkan kulit sehingga ruam berkurang.

14. Kantong teh

Kantong teh hijau atau hitam juga bisa merawat ruam kulit. Anda tinggal menyeduhnya dalam air panas, lalu dinginkan tehnya. Gunakan itu untuk merendam atau mengompres area kulit yang kena ruam selama 10 menit, kemudian bilas.

Seperti kita ketahui, teh dimuati dengan tannin, astringent alami yang membantu membersihkan pori-pori kulit. Anda juga dapat memakai kantong teh untuk mengompres kulit yang terkena ruam.

15. Baking soda

Baking soda bisa mengeringkan ruam dengan cepat. Selain itu, bahan multifungsi ini juga mampu mengurangi gatal dan radang yang sering ditimbulkan oleh ruam. Cara memakai baking soda sebagai obat ruam kulit adalah sebagai berikut:

  • Tambahkan 1 bagian baking soda ke dalam 3 bagian air. Aplikasikan campuran ke area kulit yang terkena ruam, diamkan selama beberapa menit sebelum membilasnya. Lakukan sekali setiap hari selama beberapa hari ke depan.
  • Anda juga bisa membuat pasta dari kombinasi baking soda dan minyak kelapa. Oleskan pasta tersebut ke kulit terinfeksi, diamkan sekitar 5 menit, kemudian bilas. Ulangi cara ini 1-2 kali sehari hingga Anda melihat hasilnya.

Mengenai baking soda ini, jangan biarkan tetap di kulit terlalu lama karena bisa menyebabkan iritiasi lebih lanjut.

16. Timun

Timun banyak dipakai sebagai masker kulit, namun sayuran ini juga efektif untuk mengatasi ruam kulit. Anda bisa menempelkan potongan timun ke area terkena ruam, atau menggunakan jus timun (tanpa air) sebagai masker. Diamkan minimal 30-60 menit, lalu bilas. Jika timun didinginkan dulu dalam lemari es, maka efek sejuknya bisa lebih maksimal.

17. Lavender

Lavender memiliki sifat antiseptik dan antiradang. Anda tinggal menyeduh tehnya lalu memakai itu untuk mengompres kulit yang terinfeksi ruam.

18. Putih telur

Campurkan tepung jagung dan 3 butir putih telur sehingga membentuk pasta. Oleskan ke area yang terkena ruam, diamkan selama 30 menit, lalu bilas dengan air dingin.

19. Cuka dan bawang

Campurkan ½ cangkir cuka dengan beberapa siung bawang segar yang sudah dilumat. Aplikasikan campuran ke ruam kulit, diamkan selama 10 menit. Begitu kering, bilas dengan air hangat.

20. Kayu manis

Campurkan 1 sdt bubuk kayu manis dengan 1 sdt perasan lemon. Oleskan ke kulit yang terkena ruam, diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

21. Tomat

Buatlah bubur dari 2 buah tomat dan sedikit air lemon. Lalu tambahkan sedikit bubuk cabai ke dalamnya, dan aplikasikan bubur ke ruam kulit. Setelah 20 menit atau kering, bilas dengan air hangat.

22. Jeruk nipis

Rendam cotton ball ke dalam air lemon atau jeruk nipis, lalu oleskan ke kulit yang terkena ruam. Diamkan selama 8-10 menit, lalu bilas dengan air hangat.

23. Jus pepaya atau mangga

Aplikasikan jus pepaya segar ke kulit terinfeksi, diamkan selama 10 menit. Anda juga bisa mengganti pepaya dengan jus mangga segar.

Selain dengan menggunakan beberapa bahan alami tadi, Anda juga perlu sering mengangin-anginkan kulit yang terkena ruam. Namun jangan sampai itu terkena sinar matahari langsung, dan bersihkan kulit yang terkena ruam dengan air hangat atau suam-suam tanpa menggunakan sabun.

Di samping itu, walau sensasi gatalnya sangat menggoda untuk digaruk, namun jangan lakukan agar kondisinya tak bertambah buruk. Dan seperti yang disampaikan sebelumnya, jika sakit berlanjut, hubungi dokter.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer