Bahaya Minum Air Es yang Perlu Diwaspadai

Saat cuaca sedang panas, memang enak kalau bisa minum air es yang dingin dan menyegarkan. Pertanyaannya sekarang, benarkah air es itu baik bagi kesehatan? Beberapa orang beranggapan bahwa air es berdampak buruk karena bisa membuat tubuh lebih besar (mengembung) akibat menahan air. Untuk menjawab benar-tidaknya opini di atas, mari kita simak bersama bahaya minum air es berikut ini.

Bahaya Minum Air Es (air dingin) Bagi Kesehatan

Sayangnya, memang benar bahwa air es kurang baik bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan air es itu dapat:

  1. Membuat tubuh sulit mencerna makanan
  2. Memengaruhi kadar energi dalam tubuh
  3. Menyebabkan sakit tenggorokan
  4. Memperlambat detak jantung
  5. Memicu penimbunan lemak

bahaya minum air es

Penjelasan detail untuk masing-masing poin bisa kita simak di bawah ini:

  1. Membuat tubuh sulit mencerna makanan

Ketika air es masuk dalam tubuh, maka pembuluh darah akan mengerut sehingga sistem pencernaan tidak berfungsi optimal. Bila hal ini sampai terjadi, maka nutrisi dari makanan tak bisa disalurkan dengan baik ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh bisa kurang gizi dan mengalami gangguan kesehatan yang serius dari waktu ke waktu.

  1. Memengaruhi kadar energi dalam tubuh

Tubuh perlu mempertahankan suhunya pada titik sekitar 37 derajat celsius, namun konsumsi air dingin dapat menurunkan temperatur tersebut. Alhasil, tubuh pun harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan suhunya agar kembali normal. Tentu saja proses ini membutuhkan energi lebih banyak lagi. Seiring waktu berjalan, proses ini dapat membuat Anda mudah merasa lelah bahkan sakit.

  1. Menyebabkan sakit tenggorokan

Bahaya minum air es selanjutnya yaitu dapat memicu penimbunan mukus atau lendir di saluran pernapasan. Bila lapisan kian menumpuk maka jalannya pernafasan akan sedikit ‘macet’ sehingga memicu infeksi yang berujung pada gangguan tenggorokan. Maka dari itu jangan sering-sering minum air es.

  1. Memperlambat detak jantung

Beberapa studi mengonfirmasi bahwa bahaya minum air es bisa merangsang saraf kranial ke-10 yaitu saraf vagus. Saraf ini memiliki banyak fungsi, salah satunya adalah mengontrol detak jantung. Turunnya suhu tubuh karena air es dapat merangsang kinerja saraf ini sehingga menyebabkan detak jantung menjadi lebih lambat.

  1. Memicu penimbunan lemak

Ternyata apa yang ditakutkan oleh kebanyakan orang mengenai bahaya minum air es terhadap membengkaknya ukuran tubuh itu ada benarnya. Pada dasarnya tubuh perlu berlapis-lapis lemak agar dapat menghangatkan air dingin yang masuk ke lambung. Dengan demikian, perut perlu stok lemak yang lebih banyak apalagi bila Anda cukup sering minum air es. Keadaan akan bertambah buruk bila Anda jarang olahraga sehingga membuat lemak di perut kian menumpuk.

Lantas, bagaimana cara terbaik saat minum air?

Kita sudah memahami betul bahwa rutin minum air es itu berbahaya, lalu bagaimana metode terbaik dalam minum air?

  1. Pertimbangkan untuk memilih air hangat atau panas saja

Air hangat atau panas dapat mendongkrak sirkulasi alami dalam sistem limfa sehingga mencegah penimbunan toksin. Khusus bagi Anda yang ingin cepat hamil atau menjelang datang bulan, minum air hangat sangat disarankan. Hindari air dingin yang bisa menghambat peredaran darah sehingga asupan darah pada organ reproduktif berkurang.

  1. Minum secukupnya

Berapa banyak air hangat yang dibutuhkan tentu berbeda pada masing-masing orang karena semua itu tergantung dari aktivitas fisik yang dilakukan. Semakin berat dan banyak aktivitas fisik yang dilakukan, tentunya kian banyak pula air yang dibutuhkan.

Anda mungkin juga membutuhkan lebih banyak air bila tinggal di daerah beriklim lembab/ dingin. Mereka yang hamil atau baru kehabisan banyak cairan setelah muntah, diare, atau demam juga memerlukan jumlah air lebih banyak daripada yang berada dalam kondisi sehat.

Secara garis besar, Anda memang disarankan minum tidak kurang dari 8 gelas air per hari. Namun kalau tubuh tetap dehidrasi, maka jangan segan menambah jumlah air yang dikonsumsi. Beberapa kondisi yang mungkin bisa dipakai sebagai pertanda bahwa Anda dehidrasi adalah air urin yang berwarna kuning, tubuh mudah merasa lelah, dan pikiran susah fokus.

  1. Hindari air yang dibumbui dengan ‘perasa’

Air putih biasa adalah pilihan yang paling sehat dan terbaik untuk tubuh. Mungkin selama ini Anda berpikir bahwa vitamin water memuat lebih banyak nutrisi penting, namun ingat di dalamnya juga terkandung kalori serta gula tambahan.

Sebenarnya bila makanan yang dikonsumsi sudah mengandung gizi yang cukup, Anda tak perlu lagi minum vitamin water. Tak hanya murah meriah, air putih biasa juga memiliki efek melangsingkan. Bila Anda ingin menambahkan rasa, maka lebih baik gunakan yang sehat dan alami seperti lemon.

  1. Pentingnya minum air saat pagi hari

Saat terlelap di malam hari, tubuh tetap bekerja untuk memperbaiki sel yang rusak, dan keesokan harinya segala toksin harus segera dikeluarkan. Inilah salah satu alasan mengapa Anda selalu pergi ke kamar mandi setelah bangun tidur.

Ketimbang menenggak air dingin biasa, lebih baik minumlah air hangat usai bangun tidur. Air yang diminum dalam kondisi hangat tak hanya menyehatkan tubuh, namun juga bisa membantu mengeluarkan toksin sekaligus merangsang pergerakan lambung.

  1. Minum sebelum makan

Minum air hangat sebelum makan tak sekedar baik untuk kesehatan, namun juga bisa membuat perut kenyang sehingga mencegah makan berlebih. Lebih dari itu, air hangat mampu menjaga lapisan lambung tetap basah sehingga sifat asam dari makanan takkan mengiritasi sistem pencernaan. Air hangat juga membuat lidah lebih peka sehingga makanan terasa lebih nikmat.

Baca juga: 25 Manfaat Air Hangat Bagi Tubuh dan Kesehatan

Jadi, karena kita sudah tahu soal bahaya minum air es, maka segera ganti konsumsi cairan Anda dengan air biasa, air hangat atau panas yang lebih sehat.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer