Isoprinosine obat apa?

Isoprinosine adalah obat dari jenis antivirus yang digunakan untuk mempercepat penyembuhan berbagai jenis penyakit infeksi virus seperti campak, gondongan, influenza A, hepatitis, demam berdarah dan sebagainya. Obat ini juga disinyalir dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat membantu tubuh menghalau virus dengan lebih cepat.

Isoprinosine disebut juga sebagai methisoprinol atau inosine pranobex. Obat ini merupakan kombinasi dari inosin, acetaminobenzoic acid, dimethylisopropanol. Bentuknya berupa serbuk putih yang larut dalam larutan garam fisiologis.

Ikhtisar Obat Isoprinosine

Jenis obatAntivirus
KandunganMethisoprinol
KegunaanMengobati infeksi virus: campak, influenza A, parotitis (mumps), varisela, hepatitis A dan demam berdarah.
KategoriObat Resep
KonsumenDewasa dan Anak-anak
KehamilanSebaiknya dihindari
SediaanSyrup 250 mg/ml, tablet 500 mg
isoprinosine

kemasan isoprinosine tablet dan syrup

Mekanisme Kerja

Isoprinosine bekerja secara langsung menyerang virus, tidak seperti vaksin yang diberikan sebelum onset penyakit dimulai. Obat ini juga bekerja dengan meningkatkan respon kekebalan tubuh alami, limfosit, ketika diberikan setelah penyakit akibat virus timbul.

Senyawa ini juga bekerja mempengaruhi ribosom dan polyribosomes pada tingkatan sel, mencegah pembentukan protein dan asam nukleat yang diperintahkan oleh virus. Hal ini menyebabkan terganggunya proses replikasi virus dan mencegah penyebarannya.

Indikasi atau Kegunaan Isoprinosine

Isoprinosine digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit yang disebabkan virus seperti:

  • Campak.
  • Influenza A.
  • Parotitis (mumps) atau gondongan.
  • Varisela.
  • Hepatitis A dan B akut.
  • Demam berdarah.
  • Cacar air.
  • Herpes zoster.
  • Herpes simplex labialis.
  • Herpes simplex genitalis.
  • Kutil kelamin.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakannya:

  • Diketahui memiliki riwayat hipersensitif/alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Sedang hamil, menyusui atau merencanakan kehamilan.

Dosis Isoprinosine dan Cara Penggunaan

Isoprinosine tersedia dalam bentuk sediaan dan kekuatan dosis sebagai berikut:

  • Tablet: 500 mg.
  • Syrup: 250 mg/5 ml.
isoprinosine 500 mg tablet

kemasan isoprinosine 500 mg tablet

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter Anda berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Isoprinosine untuk infeksi umum

  • Dewasa dan anak-anak >5 tahun: 50 mg/kgBB/hari dapat ditingkatkan hingga 60 mg/kgBB/hari diberikan dengan pembagian 4-6  dosis perhari.
  • Anak-anak < 5 tahun:
    • <1 tahun: 1/2 sdt 4-6 kali sehari.
    • 1-3 tahun: 1/2 – 1 sdt 4-6 kali sehari.
    • 3-5 tahun: 1 sdt 4-6 kali sehari.

Dosis Isoprinosine untuk infeksi kronik

  • Asimtomatik: 30 hari diberi obat kemudian 60 hari selanjutnya dihentikan.
  • Gejala ringan: 60 hari diberi obat kemudian 60 hari dihentikan.
  • Gejala berat: 90 hari diberi obat kemudian 30 hari berhenti.

Dosis untuk herpes simplex

  • Dewasa: 1 gr 4 kali sehari selama 7-14 hari.

Dosis terapi kutil kelamin

  • Dewasa: 1 gr 3 kali sehari selam 14 – 28 hari.

Aturan pakai isoprinosine:

  • Gunakanlah obat ini setelah atau sebelum makan dan dianjurkan untuk banyak minum air putih setelahnya.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Gunakanlah antara satu dosis dengan dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang sama setiap hari.
  • Apabila ada dosis yang terlewat akibat lupa, maka begitu ingat dianjurkan untuk segera meminumnya apabila dosis berikutnya masih lama sekitar 5 jam atau lebih. Tidak boleh menggandakan dosis Isoprinosine pada jadwal minum berikutnya sebagai ganti untuk dosis yang terlewat.

Efek Samping Isoprinosine

Seperti halnya obat-obatan lainnya isoprinosine juga memiliki beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut:

  • Mual dan muntah sementara.
  • Ketidaknyamanan epigastrik atau ulu hati.
  • Peningkatan asam urat pada darah dan urin.

Efek Overdosis Isoprinosine

Tidak banyak data mengenai overdosis obat ini, namun jika muncul kondisi yang membahayakan akibat penggunaan berlebih segera hubungi kegawatdaruratan medis untuk mendapatkan pertolongan segera.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter Anda jika pernah mengalami alergi terhadap kandungan obat ini.
  • Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gagal ginjal, gout dan hiperurisemia. Lakukan pengecekan asam urat lebih sering saat menggunakan obat ini.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Isoprinosine untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Isoprinose sebaiknya dihindari penggunaannya pada ibu hamil, dikarenakan belum banyak data yang menerangkan keamanannya. Jika sangat dibutuhkan pastikan manfaatnya lebih besar dari pada efek samping yang mungkin ditimbulkan.
  • Isoprinose sebaiknya dihindari oleh ibu menyusui, karena keamanannya masih diragukan.

Interaksi Obat

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Isoprinosine, diantaranya:

  • Penggunaan bersamaan dengan obat untuk mengatasi gout seperti allupurinol, indomethacin, colchichin dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
  • Penggunaan bersamaan dengan beberapa obat untuk mengobati tekanan darah tinggi dan diuretik seperti hydroclorothiazide, indapamide, furosemid, toresemid.
  • Isoprinosine dapat meningkatkan kadar zidovudine dalam darah jika digunakan bersamaan.
  • Sebaiknya mengghindari penggunaan obat jenis imunosupresan bersamaan dengan obat ini.