Hyalone obat apa?

Hyalone adalah obat yang digunakan untuk menggantikan cairan sinovial pada persendian yang mengalami penyakit sendi baik yang degeneratif seperti osteoarthritis atau yang mekanis. Obat ini berbentuk cairan injeksi yang mengandung natrium asam hialuronat yang dapat menggantikan cairan sinovial untuk sementara waktu.

Hyalone digunakan dengan cara disuntikkan pada bagian sendi yang bermasalah. Umumnya pada sendi-sendi besar seperti lutut atau sendi panggul. Ketahui lebih lanjut tentang kegunaan, dosis lazim, kontraindikasi, efek samping obat ini serta keamanannya untuk ibu hamil dan menyusui pada ulasan berikut.

Ikhtisar Obat Hyalone

Jenis obatPengganti cairan sinovial
KandunganHyaluronic acid Na
KegunaanMenggantikan cairan sinovial sendi pada penderita osteoarthritis
KategoriObat Resep
KonsumenDewasa
KehamilanSebaiknya dihindari
SediaanHyalone prefilled syringe 4 ml

hyalone obat osteoarthritis

Mekanisme Kerja

Bahan aktif Hyalone berupa hyaluronic acid natrium merupakan substansi yang mirip dengan cairan sinovial yang ada pada persendian. Senyawa ini akan bertindak sebagai pelumas dan pelindung sendiri dari tekanan atau benturan. Hyaluroni acid juga dapat membantu persendian bergerak lebih halus dan mengurangi rasa sakit yang timbul.

Indikasi atau Kegunaan Hyalone

Hyalone injeksi digunakan sebagai bantalan dan pelumas sendi pada penderita osteoarthritis (OA) atau penyakit sendi degeneratif lainnya. Umumnya diresepkan jika rasa sakit yang timbul sudah tidak lagi efektif menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen atau obat lainnya.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Tidak boleh diberikan jika terdapat infeksi kulit pada bagian sendi yang akan diberikan injeksi.

Dosis Hyalone dan Cara Penggunaan

Hyalone tersedia dalam bentuk sediaan prefilled syringe (alat suntik) 4 ml dan kekuatan dosis 15% Hyaluronic acid Na disetiap sedian penyuntik.

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Penggunaan Hyalone juga hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis tersetifikat dan berpengalaman.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

  • Dosis dewasa: 1 prefilled syringe untuk sekali pakai. Penggunaan sekali pakai ini dianggap cukup efektif melindungi persendian hingga 18 bulan.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini hanya jika diresepkan dokter dan penggunaannya harus dengan bantuan tenaga medis profesional.
  • Untuk penyuntikan pada sendi paha umumnya menggunakan ultrasound agar injeksinya tepat. Oleh karena itu penggunaan obat ini harus dengan bantuan tenaga medis ahli dibidangnya.
penyuntikan hyalone pada sendi lutut

Penyuntikan Hyalone pada sendi lutut

Efek Samping Hyalone

Penggunaan Hyalone umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, beberapa efek samping mungkin muncul dan perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Nyeri lokal pada area yang diinjeksi.
  • Pembengkakan.
  • Kemerahan dan terasa panas pada area injeksi.

Jika beberapa efek samping ini dirasa sudah diluar toleransi, segera konsultasikan dengan dokter Anda.

Efek Overdosis Hyalone

Belum ada data yang menunjukkan efek overdosis dari Hyalone jika digunakan dengan sesuai dosis yang dianjurkan dan dilakukan oleh tenaga medis profesional. Namun penggunaan tanpa pengawasan dokter dapat berakibat fatal seperti kesalahan penyuntikan di area yang tidak tepat yang dapat menyebabkan pembengkakan di area injeksi.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter Anda jika pernah mengalami alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Selalu update kondisi Anda pada dokter untuk mengetahui apakah obat bekerja dengan baik.
  • Hindari pergerakan berlebihan hingga 2 hari setelah penyuntikan obat ini. Sebaiknya hindari jogging, bermain bola atau berdiri dalam jangka waktu lama.
  • Nyeri dan pembengkakan sementara mungkin akan muncul setelah pemberian obat. Kondisi ini akan membaik dengan sendirinya, namun jika terus berlangsung dan semakin parah segera hubungi dokter.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Hyalone untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Kandungan Hyalone berupa hyaluronic acid dianggap masih cukup aman untuk ibu hamil. Namun penggunaannya sebaiknya hanya jika sangat dibutuhkan saja dan sudah dipertimbangkan kegunaannya lebih besar dari efek samping yang mungkin ditimbulkan serta harus dengan pengawasan dokter.
  • Hyalone tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui karena bahan aktifnya diketahui dapat terekstraksi ke dalam ASI ibu menyusui dan berpotensi membahayakan bayi yang menyusu. Atau penggunaannya hanya jika sangat dibutuhkan saja dan harus dalam pengawasan dokter.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Hyalone, diantaranya:

  • Penggunaan desinfektan jenis kation amonium kurterner seperti benzalkonium chloride berisiko menghambat kerja bahan aktif obat ini.
  • Penggunaan bersamaan dengan obat injeksi intraartikular sebaiknya dihindari karena dapat meningkatkan risiko efek samping atau menurunkan khasiatnya.