Diet Golongan Darah O : Anjuran dan Pantangan Makan

Pernahkah Anda mendengar tentang diet khusus yang dianjurkan untuk diikuti agar tubuh sehat tergantung pada golongan darah? Diet golongan darah didasarkan pada makan makanan tertentu yang memungkinkan lebih baik untuk pencernaan, meningkatkan energi, mencegah berbagai penyakit, dan membantu menurunkan berat badan. Penulis akan mengupas lebih jauh terkait diet kontroversial ini, khususnya diet golongan darah O.

Diet golongan darah, atau Blood Group Diet, pertama kali dicetuskan oleh dokter naturopath, Dr. Peter J. D’Adamo. Dia menulis buku Eat Right 4 Your Type untuk menjelaskan bagaimana jenis darah bereaksi secara kimia terhadap makanan yang dimakan. Golongan darah kita mengacu pada jenis antigen, atau protein yang terdapat di dalam sel darah merah dan plasma. Ada delapan jenis darah berbeda yang termasuk dalam empat kelompok darah utama. Kehadiran dan ketiadaan antigen ini menentukan jenis darah yang kita miliki, apakah A, B, AB, O dengan Rh+ atau Rh-. Lebih lanjut, baca: Belajar Golongan Darah A, B, AB, O & Rhesus

diet golongan darah o

( ! ) Perlu dicatat, ada banyak ahli yang merasa tidak cukup bukti ilmiah yang mendukung jenis diet golongan darah O ini. Salah satu yang menolak diet ini adalah Katherine Zeratsky, seorang ahli gizi di Mayo Clinic.

“Tidak ada bukti ilmiah bahwa diet golongan darah yang disebut lebih efektif atau lebih bermanfaat untuk menurunkan berat badan daripada diet lainnya. Jika Anda mencoba menurunkan berat badan, fokuskan pada pengembangan kebiasaan makan dan olahraga yang sehat yang dapat Anda ikuti seumur hidup, “ungkap Zeratsky.

Terlepas dari semua pro dan kontra terkait diet golongan darah, penulis akan mengupas tuntas makanan apa saja yang boleh dikonsumsi dan dihindari dalam diet golongan darah O yang diprakarsai oleh Dr. Peter J. D’Adamo. Berikut ulasannya.

 Apa itu Diet Golongan Darah O?

Seseorang yang bergolongan darah O harus mengonsumsi daging rendah lemak, buah-buahan, dan sayuran. Diet rendah karbohidrat dan tinggi protein adalah yang paling tepat. Disamping itu, sangat disarankan untuk membatasi atau menghindari produk gandum, susu, kafein dan alkohol.

Kelompok golongan darah O disebut sebagai “Pemburu” dan mengikuti metode diet Paleo, yang berteori bahwa nenek moyang (Bergolongan O) merupakan orang-orang yang memakan apapun yang bisa mereka buru atau kumpulkan pada saat itu. Selain makanan, olahraga secara teratur juga dapat mengoptimalkan kebugaran tubuh dengan metode diet seperti ini.

Diet golongan darah O bertujuan untuk menyeimbangkan zat kimia otak seperti dopamin, selanjutnya menyarankan agar orang yang mengikuti diet ini dapat mencegah penyalahgunaan zat dan mengurangi stres serta kecemasan.

Makanan apa yang harus dimakan dan dihindari oleh golongan darah O?

Untuk mendapatkan hasil diet terbaik, disarankan untuk mengikuti panduan ini dengan seksama dan hindari melanggar dari makanan yang disarankan. Berikut rincian makanan apa saja yang harus dimakan dan dihindari dalam diet golongan darah O menurut dr. D’Adamo:

1. Daging

Menurut diet ini, seseorang yang bergolongan darah O mencerna daging dengan mudah dan dianjurkan makan makanan beriodium yang banyak terkandung dalam makanan laut untuk membantu berfungsinya hormon tiroid. Sebagai informasi, seseorang yang bergolongan darah O memiliki masalah dengan hormon tiroid, dan fungsi tiroidnya tidak stabil.

Dianjurkan untuk makan makanan tinggi protein dari daging seperti daging sapi, daging sapi muda, daging domba, daging rusa, dan daging kambing. Anda juga bisa menikmati ikan air dingin seperti ikan tuna, trout, haring, kod, dan makerel. Makanan laut yang juga bisa Anda makan yaitu lobster, udang, kerang, kepiting, ikan-ikan laut lainnya.

(!) Ikan yang harus dihindari meliputi ikan lele, salmon asap, kaviar, gurita, ikan asin, barakuda, dan kerang. Hindari juga daging angsa dan daging babi.

2. Sayuran

Sayuran yang dianjurkan untuk pemilik golongan darah O antara lain sayuran hijau yang kaya mineral seperti kangkung, selada, dan brokoli. Golongan darah O juga harus makan bawang, labu, lobak, dandelion, paprika merah, okra, artichoke, bawang putih, lobak, peterseli, rumput laut, dan jahe.

(!) Hindari kubis Brussel, bayam, kol, jagung, kembang kol, kentang, terong, kecambah, jamur, dan sayuran acar untuk mencegah penyakit tiroid, insulin, pembekuan darah, dan masalah pencernaan.

3. Buah

Dengan diet ini, orang yang bergolongan darah O bisa menggunakan buah untuk membantu mengatur asam lambung, yang cenderung menjadi isu utama golongan darah ini. Buah yang boleh dimakan yaitu ceri, buah ara, plum, jeruk bali dan beri-berian seperti raspberry, cranberry, dan gooseberry. Anda juga bisa menikmati apel, persik, anggur, pir, dan pisang dua kali seminggu.

(!) Hindari mengonsumsi buah melon, jeruk asam, blewah, buah kiwi, stroberi, dan blackberry. Buah kelapa dan santannya juga dilarang karena bisa menyebabkan masalah untuk golongan darah O.

4. Kacang-Kacangan

Terdapat jenis kacang-kacangan yang bisa membantu golongan darah O, sementara yang lain dapat menyebabkan masalah (terutama melibatkan tiroid). Anda bisa mengonsumsi kacang kedelai, kacang hitam, dan kacang adzuki.

(!) Hindari kacang mete, pistachio, lentil, kacang tanah, dan selai kacang itu sendiri.

5. Susu

Meski produk susu harus dihindari, golongan darah O masih diizinkan untuk menikmati mentega, susu kedelai, keju kambing, keju feta, dan keju mozzarella, namun hanya sedikit saja.

6. Makanan Lainnya

Diet golongan darah O mengizinkan mengonsumsi makanan dari minyak zaitun, minyak wijen dan minyak canola. Makanan yang bumbunya terbuat dari rumput laut,kari, cabe rawit, peterseli, dan garam beryodium. Selain itu, diperbolehkan juga mengonsumsi madu, kakao, dan coklat.

(!) Hindari minyak jagung, biji kapas, kacang tanah, dan safflower serta produk biji-bijian sereal, kacang mete, kacang brazil, pistachio, dan biji poppy. Sedangkan bumbu yang dilarang antara lain lada hitam, lada putih, kayu manis, sirup jagung, tepung jagung, vanili, pala, cuka, acar, kecap, dan mayonise.

7. Minuman

Minuman yang baik dikonsumsi oleh pemilik golongan darah O adalah air putih dan teh. Hindari minum teh, kopi, dan minuman beralkohol.

Menu Makanan Diet Golongan Darah O

Penulis telah menyusun contoh menu makanan diet  golongan darah O untuk satu hari berdasarkan anjuran Dr. D’Adamo, sebagai berikut:

1. Sarapan pagi

  • 2 irisan roti panggang
  • mentega
  • 6 ons jus sayuran
  • 1 pisang
  • 1 cangkir teh herbal

2. Makan siang

  • 6 ons daging sapi panggang rendah lemak
  • Salad bayam
  • 1 irisan apel atau nanas
  • 1 gelas air

3. Makan malam

  • Ikan bakar
  • Asparagus
  • Brokoli, dikukus
  • Ubi jalar
  • Buah segar
  • 1 cangkir teh herbal

4. Makanan ringan

Dua kali sehari Anda bisa menikmati camilan buah segar, sayuran mentah, kenari, biji labu panggang atau kacang-kacangan, atau kue bebas gluten dengan secangkir teh herbal atau air.

Hindari camilan yang mengandung gula halus, ekstrak buah jeruk, stroberi, melon, dan buah yang dilarang lainnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan tentang Diet Golongan Darah O

  • Selain makanan tertentu yang disarankan dalam diet golongan darah O seperti di atas, pemilik darah O juga dianjurkan untuk menghindari kafein dan minuman beralkohol.
  • Olahraga yang disarankan adalah melakukan senam aerobik 150 menit setiap minggu dan dua hari yang didedikasikan untuk strength training (latihan kekuatan).

Baca juga tipe diet untuk golongan darah lainnya:

Demikianlah ulasan tentang diet golongan darah O beserta makanan dan minuma apa saja yang boleh dikonsumsi dan dihindari. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan para pembaca untuk menentukan menu makan saat menjalani diet ini. Namun Anda harus berkonsultasi dengan dokter, jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang bermasalah.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer