Imboost obat apa?

Imboost adalah suplemen dari jenis imunomodulator yang digunakan untuk menstimulasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Suplemen ini umumnya digunakan sebagai tambahan terapi untuk mempercepat penyembuhan dan pemulihan dari kondisi sakit kronis maupun akut serta sebagai pencegahan terhadap kekambuhan penyakit tersebut.

Imboost utamanya digunakan untuk pemulihan penyakit yang berkaitan dengan sistem pernafasan dan urogenital seperti flu, candidiasis dan vaginitis. Tersedia dalam bentuk tablet, syrup dan tablet effervescent obat ini dapat dibeli secara bebas di apotik tanpa resep dokter. Kandungan utamanya yang berupa zinc picolinate dan echinacea telah diketahui secara klinis dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Ikhtisar Obat Imboost

Jenis obatSuplemen imunomodulator
KandunganEchinacea, Zinc picolinate
KegunaanMembantu meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu penyembuhan infeksi akut atau kronis terutama pada saluran pernafasan atas
KategoriObat Bebas
KonsumenDewasa dan Anak-anak
KehamilanCukup aman
SediaanTablet 250 mg+10 mg, Syrup 250 mg + 5 mg/5 ml, Tablet efferfecent
imboost

kemasan imboost tablet dan kids

Mekanisme Kerja

Mekanisme kerja suplemen Imboost dapat diketahui berdasarkan bahan aktifnya, yaitu zinc picolinate dan echinacea:

  • Zinc picolinate. Merupakan zinc dalam bentuk asam yang paling mudah diserap tubuh manusia dibanding bentuk zinc yang lainnya. Bekerja layaknya zinc yang memegang peranan penting dalam banyak enzim, berperan dalam sintesis protein dan pembelahan sel, zinc picolinate dianggap mampu meningkatkan kerja sistem imun atau imunomodulator serta bersifat anti infeksi.
  • Echinacea. Tumbuhan herbal yang banyak hidup di utara Pegunungan Roxy Amerika Serikat  ini sudah luas diketahui sebagai obat alami untuk mengatasi flu, common cold dan infeksi saluran pernapasan atas lainnya. Tanaman herbal ini diketahui memiliki bahan kimia aktif yang dapat menurunkan peradangan pada tubuh yang berperan mengendalikan gejala flu. Penelitian di laboratorium juga menunjukkan adanya kemampuan echinacea dalam menstimulasi sistem kekebalan tubuh. Herbal ini juga diketahui memiliki bahan kimia yang dapat menyerang beberapa jenis jamur dan ragi secara langsung.

Ingat, imboost berbeda dengan imboost force. Perbedaannya terletak pada kandungannya, ada tambahan Black elderberry pada imboost force.

Indikasi atau Kegunaan Imboost

Berdasarkan kandungan bahan aktifnya, Imboost digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh terutama yang sedang mengalami infeksi pada saluran pernapasan atas serta pada bagian urogenital. Juga digunakan untuk pencegahan dan kekambuhan penyakit infeksi pada saluran pernapasan dan urogenital.

Kontraindikasi

Meskipun terdiri dari bahan alami dan mineral yang terdapat di tubuh membuat imboost cukup aman untuk dikonsumsi, namun beberapa kondisi berikut tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini:

  • Memiliki riwayat hipersensitif/alergi terhadap kandungan suplemen Imboost.
  • Sedang mengalami penyakit autoimun seperti sklerosis multiple, penyakit kolagen, leukositosis, tuberkulosis dan AIDS.

Dosis Imboost dan Cara Penggunaan

Imboost tersedia dalam bentuk sediaan dan kekuatan dosis sebagai berikut:

  • Setiap tabletnya mengandung 250 mg ekstrak herbal echinacea dan 10 mg zinc picolinate.
  • Dalam bentuk syrup, setiap tiap sendok takar 5 ml mengandung 250 mg ekstrak herbal echinacea dan 5 mg zinc picolinate.
  • Dalam bentuk tablet effervescent, setiap tabletnya mengandung 1000 mg ekstrak echinacea dan 10 mg zinc picolinate.
imboost

kemasan imboost tablet

Ada lagi jenis imboost dengan kandungan lebih mumpuni, yaitu imboost force.

Dosis Imboost untuk meningkatkan kekebalan tubuh

  • Dosis dewasa: 1 tablet 1-2 kali sehari. Untuk bentuk syrup 1 sendok takar (5 ml) 2-3 kali sehari.
  • Dosis anak-anak:
    • > 6 tahun: 1 sendok takar, 2-3 kali sehari.
    • 2-6 tahun: 1 sendok takar, 1-2 kali sehari.
    • < 2 tahun: setengah sendok takar, 1-2 kali sehari.

Aturan pakai dan cara minum imboost:

  • Gunakanlah obat ini setelah makan dan dianjurkan untuk banyak minum air putih.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 6-8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Imboost  pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Imboost

Imboost yang merupakan mineral dan herbal yang umumnya ditoleransi dengan baik pada tubuh. Namun demikian, ada efek samping yang mungkin timbul dan perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Nyeri perut.
  • Dispepsia.
  • Mual dan muntah.
  • Iritasi lambung.
  • Penggunaan dalam jangka waktu lama dapat mengakibatkan defisiensi tembaga.

Jika efek samping ini terjadi dan terasa semakin parah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.

Efek Overdosis Imboost

Penggunaan dalam dosis besar dan dalam periode waktu yang lama dapat menyebabkan efek overdosis. Jika muncul gejala mual, muntah, kram perut dan diare yang parah segera hubungi dokter atau instalasi medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan segera.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker jika Anda memiliki riwayat hipersensitif atau alergi terhadap kandungan obat ini. Jika sudah terlanjur menggunakan obat ini dan timbul reaksi alergi seperti pembengkakan pada area wajah, ruam pada kulit dan kesulitan bernafas, segera hentikan penggunaan suplemen ini.
  • Obat ini tidak dianjurkan untuk digunakan lebih dari 8 minggu.
  • Alkohol dapat menurunkan penyerapan zinc, oleh karena itu hindari konsumsi alkohol.
  • Hati-hati menggunakan suplemen ini pada penderita AIDS, beberapa penelitian menyebutkan bahwa zinc mempersingkat kemampuan bertahan hidup penderita AIDS.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Imboost untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Imboost dengan kandungan echinacea dan zinc picolinate jika dirunut dari masing-masing bahan aktifnya, echinacea diketahui aman untuk ibu hamil berdasarkan penelitian Archives of Internal Medicine meskipun dinilai masih belum banyak data pembanding yang mendukung. Sedangkan untuk zinc diketahui aman untuk ibu hamil asalkan tidak melebihi dosis maksimal harian yaitu 40 mg. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda untuk keamanan konsumsi suplemen ini.
  • Imboost juga dinilai aman untuk ibu menyusui asalkan dosisnya tidak melebihi batas minimal harian.

Interaksi Obat

Interaksi obat dapat mengubah cara kerja dan meningkatkan risiko efek samping yang mungkin ditumbulkan dari obat tertentu. Karena itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang dikonsumsi dan kemungkinan interaksinya. Beberapa jenis obat diketahui dapat berinteraksi dengan Imboost, diantaranya yaitu:

  • Penggunaan imboost bersamaan dengan obat jenis imunosupresan seperti cyclosporine, azathioprine dan kortikosteroid dapat memberikan efek yang kontradiktif.
  • Kafein diketahui dapat terganggu penyerapannya di tubuh akibat efek echinacea.
  • Zinc yang terkandung dalam imboost diketahui dapat berinteraksi dengan antibiotik kuinolon dan menurunkan efektifitasnya.
  • Zinc diketahui dapat mengikat antibiotik tetrasiklik di lambung sehingga menurunkan absorbsinya di usus.
  • Penisilamin dapat berkurang efektifitasnya jika digunakan dengan zinc.