17 Manfaat Omega 3 untuk Kesehatan yang Terbukti Ilmiah

Omega-3 adalah asam lemak esensial, yang artinya zat ini tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sedangkan manfaat omega 3 ini cukup besar bagi kesehatan tubuh. Sebagai contoh untuk kecerdasan otak anak, kesehatan mata, jantung, bahkan mencegah penyakit kanker.

Asam lemak esensial ini bisa di dapatkan dari makanan laut seperti ikan salmon, tuna, sarden dan makanan laut jenis lainnya seperti lobster dan udang. Juga dari beberapa jenis tanaman seperti kacang-kacangan, dan biji-bijian. Dapat juga diperolah dari suplemen kesehatan, makanan bayi dan produk farmasi.

Terdapat tiga jenis asam lemak Omega-3 yang sangat penting untuk tubuh yaitu DHA, EPA dan ALA.

  • DHA (docosahexaenoic acid) merupakan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam beberapa jenis minyak ikan dan rumput laut.
  • EPA (eisocaspentaenoic acid) sama halnya dengan DHA, EPA juga banyak terkandung dalam ikan laut.
  • ALA (alpha-linolenic acid) merupakan asam lemak omega-3 yang ditemukan terkandung dalam kacang-kacangan dan biji-bijian serta daging berkualitas tinggi dari sapi yang diberi makan rumput.

Walaupun tidak dapat diproduksi dalam tubuh, dan hanya mengandalkan asupan dari makanan, namun omega-3 jenis ALA diketahui secara efiesien dapat diubah tubuh menjadi EPA. DHA juga dapat dihasilkan oleh tubuh dari ALA, namun akan dibutuhkan ALA dalam jumlah besar untuk dapat menghasilkan DHA.

manfaat omega 3 yang banyak terkandung pada minyak ikan

Manfaat Omega 3 untuk Kesehatan

1. Melawan Depresi dan Kecemasan

Manfaat omega 3 yang pertama berhubungan dengan kesehatan mental. Ya, omega 3 dapat mengurangi gejala depresi. Depresi adalah salah satu gangguan mental yang paling umum di dunia. Gejalanya meliputi kesedihan, kelesuan dan kehilangan orientasi dalam hidup. Kecemasan juga merupakan gangguan yang sangat umum, ditandai oleh kekhawatiran berlebihan dan sering merasa gugup.

Menariknya, penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi omega-3 secara teratur cenderung tidak mudah mengalami depresi. Terlebih lagi, ketika orang yang menderita depresi atau kegelisahan mulai mengonsumsi suplemen omega-3, gejala mereka cenderung menjadi lebih baik.

Dari ketiga jenis asam lemak omega-3 : ALA, EPA dan DHA. EPA merupakan yang paling baik dalam melawan depresi. Satu studi bahkan menemukan bahwa EPA sama efektifnya dengan obat antidepresan ( seperti Prozac ) dalam melawan depresi.

2. Meningkatkan Kesehatan Mata

Manfaat omega 3 lainnya adalah untuk kesehatan mata. Karena DHA adalah komponen struktural yang utama dalam otak dan retina mata. Bila Anda tidak cukup mengonsumsi DHA, masalah penglihatan mungkin akan timbul. Faktanya, bila Anda mengonsumsi omega-3 yang cukup maka risiko degenerasi makula akan semakin menurun. Degenerasi makula adalah salah satu penyebab utama kerusakan mata dan kebutaan permanen di dunia.

3. Meningkatkan Kesehatan Otak Bayi

Manfaat omega 3 juga dapat dirasakan oleh bayi bahkan sejak dalam kandungan. Omega-3 sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak pada bayi. DHA menyumbang 40% asam lemak tak jenuh ganda di otak, dan 60% di retina mata. Oleh karena itu, tidak mengherankan bahwa bayi yang diberi susu formula dengan kandungan DHA memiliki penglihatan yang lebih baik daripada bayi yang diberi susu formula tanpa DHA.

Bila selama masa kehamilan mendapatkan asupan omega-3 yang cukup, maka akan banyak manfaat yang diperoleh si jabang bayi setelah di lahirkan nanti, diantaranya:

  • Kecerdasan yang lebih tinggi.
  • Komunikasi dan keterampilan sosialnya lebih baik.
  • Minim masalah yang berhubungan dengan perilaku.
  • Mengurangi risiko keterlambatan perkembangan mental.
  • Berkurangnya risiko ADHD, autisme dan cerebral palsy.

Simak juga pentingnya omega-3 dalam minyak ikan untuk ibu hamil, Manfaat Minyak Ikan untuk Ibu Hamil dan Tips Memilih

4. Memperkecil Risiko Terkena Penyakit Jantung

Tentu kita semua tidak ingin mengalami yang namanya penyakit jantung. Oleh karena itu cukupi asupan omega 3 untuk seluruh keluarga Anda, karena manfaat omega 3 ini dapat membantu kita menurunkan risiko penyakit jantung.

Beberapa dekade yang lalu, para peneliti mengamati bahwa orang-orang yang sering memakan ikan sangat jarang menderita penyakit jantung dan stroke, sebagian dikarenakan omega 3. Sejak saat itu, asam lemak omega-3 telah terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan jantung.

Manfaat omega 3 termasuk:

  • Trigliserida: Omega-3 dapat menurunkan trigliserida, biasanya berkisar antara 15-30%.
  • Tekanan darah: Omega-3 dapat menurunkan tekanan darah.
  • Kolesterol HDL: Omega-3 dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL “baik”.
  • Penggumpalan darah: Omega-3 bisa membuat trombosit darah tidak menggumpal secara bersamaan. Ini membantu mencegah terbentuknya bekuan darah yang berbahaya.
  • Plak: Dengan menjaga agar arteri tetap halus dan bebas dari kerusakan, omega-3 membantu mencegah plak yang dapat membatasi dan mengeraskan arteri.
  • Peradangan: Omega-3 mengurangi produksi beberapa zat yang biasa menyebabkan terjadinya suatu peradangan.

Bagi beberapa orang, omega-3 juga bisa menurunkan kolesterol LDL “jahat”. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk membuktikan ini.

Terlepas dari semua efek menguntungkan pada faktor risiko penyakit jantung ini, tidak ada bukti meyakinkan bahwa suplemen omega-3 dapat mencegah serangan jantung atau stroke. Banyak penelitian justru tidak menemukan manfaatnya.

5. Mengurangi Gejala ADHD Pada Anak

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah sebuah gangguan pada perkembangan otak yang menyebabkan penderitanya menjadi hiperaktif, impulsif, serta susah memusatkan perhatian. Manfaat omega 3 juga dapat dirasakan oleh anak-anak yang memiliki gejala ADHD.  Beberapa penelitian menemukan bahwa anak-anak dengan ADHD memiliki kadar asam lemak omega-3 yang lebih rendah, dibandingkan dengan teman mereka yang sehat.

Banyak penelitian menemukan bahwa suplemen omega-3 benar-benar dapat mengurangi gejala ADHD. Omega-3 membantu meningkatkan perhatian dan kemampuan menyelesaikan tugas pada anak ADHD. Zat ini juga dipercaya dapat menurunkan hiperaktif, impulsif, gelisah dan sifat agresif pada anak.

6. Mengurangi Gejala Sindrom Metabolik

Manfaat lain dari omega 3 ini adalah mampu mengurangi gejal sindrom metabolik. Sindrom metabolik adalah kumpulan kondisi seperti, obesitas sentral (lemak perut), tekanan darah tinggi, resistensi insulin, trigliserida tinggi dan kadar HDL rendah. Beberapa kondisi di atas dapat meningkatkan risiko terkena banyak penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes.

7. Melawan Peradangan

Pada dasarnya peradangan sebetulnya sangat penting, karena fungsinya untuk melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan di tubuh. Namun, kadang-kadang peradangan berlanjut untuk waktu yang lama, bahkan tanpa adanya infeksi atau cedera. Ini disebut peradangan kronis (jangka panjang).

Diketahui bahwa peradangan jangka panjang dapat menyebabkan hampir setiap penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker. Asam lemak omega-3 dapat mengurangi produksi molekul dan zat yang terkait dengan peradangan, seperti eicosanoids inflamasi dan sitokin. Sebuah studi menunjukkan hubungan antara asupan omega-3 yang lebih tinggi dapat mengurangi peradangan.

8. Melawan Penyakit Autoimun

Pada penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh melakukan kesalahan dengan menyerang sel baik karena dianggap sebagai sel asing. Diabetes tipe 1 adalah salah satu contoh. Pada penyakit ini, sistem kekebalan tubuh menyerang sel penghasil insulin di pankreas.

Studi menunjukkan bahwa dengan menambah asupan omega-3 yang cukup selama tahun pertama kehidupan (pada bayi), dapat menurunkan risiko mengidap penyakit autoimun, termasuk diabetes tipe 1, diabetes autoimun pada orang dewasa dan multiple sclerosis.

Omega-3 juga telah terbukti membantu mengobati lupus, rheumatoid arthritis, kolitis ulserativa, penyakit Crohn dan psoriasis.

9. Memperbaiki Gangguan Mental

Manfaat omega 3 lainnya adalah memperbaiki gangguan mental. Orang yang memiliki gangguan kejiwaan biasanya kadar omega-3 nya rendah. Penelitian telah menunjukkan bahwa suplemen omega-3 dapat mengurangi frekuensi perubahan suasana hati dan kekambuhan pada orang dengan gangguan skizofrenia dan bipolar. Asam lemak omega-3 juga dapat menurunkan perilaku kekerasan.

10. Memerangi Terjadinya Penurunan Mental dan Alzheimer

Penurunan fungsi otak adalah salah satu konsekuensi dari penuaan yang tak terhindarkan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan omega-3 yang tinggi dapat menurunkan risiko terjadinya penurunan karena usia dan penurunan risiko penyakit Alzheimer. Studi juga menemukan bahwa orang yang sering makan ikan laut cenderung memiliki lebih banyak materi abu-abu di otak nya. Yaitu jaringan otak yang memproses informasi, kenangan dan emosi.

11. Membantu Mencegah Kanker

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di dunia, dan asam lemak omega-3 telah lama diklaim dapat mengurangi risiko kanker tertentu.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi omega-3 berisiko 55% lebih rendah terkena kanker usus besar daripada yang tidak. Konsumsi omega-3 juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat pada pria dan kanker payudara pada wanita. Namun, tidak semua penelitian sepakat mengenai hal ini.

12. Mengurangi Asma Pada Anak

Asma adalah penyakit paru-paru kronis dengan gejala seperti batuk, sesak napas dan mengi/bengek. Serangan asma yang tergolong berat bisa sangat berbahaya. disebabkan oleh peradangan dan pembengkakan di saluran pernafasan paru-paru. Beberapa penelitian telah menghubungkan konsumsi omega-3 dengan risiko asma yang lebih rendah pada anak-anak dan orang dewasa.

Baca Juga: Asma : Gejala, Penyebab, Pengobatan

13. Mengurangi Lemak di Hati

Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) merupakan salah satu kelainan hati, berupa steatosis (perlemakan) makrovesikular yang muncul pada pasien. Penyakit ini akan meningkat efeknya pada penderita obesitas, dan sekarang merupakan penyebab paling umum penyakit hati kronis di dunia Barat.

Untungnya, kondisi ini bisa dilawan dengan memanfaatkan asam lemak omega-3. Zat ini telah terbukti mengurangi lemak dan peradangan hati pada penderita NAFLD.

14. Dapat Memperbaiki Kesehatan Tulang

Osteoporosis dan arthritis adalah dua kelainan yang umum terjadi pada tulang. Studi menunjukkan bahwa omega-3 dapat memperbaiki kekuatan tulang dengan meningkatkan jumlah kalsium dalam tulang. Otomatis akan menurunkan risiko osteoporosis. Omega-3 juga mampu mengurangi efek arthritis. Seperti mengurangi nyeri sendi dan meningkatkan kekuatan pegangan.

Baca Juga : 16 Obat Pengapuran Tulang Alami Tanpa Efek Samping

15. Meringankan Nyeri Haid

Nyeri haid terjadi di perut bagian bawah dan panggul, dan sering meluas ke punggung bawah dan paha. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang rajin mengonsumsi omega-3 diketahui mengalami nyeri haid yang lebih ringan. Bahkan penelitian lain menambahkan, bahwa suplemen omega-3 lebih efektif daripada ibuprofen dalam mengobati rasa sakit yang parah selama menstruasi.

16. Memperbaiki Kualitas Tidur

Tidur yang baik dan cukup adalah salah satu faktor kesehatan yang utama. Studi menunjukkan bahwa kurang tidur dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk obesitas, diabetes dan depresi. pada anak-anak yang asam lemak omega-3 nya rendah, lebih rentan mengalami masalah tidur dan menderita sleep apnea. Kadar DHA yang rendah juga dikaitkan dengan tingkat hormon melatonin yang lebih rendah, yang membantu Anda tertidur.

Studi pada anak-anak dan orang dewasa menunjukkan bahwa suplemen dengan omega-3 membantu membuat tidur lebih nyenyak dan berkualitas.

Baca juga: Sulit Tidur? Inilah Cara Supaya Cepat Tidur Tanpa Obat

17. Bermanfaat untuk Kulit Anda

DHA adalah komponen struktural kulit. bertanggung jawab untuk kesehatan membran sel, yang membentuk sebagian besar kulit. Selaput sel yang sehat akan menghasilkan kulit lembut, lembab, lentur dan bebas dari kerutan.

EPA juga memberi manfaat pada kulit, seperti di bawah ini:

  • Mengatur produksi minyak di kulit.
  • Mengatur hidrasi (cairan) di kulit.
  • Mencegah hiperkeratinisasi folikel rambut (benjolan merah kecil sering terlihat pada lengan atas).
  • Mencegah penuaan dini pada kulit.
  • Mencegah jerawat.

Omega-3 juga bisa bermanfaat dalam melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar matahari. EPA membantu menghalangi pelepasan zat yang mengurangi kolagen di kulit Anda setelah terpapar sinar matahari.

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer