22 Makanan Penambah Stamina Pria dan Wanita

Kalau Anda merasakan capek yang luar biasa padahal baru beraktivitas sebentar saja, maka itu bisa jadi pertanda bahwa stamina sedang menurun. Salah satu cara agar on lagi, makan konsumsilah makanan penambah stamina baik untuk pria maupun wanita.

Terkadang kita menyalahkan faktor usia ketika tubuh mudah capek atau loyo. Padahal di luar sana masih banyak orang tua yang segar bugar dan terlihat berenergi. Ini membuktikan kalau usia bukanlah faktor utama yang membuat stamina seseorang menurun.

Oleh sebab itu, sebelum kita beranjak membahas tentang makanan penambah stamina, mari ketahui terlebih dahulu mengetahui penyebab stamina menurun.

  1. Kurang gizi
  2. Dehidrasi
  3. Jarang olahraga sehingga sirkulasi darah tak lancar
  4. Kurang tidur
  5. Rokok ( tembakau menghambat aliran oksigen ke jantung, otot, dan jaringan tubuh).

Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan mengatasi beberapa penyebab di atas, khususnya untuk poin 1 dan 2. Ya, kedua faktor tersebut akan kita atasi dengan mengonsumsi makanan penambah stamina.

Daftar Makanan Penambah Stamina untuk Pria dan Wanita

Jika akhir-akhir ini Anda merasa kurang berenergi, maka cobalah mengonsumsi beberapa makanan penambah stamina berikut ini.

1. Almond

Tahukah Anda kalau almond telah dinobatkan menjadi makanan paling sehat sedunia? Tak hanya kaya vitamin E, almond juga dipadati asam omega-3 yang merupakan sumber energi andalan karena sifatnya yang tidak menimbun dalam tubuh.

Kandungan nutrisi dalam almond juga dapat meningkatkan kekuatan tulang, menutrisi otak, menyehatkan jantung, serta membuat tubuh berenergi pada sepanjang hari.

2. Apel

Apel merah khususnya, sangat kaya akan antioksidan, serat, zat besi, vitamin, dan mineral. Tak heran bila apel dapat mendongkrak sistem kekebalan tubuh, mendetoksifikasi liver, mengontrol berat badan, dan mempertahankan kesehatan jantung.

Sifat seratnya yang mudah larut dapat membuat perut kenyang lebih lama. Sementara zat besinya berguna untuk membantu pembentukan hemoglobin dalam darah, sehingga meningkatkan aliran oksigen ke otot dan organ-organ tubuh.

3. Pisang

Kalau Anda tak sempat sarapan di pagi hari, maka konsumsilah pisang. Pisang merupakan buah yang kaya akan karbohidrat, serat, potasium, dan fruktosa. Kandungan ini membuat pisang dapat menyediakan energi dengan cepat sekaligus meningkatkan stamina, yang mana efeknya hampir serupa seperti yang diberikan oleh minuman berenergi. Pisang juga merangsang produksi hormon dopamin sehingga seseorang jadi bisa lebih fokus saat beraktivitas.

4. Jagung

Jagung kaya akan ragam vitamin, mineral, dan antioksidan. Jumlah kalorinya yang tak terlalu tinggi menjadikan sumber karbohidrat satu ini dapat menurunkan kolesterol, meningkatkan fungsi jantung, serta membangun stamina. Hal ini dikarenakan jagung langsung menyediakan glikogen (cadangan energi) siap pakai saat masuk dalam tubuh.

5. Ayam

Ayam merupakan sumber protein tanpa lemak yang ramah bagi para pelaku diet. Tak hanya itu, daging unggas tersebut juga membantu pertumbuhan otot, sekaligus meningkatkan stamina karena membuat konsumennya cepat kenyang dan berenergi lebih lama. Konsumsi ayam juga berguna bagi kesehatan tulang, sistem imun, dan mental karena dapat melepaskan stres.

6. Jeruk-jerukan

Jeruk kaya vitamin C, jenis nutrisi yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh. Oleh karenanya, jeruk secara tidak langsung juga dapat mendongkrak stamina. Di samping itu, jeruk juga bisa membersihkan tubuh dan meningkatkan imun.

7. Jus akar bit

Akar bit mengandung potasium, serat, vitamin A dan C. Semua nutrisi ini berperan penting dalam membangun stamina. Jus akar bit juga terkenal khasiatnya yang dapat menghilangkan rasa lelah. Kalau ingin energi melesat naik sebelum berolahraga, minumlah segelas jus akar bit.

8.Kacang-kacangan

Makanan penambah stamina pria dan wanita berikutnya adalah kacang-kacangan yang kaya akan zat besi, serat, karbohidrat, protein, dan mineral penting lainnya. Ini membuat kacang-kacangan tak hanya handal sebagai sumber energi, namun zat besinya juga bisa mendongkrak distribusi oksigen ke seluruh tubuh.

9. Beras coklat

Selain kaya serat dan merupakan sumber karbohidrat kompleks, beras coklat juga sarat vitamin B kompleks. Karena muatan zat tepungnya tak terlalu banyak, maka beras coklat membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Ini membuat perut kenyang lebih lama.

10. Kopi

Bila mata mulai meredup karena ngantuk, apa yang biasanya Anda raih? Kopi. Ya, minuman satu ini memang dapat merangsang dan memberikan energi pada otak, sehingga membuatnya tetap terjaga, aktif, dan bebas migrain. Akan tetapi, konsumsi kafein atau kopi berlebihan juga tak baik. Oleh sebab itu, minumlah dalam jumlah yang wajar.

11. Buah kering

Buah kering merupakan sumber energi yang juga sarat akan berbagai nutrisi penting. Kandungan asam omega-3-nya dapat menyediakan energi yang cukup untuk menambah stamina tubuh.

12. Telur

Salah satu sumber pangan paling bergizi ini memang tinggi kolesterol, namun tenang karena itu tak memengaruhi kolesterol darah. Anda yang memiliki tingkat kesibukan tinggi sebaiknya tidak melewatkan konsumsi telur karena makanan ini tak cuma tinggi protein, namun juga vitamin, mineral, dan antioksidan penting lainnya.

13. Ikan

Ikan merupakan gudangnya protein, vitamin, mineral, dan asam omega-3. Tak heran bila konsumsi ikan secara rutin dapat menyehatkan jantung, otak, serta sistem saraf.

14. Teh hijau

Minuman satu ini kaya antioksidan sehingga dapat mendetoksifikasi tubuh dari racun dan membuat Anda lebih berenergi. Sama seperti kopi, teh hijau juga bisa merangsang kinerja otak. Peran green tea lain yang tak ingin Anda lewatkan adalah sebagai penurun kolesterol dan berat badan.

15. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau rata-rata kaya serat, vitamin, dan mikronutrisi penting lainnya. Kalau vitamin C-nya dapat meningkatkan stamina, lain halnya dengan serat sayur yang butuh waktu lama untuk dicerna sehingga dapat membantu mempertahankan kadar gula darah.

16. Daging tanpa lemak

Kalau Anda makan daging tanpa lemak, maka proteinlah yang mayoritas Anda dapatkan. Dengan begitu, daging juga bisa dimanfaatkan untuk membangun otot, menguatkan tubuh, sekaligus meningkatkan stamina. Tak hanya rendah lemak, daging tanpa lemak juga kaya vitamin dan mineral.

17. Labu

Labu memiliki sifat rendah kalori, namun sangat kaya nutrisi, khususnya vitamin A dan serat. Sama halnya dengan bagian buahnya, biji labu juga merupakan sumber mineral (magnesium, mangan, zinc, dan tembaga) serta protein.

Kandungan tersebut membuat labu menjadi makanan penambah stamina karena memiliki efek samping positif bagi hormon. Labu mampu membuat seseorang lebih kuat dan bersemangat.

18. Delima

Delima merupakan buah yang terkenal dengan muatan antioksidannya yang menakjubkan. Vitamin dan mineral dalam delima juga mampu mendongkrak kesehatan tulang, jantung, imun tubuh, dan stamina. Delima mengandung polifenol tinggi yang dapat mengurangi radang atau sakit otot.

19. Oatmeal

Karena oatmeal termasuk karbohidrat kompleks, maka butuh waktu lama untuk mencernanya. Selain dapat melangsingkan tubuh karena membuat perut kenyang lebih lama, oatmeal juga dapat menjaga kesehatan kadar gula darah.

20. Selai kacang

Kandungan asam omega-3 dalam selai kacang membuat makanan ini sehat bagi jantung dan otak. Di samping itu, berkat tingginya kalori di dalamnya, membuat tubuh butuh waktu lebih lama untuk mencernanya. Oleh sebab itu, konsumsilah selai kacang dengan sumber karbohidrat kompleks lainnya kalau ingin berenergi lebih lama.

21. Anggur merah

Anggur merah sarat akan gula alaminya sehingga dapat menyediakan energi dadakan. Buah ini juga mengandung resveratrol yang dapat mendongkrak energi.

22. Kacang kedelai

Kacang kedelai merupakan jenis protein nabati yang dapat meningkatkan stamina berkat kandungan gizinya. Selain tinggi serat tak larut, kacang kedelai juga merupakan gudangnya berbagai jenis mineral dan vitamin.

Demikianlah beberapa daftar makanan penambah stamina pria dan wanita yang dapat kami bagikan. Semoga dapat menambah wawasan kita semua.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer