Mertigo adalah obat bermerek yang mengandung betahistine mesilate yang berguna untuk mengobati vertigo atau pusing berputar. Beberapa gejala yang timbul pada vertigo seperti sensasi tubuh yang berputar dan gangguan keseimbangan. Mertigo harus digunakan apabila dokter merekomendasikannya, tidak dijual bebas.

Berikut informasi mengenai indikasi atau kegunaan, kontraindikasi, dosis dan cara pemakaian, efek samping serta informasi penting lainnya tentang obat Mertigo.

Mengenal Obat Mertigo

Di apotek obat ini tersedia dalam bentuk tablet, dalam setiap Mertigo tablet mengandung Betahistine Mesilate 6 mg.

obat mertigo

gambar obat Mertigo 6 mg tablet

Betahistine Mesilate adalah senyawa histaminergik yang bekerja dengan cara merelaksasi otot polos yang terdapat pada sfingter prekapiler pembuluh darah untuk meningkatkan aliran darah. Oleh sebab itu betahistine dapat mengatasi vertigo dengan cara sebagai berikut:

  • Memperbaiki gangguan aliran darah pada daerah telinga dalam: berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah pada telinga bagian dalam hingga satu setengah kali normal dalam waktu 30 menit setelah pemberian.
  • Memperbaiki gangguan aliran darah pada skala media dengan hidrops endolimfatik : berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah pada skala media hingga setengah kali nilai normal.
  • Memperbaiki gangguan aliran darah intraserebral (dalam otak): berdasarkan penelitian yang telah dilakukan betahistine akan meningkatkan aliran darah dalam jaringan otak besar hingga sepuluh persen nilai normal dan meningkatkan aliran darah dalam jaringan otak kecil hingga lima belas persen nilai normal.

Indikasi atau Kegunaan

Mertigo obat apa? Kegunaan obat anti vertigo yang mengandung betahistine, seperti pada obat Mertigo ini diindikasikan untuk mengatasi pusing dan gangguan keseimbangan akibat kondisi di bawah ini:

  • Gangguan sirkulasi.
  • Vestibular neuritis.
  • Penyakit meniere dengan gajala pusing berputar, telinga berdenging, kurang pendengara, dan mual muntah.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, Mertigo tidak boleh diberikan pada penderita yang diketahui:

  • Mempunyai riwayat hipersensitif atau alergi terhadap Betahistine Mesilate atau komponen lain dalam obat.
  • Mempunyai penyakit feokromositoma (tumor kelenjar adrenal yang sangat jarang) . Karena betahistine adalah analog sintetis dari histamin, hal itu dapat menyebabkan pelepasan katekolamin dari tumor yang mengakibatkan hipertensi berat.

Dosis Mertigo dan Cara Penggunaan

Dosis yang tepat sesuai anjuran dokter karena perlu disesuaikan dengan keadaan penyakit, keparahan gejala yang ditimbulkan, dan usia penderita. Adapaun dosis lazim yang direkomendasikan yaitu:

  • Dosis dewasa : 3 x sehari 1-2 tablet. Selanjutnya dilakukan penyesuaian dosis berdasarkan respon penggunaan obat, umumnya 24-48 mg setiap hari (terbagi dalam tiga dosis)
  • Tidak direkomendasikan untuk anak dibawah 18 tahun.

Cara penggunaan:

  • Dianjurkan diminum saat makan atau segera setelah makan.
  • Harap ditelan utuh-utuh, jangan memecahkannya.
  • Usahakan diminum pada jam yang sama setiap harinya.
  • Dilarang mengubah dosis tanpa persetujuan dokter.

Efek Samping Mertigo

Obat Mertigo pada umumnya dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh sehingga jarang sekali menimbulkan efek samping. Namun demikian beberapa efek samping yang dapat terjadi dan pernah dilaporkan antara lain:

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama penggunaan obat Mertigo harap memerhatikan beberapa hal khusus berikut ini:

  • Waspadai penggunaan pada pasien vertigo yang sedang menderita tukak lambung atau saluran pencernaan atau mempunyai riwayat tukak saluran pencernaan.
  • Waspadai penggunaan pada pasien vertigo yang mempunyai riwayat asma bronkial.
  • Obat Mertigo sebaiknya digunakan secara hati – hati pada pasien vertigo yang sedang hamil karena batas keamanan pada penggunaan untuk ibu hamil masih dalam penelitian. Pengobatan hanya dilakukan apabila manfaatnya terbukti lebih besar daripada risiko yang akan ditimbulkan.
  • Jangan menyusui saat menggunakan Mertigo kecuali diinstruksikan oleh dokter, karena belum diketahui apakah betahistine ikut keluar bersama ASI.
  • Untuk menghindari interaksi obat, beritahu dokter atau apoteker jika Anda menggunakan salah satu dari obat-obatan berikut ini:
    • Anti-histamin – ini mungkin (secara teori) menurunkan efek Betahistine. Sebaliknya, Betahistine juga dapat menurunkan efek anti histamin.
    • Monoamine-oxidase inhibitor (MAOIs) – digunakan untuk mengobati depresi atau penyakit Parkinson. Ini dapat meningkatkan kadar Betahistine dalam darah.