Nonflamin adalah golongan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID). Obat ini hanya dapat dibeli dengan resep dokter dan digunakan untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Contohnya seperti, peradangan setelah operasi, trauma atau pemeriksaan medis yang invasif, peradangan setelah pencabutan gigi, serta nyeri otot dan sendi yang berkaitan dengan peradangan.

Mengenal Obat Nonflamin

Nonflamin tersedia dalam bentuk kapsul dengan dosis 50 mg.

nonflamin

gambar kemasan box obat nonflamin

Nonflamin merupakan obat yang mengandung Tinoridine HCI yang tersedia dalam bentuk kapsul berwarna biru muda dan kuning gading. Tinoridine adalah golongan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) dan mempunyai daya anti-peradangan dan analgetik yang bekerja dengan cara melepaskan enzim hidrolisis untuk menstabilkan biomembran terutama pada lisosom yang berhubungan dengan sel atau jaringan yang rusak sewaktu terjadinya peradangan.

Pada dasarnya golongan obat non-steroid anti-inflamasi (NSAID) merupakan sekelompok obat yang memiliki tiga efek yaitu, anti inflamasi atau anti peradangan, anti nyeri, dan anti piretik. Obat jenis ini meski telah digunakan secara luas dan sangat bermanfaat, disisi lain juga memiliki sejumlah efek samping, terlebih jika digunakan terus menerus dalam jangka panjang. Oleh karena itu sebaiknya obat-obatan jenis ini harus dikonsumsi untuk penggunaan jangka pendek saja kecuali memang ada anjuran dan pemantauan ketat oleh dokter sebagai terapi jangka panjang.

Umumnya efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan obat golongan NSAID ini adalah gangguan lambung. Namun pada generasi NSAID terbaru efek sampingnya pada lambung lebih toleran, karena memiliki sifat selektifitas terhadap COX 2. Jadi cocok digunakan pada orang yang membutuhkan pengobatan dengan NSAID namun memiliki riwayat penyakit lambung. Ya meskipun tetap saja pada dasarnya tidak ada yang benar-benar 100% selektif. Jadi kemungkinan timbulnya efek samping pada saluran pencernaan masih ada.

Indikasi dan Kegunaan

Nonflamin obat apa? Berdasarkan golongan dan mekanisme kerjanya obat ini dapat digunakan untuk:

  • Peradangan setelah pembedahan.
  • Sarana pemeriksaan pada urologi.
  • Peradangan saluran pernapasan bagian atas akut (faringitis, laringitis, tonsilitis, dll.).
  • Lumbago (sakit pinggang).
  • Nyeri punggung.
  • Nyeri sendi (atralgia).
  • Nyeri setelah pencabutan gigi.
  • Nyeri pada penyakit rematik kronik.

Kontraindikasi

Harap diperhatikan! Bahwa tidak semua orang bisa menggunakan obat ini, Nonflamin tidak boleh digunakan oleh orang dengan kondisi seperti di bawah ini:

  • Memiliki hipersensitif atau alergi terhadap komponen obat Nonflamin atau obat NSAID lainnya.
  • Menderita kelainan darah.
  • Memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Menderita penyakit jantung.
  • Orang lanjut usia di atas 75 tahun.
  • Ibu hamil dan menyusui.

Dosis Nonflamin dan Cara Pemakaian

Dewasa: 1-2 kapsul, 3 kali sehari.

Pada penyakit-penyakit infeksi, disarankan penggunaannya dilakukan bersama dengan obat-obat kemoterapi.

Efek Samping Nonflamin

Seperti halnya dengan obat-obat lainnya, Nonflamin juga berpotensi menyebabkan efek samping.

Efek samping yang umum terjadi diantaranya:

  • Penurunan nafsu makan.
  • Mual.
  • Mengantuk.
  • Diare.
  • Konstipasi.

Efek Samping Nonflamin yang serius (lebih jarang):

  • Perdarahan saluran cerna.
  • Pusing yang sangat.
  • Mulut kering.
  • Gatal pada kulit.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat Nonflamin ini, perhatikan hal-hal berikut:

  • Dianjurkan untuk meminum obat ini setelah makan, agar dapat menghindari iritasi pada lambung.
  • Jangan mengonsumsi obat ini bersamaan dengan obat pengencer darah.
  • Penggunaan sebaiknya tidak melebihi 7 hari. Konsumsi jangka panjang diperlukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Berikut beberapa tips sebelum menggunakan obat Nonflamin, antara lain:

  • Bacalah terlebih dahulu setiap kandungan obat ini. Bicarakan pada dokter atau apoteker jika dirasa ada yang tidak jelas.
  • Perhatikan benar indikasi dan kontraindikasinya.
  • Ikutlah dosis yang telah dianjurkan dokter.
Apabila rasa sakit terus berlanjut atau Anda merasakan efek samping yang tidak biasa, segera hubungi dokter dan hentikan pemakaian sampai mendapat kepastian tentang kondisi kesehatan Anda.