Neurodex adalah salah satu merek suplemen vitamin B kompleks yang tersusun dari vitamin B1, B6, dan B12. Vitamin B kompleks sendiri dikenal sebagai vitamin neurotropik (nutrisi sel saraf) sehingga digunakan untuk melindungi dan menjaga kenormalan fungsi saraf. Oleh sebab itu, obat ini digunakan untuk meredakan kebas dan kesemutan, gangguan saraf tepi akibat kekurangan vitamin B, serta berbagai kegunaan lainnya.

Mengenal Obat Neurodex

Di apotek Anda akan menemukan berbagai macam merek obat yang mengandung vitamin B kompleks, sebut saja Neurobion, Neurosanbe, dan lain-lain. Neurodex adalah salah satunya, suplemen obat ini tersedia dalam bentuk tablet salut selaput dengan komposisi sebagai berikut:

  • Vitamin B1 mononitrate 100 mg
  • Vitamin B6 HCl 200 mg
  • Vitamin B12 200 mcg

neurodex

 

Berikut penjelasan dari masing-masing komponen obat:

  • Vitamin B1 atau tiamin adalah vitamin B yang memiliki peran utama sebagai koenzim pada proses dekarboksilasi asam alfa – keto dan berperan dalam proses metabolisme karbohidrat. Secara alami vitamin B1 banyak terdapat pada gandum, jamur, biji bunga matahari, kentang, jeruk, dan ati.
  • Vitamin B6 atau piridoksin adalah vitamin B yang memiliki peran utama membantu dalam proses metabolisme protein dan asam empedu. Merupakan vitamin yang banyak terdapat pada zat makanan daging – dagingan, kacang – kacangan, dan pisang.
  • Vitamin B12 atau kobalamin adalah vitamin B yang memiliki peran utama dalam sintesa asam nukleat yang berpengaruh pada pematangan sel dan pemeliharaan integritas jaringan saraf. Vitamin ini banyak terdapat pada sereal, dan produk kedelai.

Karena kerjanya tersebut vitamin B kompleks memiliki manfaat yang sangat besar dalam proses pembentukan sel – sel tubuh, proses pembentukan sel darah merah, dan sebagai nutrisi bagi sel saraf. Selain sebagai nutrisi bagi sel saraf, vitamin B juga membantu dalam produksi neuro transmiter, yaitu zat yang menjadi perantara antar sel – sel saraf.

Indikasi atau Kegunaan

Dengan memperhatikan kandungannya, maka obat Neurodex dapat digunakan untuk mengatasi beberapa keadaan berikut :

  • Gangguan pada sistem saraf tepi yang ditandai dengan kebas dan kesemuatan pada anggota gerak.
  • Penderita pegal – pegal otot.
  • Pengobatan berbagai kelainan akibat kekurangan vitamin B seperti penyakit beri-beri, gangguan saraf otak, sariawan, infeksi mata, hingga penurunan kesadaran.
  • Suplementasi pada pasien anemia atau kekurangan darah merah akibat defisisensi vitamin B, dengan keluhan lemas, pucat, pusing, dan lain-lain. Baca Penyakit Anemia : Pengertian, Penyebab, dan Gejala

Kontraindikasi

Meskipun ini suplemen vitamin, namun tidak semua orang boleh menggunakannya. Neurodex tidak boleh digunakan oleh penderita yang diketahui memiliki riwayat hipersensitif atau alergi terhadap vitamin B kompleks atau komponen vitamin B1, vitamin B6, atau vitamin B12 dan komponen lain dari obat. Tidak diperkenankan juga pada orang dengan gangguan pembekuan darah.

Dosis Neurodex dan Cara pemakaian

Obat ini memang dijual bebas tanpa perlu resep dokter, namun demikian harus tetap mengikuti aturan pakai yang tertera dalam paket. Obat Neurodex diminum dengan dosis satu tablet per hari atau menurut petunjuk dokter.

Neurodex dapat dikonsumsi kapan saja baik pada saat sakit, setelah penyembuhan penyakit, atau pada saat kondisi sehat. Bisa diminum sebelum atau sesudah makan.

Efek Samping Neurodex

Sebagai vitamin atau suplemen makanan, obat Neurodex pada umumnya relatif aman dan tidak menimbulkan efek samping. Sejumlah efek samping yang pernah dilaporkan terkait dengan penggunaannya yang berlebihan antara lain:

  • Reaksi alergi
  • Gatal kulit, bentol-bentol
  • Bengkak kulit
  • Sensasi rasa hangat
  • Berkeringat berlebih
  • Kebiruan
  • Rasa lelah
  • Mual, muntah
  • Kulit mati rasa
  • Urine berwarna oranye

Lebih lanjut, silahkan baca: Waspada Efek Samping Vitamin B Kompleks

Informasi Keamanan

Sebelum dan selama menggunakan obat Neurodex, perhatikan informasi keamanan berikut ini.

  • Neurodex tidak boleh digunakan untuk anak-anak, karena mengandung vitamin B dosis tinggi.
  • Hindari penggunaan pada pasien yang sedang menerima terapi levodopa.
  • Waspadai penggunaan vitamin B6 dosis tinggi dalam jangka waktu yang lama karena dapat menyebabkan terjadinya sindroma neuropati. Dalam hal ini memerlukan pengawasan dari dokter.
  • Jangan melebihi dosis yang dianjurkan tanpa berkonsultasi dengan dokter.