Makanan 4 Sehat 5 Sempurna yang Penting Dikonsumsi

Istilah makanan 4 sehat 5 sempurna memang sudah tidak asing lagi kita dengar sejak bangku Sekolah Dasar. Pada saat itu, kita mungkin hanya tahu bahwa yang dinamakan makanan 4 sehat itu adalah nasi, lauk pauk, sayur, dan buah, sedangkan 5 sempurnanya berupa susu. Akan tetapi benarkah istilah makanan 4 sehat 5 sempurna hanya sesederhana itu?

Secara mendasar, makanan 4 sehat 5 sempurna harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan juga mineral. Semua nutrisi ini diperlukan agar tubuh tetap sehat dan terpenuhi kebutuhan gizinya. Untuk manfaat dan kandungan dari tiap makanan, ada baiknya kita simak lebih detailnya berikut ini.

Lebih Dalam Tentang Makanan 4 Sehat 5 Sempurna

  1. Nasi atau Makanan Pokok

nasi 4 sehat 5 sempurna

Nasi kerap diandalkan dari segi kandungan karbohidratnya. Bagi tubuh manusia, karbohidrat memiliki peranan penting yakni sebagai sumber energi. Akan tetapi dewasa ini, tak sedikit orang yang memutuskan mengganti kebiasaan makan nasi putihnya dengan nasi merah atau umbi-umbian. Alasan utamanya tentulah karena sumber energi lain dianggap lebih sehat.

Kita ambil contoh beras merah. Dibandingkan nasi putih, beras merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga jenis padi-padian ini lebih ramah bagi penderita diabetes. Selain itu, beras merah juga memiliki kandungan serat serta vitamin B lebih banyak dibanding nasi putih. Ini membuatnya lebih ramah saat dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi atau mereka yang sedang menjalankan program diet.

Baca juga: Anjuran Makanan untuk Penderita Diabetes

Jika demikian, apakah karbohidrat lantas melulu hanya bisa diperoleh dari nasi saja? Tentu saja tidak. Salah satu alasan mengapa nasi selalu disebutkan dalam penjabaran makanan 4 sehat 5 sempurna adalah karena sumber karbohidrat ini merupakan makanan pokok bangsa kita.

Padahal sebenarnya masih banyak sumber karbohidrat lain seperti jagung, sagu, singkong, ubi, kentang, hingga gandum. Tak hanya itu, beberapa buah bahkan juga bisa dijadikan sebagai sumber karbohidrat berkat kandungan gula alaminya.

  1. Lauk Pauk

lauk 4 sehat 5 sempurna

Jika karbohidrat dapat diperoleh dari umbi dan padi-padian, maka dalam istilah makanan 4 sehat 5 sempurna, lauk pauklah yang menjadi sumber protein. Manfaat protein bagi tubuh selain memperkuat sistem kekebalan, juga menyeimbangkan fungsi hormon dalam tubuh. Protein pulalah yang berperan aktif dalam membangun serta memperbaiki sel tubuh yang rusak.

Dan kita dapat memperoleh nutrisi tersebut dari beragam jenis lauk pauk seperti ikan, ayam, sapi, kambing, bebek, seafood, dan lain-lain sebagai sumber protein hewani, serta kacang-kacangan, biji-bijian, tahu, tempe, serta telur untuk sumber protein nabati.

Selain protein, ketika mengonsumsi daging-dagingan, tubuh juga akan memperoleh asupan lemak. Dikarenakan tak semua lemak itu baik bagi kesehatan tubuh, maka dari itu, pandai-pandailah saat memilih serta mengolah lauk pauk. Pastikan Anda tidak mengonsumsi terlalu banyak lemak jenuh yang biasanya menyertai makanan berminyak seperti gorengan, karena dapat membahayakan kesehatan.

  1. Sayur Mayur

sayuran 4 sehat 5 sempurna

Sumber makanan berikutnya yang tak kalah penting adalah sayuran. Ada berbagai macam sayuran yang dijual di pasaran saat ini. Salah satu yang paling banyak macamnya adalah sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, sawi, brokoli, daun pepaya, daun singkong, dan lain sebagainya. Warna hijau sayur yang menandakan adanya kandungan klorofil ternyata merupakan sumber antioksidan yang diperlukan tubuh agar terhindar dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, sayuran hijau juga kaya kandung Sulfarophane dan isothiocynate yang mana keduanya bersifat anti-kanker.

Sayuran lain yang kerap dikonsumsi masyarakat adalah wortel. Sumber beta karoten serta vitamin C ini tak hanya baik untuk mata saja, namun nutrisinya juga bisa membantu memperlancar proses metabolisme dan menurunkan tekanan darah tinggi. Selain kaya beragam antioksidan, vitamin, dan mineral, sayur juga menjadi sumber serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.

Yang jelas, jangan sampai salah dalam memilih dan mengolah sayur. Bila mungkin pilihlah sayur organik karena bebas pestisida. Dan saat mengolahnya, hindari memasak sayur terlalu lama agar nutrisi pentingnya tidak sampai hilang.

  1. Buah-buahan

buah 4 sehat 5 sempurna

Kita lanjut ke bahasan makanan 4 sehat 5 sempurna berikutnya yaitu buah. Sebagai sumber mineral, vitamin, dan serat, buah tentu tak boleh lepas dari menu harian kita. Dan Anda mungkin tak menyangka bahwa di balik warna buahnya, ternyata tersimpan kandungan nutrisi yang berbeda-beda.

Buah warna hijau misalnya, tak hanya kaya vitamin C, namun juga beta karoten, folat, serta kalsium sehingga baik untuk penderita kolesterol, kesehatan mata, pencernaan, dan menangkal radikal bebas.

Lain halnya dengan buah berwarna kuning yang kaya kandungan beta karoten, vitamin C, serta kaliumnya. Kalium sendiri memiliki peran aktif dalam menurunkan tekanan darah tinggi, memperlancar metabolisme, serta mencegah kanker.

Bagaimana dengan buah yang berwarna ungu? Kandungan magnesium di dalamnya terbukti baik untuk pencernaan, kolesterol, imun tubuh, dan anti-radang. Sementara buah warna merah digadang-gadang memuat asam ellagic dan hesperidin yang bersifat anti-kanker karena bisa menangkal radikal bebas.

  1. Susu

susu 4 sehat 5 sempurna

Hampir setiap orang Indonesia pasti tahu bahwa susu itu baik untuk kesehatan sehingga perlu dikonsumsi rutin. Namun faktanya, masih banyak penduduk tanah air yang tidak terbiasa minum susu secara teratur. Padahal sumber protein, lemak, vitamin, dan mineral ini baik untuk tulang dan dapat diandalkan sebagai sumber energi.

Di tanah air sendiri meski susu sapilah yang paling terkenal, namun belakangan marak muncul berbagai jenis susu seperti kedelai, kambing, kuda, hingga almond.

Setelah membahas panjang lebar mengenai manfaat dan nutrisi makanan 4 sehat 5 sempurna di atas, sebuah pertanyaan besar muncul. Apakah Anda sudah mengonsumsi semua nutrisi yang disebutkan di atas setiap hari?

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer