21 Manfaat Pisang Ambon yang Baik Bagi Kesehatan

Siapa sih yang tidak kenal pisang ambon. Rasanya yang manis nan legit menjadi daya pikat yang begitu menggoda kita untuk menikmati kelezatannya. Meski sering dikonsumsi, sayangnya manfaat pisang ambon terutama bagi kesehatan kurang begitu disadari.

Untuk itu, mari ketahui lebih jauh mengenai berbagai nutrisi dan manfaat pisang ambon bagi kesehatan. Mungkin saja, setelah mengetahui berbagai nutrisi dan manfaatnya, kita semua akan semakin terpikat untuk terus menikmati kelezatan buah ini setiap hari.

manfaat pisang ambon

Nilai Gizi dan Kandungan Pisang Ambon

Buah bernama latin ini kaya akan berbagai nutrisi penting seperti vitamin C yang membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi, vitamin B yang berperan dalam membantu menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak, serta kaya akan mineral yang sangat penting bagi kesehatan tulang dan organ tubuh secara keseluruhan.

Dalam 100 gram pisang ambon, terkandung  zat-zat gizi sebagai berikut (Sumber: USDA National Nutrient data base):

KandunganNilai GiziPersentase RDA
Energi89 Kcal4,5%
Karbohidrat22,84 g18%
Protein1.09g2%
Lemak total0,33 g1%
Kolesterol0 mg0%
Serat makanan2,60 g7%
Vitamin
Folat20 mcg5%
Niasin0,665 mg4%
Asam pantotenat0,334 mg7%
Piridoksin0,367 mg28%
Riboflavin0,073 mg5%
Thiamin0,031 mg2%
Vitamin A64 IU2%
Vitamin C8,7 mg15%
Vitamin E0,10 mg1%
Vitamin K0,5 mcg1%
Elektrolit
Sodium1 mg0%
Kalium358 mg8%
Mineral
Kalsium5 mg0,5%
Tembaga0,078 mg8%
Besi0,26 mg2%
Magnesium27 mg7%
Mangan0,270 mg13%
Fosfor22 mg3%
Selenium1,0 mcg2%
Seng0,15 mg1%
Phyto-nutrient
Karoten-?25 mcg
Carotene-?26 mcg
Lutein-zeaxanthin22 mcg

*RDA = recommended daily allowance, jumlah nutrisi harian yang direkomendasikan untuk kesehatan tubuh optimal.

Dengan berbagai nutrisi didalamnya, sudah barang tentu menjadikan pisang ambon memiliki berbagai manfaat yang tak perlu diragukan lagi khasiatnya. Khusus untuk pisang ambon, akan berbeda dengan manfaat pisang secara umum.

Berikut manfaat pisang ambon yang baik untuk kesehatan:

1. Membantu Mengembangkan Resistensi terhadap Agen Infeksius

Pisang ambon dikemas dengan kandungan vitamin C yang cukup tinggi, sekitar 8,7 mg/100 gr. Vitamin C dalam pisang ambon ini mampu membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksius sekaligus bertindak sebagai antioksidan yang dapat menangkal berbagai efek buruk dari radikal bebas.

2. Mendorong Detak Jantung yang Sehat

Seperti pada jenis buah pisang lainnya, pisang ambon juga tentunya kaya akan potasium. Dalam 100 gram pisang ambon terkandung 358 mg potasium, yang menjadikannya sebagai salah satu makanan sumber potasium terbaik.

Mineral ini berperan penting dalam membantu mengendalikan detak jantung dan tekanan darah. Selain itu, potasium juga membantu otot saraf agar selalu bekerja dengan optimal dan membantu kerja ginjal dalam menyaring darah.

Kekurangan potasium memiliki konsekuensi besar pada fungsi tubuh secara keseluruhan. Untuk itu, petiklah manfaat pisang ambon ini guna melengkapi kebutuhan akan potasium sehari-hari.

3. Baik untuk Pencernaan

Manfaat pisang ambon ini ditenggarai berkat pati tahan cerna (resistant starch) yang terkandung didalamnya. Pati tahan cerna merupakan bagian dari pati yang resisten terhadap hidrolisis enzim pencernaan amilase yang membuatnya sulit dicerna di dalam usus halus.

Di dalam kolon, fraksi pati ini kemudian akan di fermentasi oleh bakteri usus yang menghasilkan pembentukan asam lemak rantai pendek yang disebut dengan butirat atau butanoat.

Butirat ini berperan penting untuk menjaga kesehatan usus. Bersama dengan serat lain seperti pektin, kombinasi keduanya mampu memoderasi kenaikan gula darah setelah makan. Itulah mengapa, pisang ambon acap kali di manfaatkan sebagai makanan pencuci mulut.

4. Berperan Dalam Perkembangan Fungsi Otak

Pisang ambon kaya akan vitamin B6 (piridoksin). Dengan mengonsumsi satu buah pisang ambon berukuran sedang, mampu mencukupi 33% dari total kebutuhan harian akan vitamin B6 yang dianjurkan.

Piridoksin sendiri merupakan vitamin B kompleks yang berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Selain itu, vitamin ini juga dibutuhkan untuk perkembangan fungsi otak dan bekerja bersama-sama dengan hormon norepinefrin dan serotonin dalam memengaruhi mood atau suasana hati.

5. Baik untuk Kesehatan Tulang

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa pisang ambon kaya akan mineral, salah satunya mineral tembaga. Sekitar 50% dari kandungan tembaga dalam tubuh ditemukan dalam tulang dan otot.

Mineral ini dibutuhkan dalam pembentukan kolagen yang akan mempercepat penyerapan zat besi dan meningkatkan energi. Kekurangan mineral tembaga dalam tubuh dapat meningkatkan risiko yang terkait dengan kesehatan tulang seperti rheumatoid arthritis dan osteoporosis.

Tentunya kita semua sangat mendambakan tulang yang sehat meski telah lanjut usia bukan. Untuk itu, mulailah rutin mengonsumsi pisang ambon dan rasakan manfaat pisang ambon bagi kesehatan tulang kita kelak.

6. Meningkatkan Sistem Metabolik

Manfaat pisang ambon semakin lengkap berkat kehadiran mangan didalamnya. Mangan membantu penyerapan berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin E, vitamin B juga magnesium.

Mangan juga bertindak sebagai co-factor penting dalam berbagai reaksi enzimatik yang merangsang aktivitas metabolik dalam tubuh.

Sistem metabolik yang cepat berbanding lurus dengan meningkatnya pembakaran kalori dalam tubuh. Jadi, sertakan pisang ambon dalam menu makanan Anda demi memaksimalkan pembakaran kalori dalam tubuh.

7. Meningkatkan Kadar Dopamine

Pisang ambon termasuk salah satu jenis makanan yang dapat membantu meningkatkan kadar dopamine secara alami. Dopamine merupakan salah satu neurotransmitter paling penting yang membantu pengiriman pesan di otak.

Pelepasan dopamine dari otak akan menciptakan perasaan gembira, motivasi dan percaya diri. Ketika seseorang jatuh cinta, hormon inilah yang bertanggung jawab didalamnya. Membuat seseorang tergila-gila bahkan rela melakukan apapun demi pasangan yang dicintainya.

Nah, agar hari-hari terasa lebih menyenangkan, tak ada salahnya untuk menikmati manfaat pisang ambon yang begitu memikat ini.

8. Membantu Melindungi Tubuh dari Racun dan Logam Berbahaya

Selain teh, ternyata pisang ambon juga mengandung katekin, suatu senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Kehadiran katekin dalam tubuh erat kaitannya dengan berbagai manfaat kesehatan, terutama penurunan risiko penyakit kardiovaskular.

Aktivitas antioksidan pada katekin dalam pisang ambon juga mampu menggelontorkan zat-zat beracun beserta logam berbahaya dari dalam tubuh seperti kadmium, krom, dan merkuri.

Nampaknya, menikmati secangkir teh bersama dengan satu atau dua buah pisang ambon di pagi hari dapat dijadikan kebiasaan baik yang harus segera diterapkan.

9. Baik untuk Kesehatan Jantung

Menurut National Academy of Sciences, diet rendah natrium dan kaya potasium dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke yang telah lama menjadi pembunuh nomor wahid di dunia.

Pisang termasuk pisang ambon, dilimpahkan dengan berbagai mineral yang berkontribusi terhadap kesehatan jantung. Ditambah dengan kandungan omega 3, fitosterol, dan lutein yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh semakin menjadikan pisang ambon primadona untuk menjaga kesehatan jantung.

10. Makanan dengan Indeks Glikemik Rendah

Indeks glikemik merupakan indikator yang menggambarkan seberapa cepat makanan yang dikonsumsi dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh. Makanan dengan indeks glikemik tinggi diketahui dapat menyebabkan obesitas dan masalah kesehatan lainnya, contohnya seperti nasi putih, gula dan minuman bersoda.

Untungnya, pisang ambon tergolong makanan dengan indeks glikemik rendah, berkisar antara 42-58. Jadi, ketika mengonsumsinya kita tak perlu terlalu khawatir akan naiknya gula darah. Meski begitu batasi juga asupannya, jangan lantas mengonsumsinya secara berlebihan.

11. Membantu Mencegah Sembelit

Selain rasanya yang manis nan lezat, pisang ambon juga diperkaya dengan berbagai serat makanan yang dapat meningkatkan fungsi otot di saluran pencernaan agar dapat bekerja optimal dalam mencerna makanan.

Manfaat pisang ambon ini tentu saja berdampak baik pada kesehatan gastrointestinal yang berkaitan erat dengan penurunan risiko terjadinya sembelit atau susah buang air besar. Simak juga: Cara Mengatasi Sembelit, Efektif dan Aman

12. Membantu Mencegah Depresi

Pisang ambon juga merupakan sumber triptofan, yakni salah satu dari sembilan asam amino esensial yang berperan penting dalam membantu tubuh memproduksi serotonin.

Serotonin sendiri merupakan zat kimia yang berperan penting dalam memengaruhi nafsu makan, mengatur pola tidur dan suasana hati seseorang. Rendahnya kadar serotonin dalam tubuh diketahui dapat menyebabkan depresi bahkan rasa putus asa hingga memicu keinginan untuk bunuh diri.

Nah, agar kita dapat terhindar dari depresi atau stres, cobalah untuk lebih sering berjalan-jalan di udara terbuka dan mengonsumsi makanan yang kaya akan triptofan seperti pisang, susu, beras merah atau kacang-kacangan.

13. Obat Maag Alami

Manfaat pisang ambon berikut ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi para penderita maag. Menurut suatu penelitian, pisang termasuk pisang ambon diketahui dapat menjadi obat alami yang efektif untuk mengatasi penyakit maag.

Pisang mengandung senyawa kimia yang disebut dengan sitoindosides. Senyawa ini mempromosikan sekresi lendir di saluran pencernaan yang bertindak sebagai lapisan pelindung guna mencegah asam untuk merusak lapisan mukosa lambung.

Selain itu, pisang juga menjadi salah satu bahan makanan sumber prebiotik yang mendorong pertumbuhan mikroorganisme baik dalam sistem pencernaan.

14. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bagi yang menderita hipertensi atau tekanan darah tinggi, tak ada salahnya untuk mencoba rutin mengonsumsi pisang ambon setiap hari.

Pisang ambon mengandung kalium yang dapat mengatur saraf perifer dan sentral sekaligus bertindak sebagai elektrolit dalam tubuh yang secara langsung memengaruhi tekanan darah. Rutin mengonsumsi pisang ambon setiap hari, menjadi salah satu terapi alami dalam mengatasi tekanan darah tinggi.

15. Sumber Energi yang Hebat

Berlimpahnya vitamin dan mineral pada pisang ambon menjadikannya sumber energi yang hebat dan dapat diandalkan.

Kandungan antioksidan di dalamnya mampu memulihkan energi yang terkuras selepas berolahraga dan melindungi tubuh dari kram otot. Sangat cocok dijadikan makanan ringan selepas berolahraga atau setelah berpergian jauh.

Kombinasi gula sederhana dan pati resisten dalam pisang ambon juga cepat diserap tubuh sehingga mampu menghasilkan energi instan. Ehm, luar biasa bukan?

16. Menjaga Kesehatan Kulit

Pisang ambon memiliki kandungan air yang tinggi, hampir 75% kandungan didalamnya terdiri atas air. Kandungan air yang tinggi ini mampu menghidrasi dan meremajakan kulit serta melindungi kulit dari kekeringan.

Selain dinikmati langsung, pisang ambon juga sangat cocok dijadikan masker wajah. Menjadikan wajah terlihat lebih sehat dan muda berkat kandungan vitamin A nya yang membantu menjaga kelembaban kulit dan mengangkat sel-sel kulit mati.

Memiliki kulit yang sehat, halus dan lembut ternyata tak perlu menghabiskan banyak uang dan waktu bukan?

17. Membantu Menurunkan Berat Badan

Dibekali dengan kandungan serat dan pati resisten yang cukup tinggi, menjadikan pisang ambon sangat cocok dijadikan sebagai makanan yang sempurna untuk membantu menurunkan berat badan.

Satu buah pisang ambon ukuran sedang mengandung 3 gram serat. Jauh lebih banyak dibandingkan buah lain seperti plum, yang hanya mengandung 0,9 gram serat dan sepotong irisan semangka dengan 0,6 gram serat.

Jadi, nikmatilah beberapa buah pisang ambon setiap harinya agar nafsu makan dapat dikontrol guna memudahkan penurunan berat badan.

18. Meningkatkan Sensitivitas Insulin

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi 15-30 gram pati tahan cerna setiap harinya dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, hanya dalam empat minggu.

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa pisang ambon memiliki kandungan serat dan pati tahan cerna dalam kadar yang cukup tinggi. Oleh karena itu, rutinlah mengonsumsi beberapa buah pisang ambon setiap harinya agar dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mencegah timbulnya penyakit diabetes.

19. Membantu Mengatasi Kram Otot

Kekurangan mineral diketahui sebagai salah satu penyebab utama kram otot, karena otot kita berkontraksi melalui impuls listrik yang dikelola oleh elektrolit.

Pisang ambon yang mengandung berbagai mineral seperti potasium, kalsium dan magnesium tentunya dapat mengatasi kram otot karena semua mineral ini bertindak sebagai elektrolit dalam tubuh.

20. Membantu Mencegah Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan endapan batu di dalam ginjal yang umumnya terjadi akibat tingginya kadar kalsium di dalam urine. Kurangnya kadar potasium dalam tubuh diketahui berimbas langsung pada meningkatnya kadar kalsium dalam urine.

Melihat fakta tersebut, tentunya pisang ambon yang kaya akan potasium ini sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya batu ginjal. Para ahli pun berpendapat, dengan mengonsumsi pisang empat sampai enam kali seminggu dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya penyakit batu ginjal.

21. Membantu Tumbuh Kembang Janin

Untuk membantu perkembangan janin di dalam rahim, ibu hamil membutuhkan asupan asam folat yang bisa didapatkan dari berbagai sumber makanan, salah satunya pisang ambon.

Kandungan asam folat di dalam pisang ambon ini dapat membantu janin menyerap nutrisi dengan baik yang berdampak langsung pada perkembangan otak dan sumsum tulangnya.

Cukupilah kebutuhan asam folat selama kehamilan dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung asam folat tinggi serta suplemen asam folat. Kekurangan asam folat di masa kehamilan berdampak serius pada janin seperti cacat saraf pada janin. Ketahui sumber lainnya: Sumber Makanan yang Mengandung Asam Folat

Setelah mengenal lebih jauh, banyak sekali bukan manfaat pisang ambon ini. Jadi, bukan sekedar rasanya saja yang memikat, manfaatnya yang begitu besar bagi kesehatan pasti akan jauh lebih menggoda Anda untuk rutin menikmati kelezatannya setiap hari.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer