Menyibak Mitos dan Fakta Buah Durian yang Jarang Diketahui

Mitos dan fakta buah durian

Musim durian telah tiba. Bagi yang menggemari, tentunya hal ini menjadi saat tepat untuk menikmati cita rasa juga aroma khas dari durian sepuas-puasnya. Bersama dengan kepopulerannya, konsumsi buah durian kerap dikaitkan pula dengan beragam mitos yang lama melekat. Maka untuk memastikan kebenarannya, ketahui beragam mitos dan fakta buah durian berikut ini.

Mitos dan fakta buah durian yang masih banyak dipercaya

1. Makan Durian Menyebabkan Kadar Kolesterol Melonjak

Banyak dari masyarakat kita yang beranggapan bahwa durian sarat akan kolesterol yang berbahaya bagi kesehatan. Faktanya, buah durian sama sekali tak mengandung kolesterol. Sama seperti buah-buahan lainnya.

Justru di dalam buah durian terkandung banyak nutrisi penting, seperti vitamin C, vitamin B kompleks, kalium, zat besi, serat hingga lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat dalam membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida.

Kendati demikian, daging buah durian memiliki kalori yang tinggi dan gula sederhana-sukrosa, fruktosa dan glukosa. Jadi, untuk penderita diabetes atau pemilik gula darah tinggi sebaiknya lebih mewaspadai. Namun pada orang sehat, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai alternatif dalam mendongkrak kembali energi yang terkuras.

2. Minum Air dari Kulit Durian agar Tidak Mabuk

Salah satu tips yang paling sering terdengar di telinga dan disarankan untuk mencegah/mengatasi ‘mabuk durian’ adalah dengan meminum air putih yang dituangkan langsung ke kulit durian. Benarkah? Sebenarnya hal ini ada benarnya, karena memang pada kenyataannya minum air putih dapat menetralkan efek panas yang ditimbulkan setelah mengonsumsi durian.

Begitupun dengan anjuran meminum air garam yang juga dapat membantu memoderasi efek yang tidak diinginkan dari makan durian. Namun, tak lantas kita harus meminumnya dari kulit durian. Karena manfaatnya tersebut bukanlah didapatkan dari kulit duriannya, melainkan dari air minum itu sendiri.

Jadi bila merasa ‘mabuk’ setelah makan durian, maka ada baiknya untuk segera minum air putih. Tentunya tanpa harus menyeruput dari kulit duriannya. Keyakinan semacam ini hanya bersifat sugesti yang kini telah menjadi warisan tradisi turun-temurun.

3. Manggis Menangkal Sifat Panas Durian

Ada anggapan yang mengemuka yang menganjurkan seseorang untuk juga mengonsumsi buah manggis selepas mengonsumsi buah durian agar efek panas durian dalam tubuh dapat dinetralkan.

Namun sayangnya, hingga saat ini tak ada satupun bukti ilmiah yang dapat memperkuat kebenaran dari anggapan ini. Kebiasaan mengonsumsi buah durian dan manggis secara bersamaan semacam ini hanya sebuah kebetulan belaka, lantaran waktu panen dari keduanya yang cenderung berbarengan.

Jadi anggapan bahwa buah manggis dapat menjadi penangkal sifat panas dari durian benar-benar hanya sekedar mitos. Meski demikian, tak ada salahnya juga bila ingin mengonsumsi kedua buah ini secara bersamaan, mengingat keduanya memiliki banyak nutrisi penting yang bermanfaat bagi tubuh.

4. Minum Soda Setelah Makan Durian Bisa Mematikan

Satu lagi kabar yang banyak beredar seputar konsumsi durian. Kali ini terbilang cukup ekstrim, lantaran disebutkan bahwa minum minuman bersoda selepas makan durian dapat menyebabkan kematian mendadak. Dan lagi-lagi ini semua hanya isapan jempol belaka yang tak jelas juntrungannya.

Sampai saat ini, tak ada satupun penelitian maupun kasus yang menunjukkan seseorang meninggal dunia seketika setelah mengonsumsi durian dengan minuman bersoda. Kondisi yang paling mungkin timbul dari konsumsi berturutan keduanya adalah ketidaknyamanan pada perut, misal seperti kembung akibat tingginya tingkat gas di dalam lambung.

Namun memang konsumsi keduanya secara bersamaan tidak dianjurkan, mengingat kandungan kalori dalam minuman bersoda juga durian yang cukup tinggi. Hal ini patut menjadi pertimbangan, terutama bagi individu dengan penyakit diabetes atau gula darah tinggi.

5. Buah Durian dapat Meningkatkan Libido

Beberapa orang meyakini bahwa konsumsi buah durian dapat meningkatkan libido dan membuat seorang pria lebih ganas di ranjang. Di tambah lagi, ada sebuah penelitian di India yang menemukan bahwa tikus jantan yang diberi durian selama 2 minggu ternyata mengalami peningkatan, baik dalam jumlah sperma maupun mobilitasnya.

Namun efeknya pada manusia tidaklah demikian. Hingga saat ini, belum ada penelitian ilmiah yang mampu membuktikan bahwa konsumsi buah durian dapat meningkatkan libido seseorang.

Alasan paling logis dari keyakinan ini adalah konsumsi buah durian yang dapat sedikit menyebabkan lonjakan suhu tubuh, sehingga dikaitkan dengan peningkatan libido.

Itulah beberapa mitos dan fakta buah durian yang kerap mencuat. Dengan memahaminya secara benar, diharapkan tak ada lagi kesimpangsiuran yang akan timbul. Buah durian adalah buah yang kaya gizi dan digemari oleh sebagian orang. Maka konsumsilah secara wajar, tak perlu berlebihan.

#