Inerson adalah obat berbentuk cream yang mengandung desoximetasone, digunakan untuk mengobati kulit gatal, merah, meradang akibat eksim, alergi, psoriasis, dan sebagainya. Meskipun Inerson merupakan obat oles untuk penggunaan luar pada kulit, namun harus digunakan sesuai dengan aturan pakai, kontraindikasi, dan memperhatikan efek sampingnya.

Mengenal Obat Inerson

Di apotek Inerson tersedia dalam bentuk krim (cream) topikal atau penggunaan oles pada bagian kulit yang sakit. Obat ini dikemas dalam tube dengan kapasitas 15 gram. Dalam setiap 1 garm Inerson mengandung Desoximetasone 2,5 mg.

inerson

Desoksimetason adalah steroid adrenocortical topikal yang digunakan secara lokal pada bagian luar tubuh. Cara kerja yang pasti pada obat ini belum diketahui dengan jelas, tetapi diperkirakan bekerja dengan cara mengurangi peradangan kulit (kemerahan, bengkak, gatal, dan iritasi) dengan menghentikan produksi bahan kimia tertentu dalam tubuh.

Indikasi atau Kegunaan

Inerson obat apa? dengan memperhatikan mekanisme kerja di atas, maka inerson digunakan untuk mengurangi manifestasi peradangan atau inflamasi dan pruritus atau rasa gatal pada penyakit dermatitis yang berespon terhadap kortikosteroid, seperti:

  • Dermatitis kontak iritan
  • Dermatitis kontak alergi
  • Dermatitis atopik
  • Gigitan serangga
  • Psoriasis
  • dan sebagainya..

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Inerson dikontraindikasikan pada kondisi di bawah ini:

  • Orang yang peka atau lergi terhadap desoximetasone atau golongan steroid lainnya.
  • Reaksi kulit akibat vaksinasi
  • Penyakit TBC kulit.
  • Penyakit kulit karena virus, misalnya cacar air, herpes, dan sebagainya.

Dosis Inerson dan Cara Pemakaian

Agar memberikan efek yang optimal, maka ikutilah dosis dan cara pemakaian salep inerson berikut ini:

  • Cuci tangan terlebih dahulu, lalu keringkan dengan handuk bersih.
  • Oleskan krim sebanyak satu atau dua kali sehari sesuai dengan anjuran dokter dengan mempertimbangkan kondisi pasien.
  • Krim harus diberikan setipis mungkin pada area yang sakit.
  • Usahakan digosokkan perlahan pada kulit.
  • Setelah kondisi membaik, frekuensi pemakaian dapat dikurangi, misalnya dari dua kali sehari menjadi satu kali sehari.

Peringatan!

  • Tidak dianjurkan untuk pemakaian pada area yang luas (>10% permukaan tubuh)
  • Tidak dianjurkan untuk terapi jangka panjang >4 minggu).

Keduanya memiliki risiko efek samping yang lebih besar bahkan efek kortikosteroid sistemik yang merugikan kesehatan tubuh.

Efek Samping Inerson

Jika digunakan terlalu ketat dan jangka panjang, maka potensi efek samping akan lebih besar.

Adapun efek samping yang bersifat lokal antara lain:

  • Folikulitis (bintil-bintil seperti jerawat)
  • Hipertrikosis (pertumbuhan bulu berlebihan)
  • Hiper- atau-hipopigmentasi (Perubahan warna kunlit)
  • Teleangiektasi (pelebaran pembuluh darah)
  • stria distensi
  • atrofi kulit dan maserasi kulit
  • rasa terbakar, gatal, iritasi, kulit lebih kering

Efek sistemik seperti darah tinggi, moon face, dan sebagainya dapat timbul bila krim Inerson digunakan pada area yang luas dan/atau terapi yang lama.

Carilah bantuan medis segera jika salah satu efek samping berat terjadi:

Reaksi alergi parah (ruam; gatal-gatal, kesulitan bernafas, sesak di dada, pembengkakan mulut, wajah, bibir, atau lidah); padahal gatal, rasa terbakar, kemerahan, atau bengkak tidak ada sebelum menggunakan krim desoksimetason.

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan Inerson, perhatikan beberapa aspek keamanan obat berikut ini:

  • Tidak boleh digunakan pada mata.
  • Obat ini dapat mengandung parafin, yang bisa mengakibatkan kebocoran pada kondom.
  • Selama hamil dan menyusui, pemakaian pada area yang luas tidak diperbolehkan. Harus berkonsultasi dengan dokter mengenai hal ini.
  • Kortikosteroid dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan anak dan remaja dalam beberapa kasus. Oleh sebab itu, diperlukan pemeriksaan pertumbuhan saat mereka menggunakan krim desoksimetason.
  • Cream desoximetasone harus digunakan dengan hati-hati pada anak-anak; keamanan dan efektivitas pada anak-anak belum dikonfirmasi.
  • Krim ini hanya boleh digunakan sebagai terapi simtomatik pada infeksi kulit bakteri dan/atau jamur apabila dikombinasikan dengan antibiotik atau antijamur. Bila respon peradangan sudah teratasi, maka krim Inerson ini harus dihentikan sampai infeksi telah terkontrol secara adekuat.