Obat Eksim Kering di Apotek Paling Ampuh

Untuk menangani eksim kering dengan tuntas tanpa kambuh, maka dibutuhkan kombinasi pengobatan yang mumpuni dengan obat eksim kering di apotek serta beberapa perawatan sederhana di rumah.

Eksim kering atau neurodermatitis merupakan penyakit kulit kronis berupa penebalan kulit disertai dengan relief yang nyata. Terjadinya penebalan ini bermula dari gosokan atau garukan berulang-ulang kali pada bercak kulit yang terasa gatal dan akhirnya bermanifestasi menjadi tebal dan kasar. Dikatakan kronis karena eksim kulit ini berlangsung lama bahkan menahun.

Penyebab pasti eksim kering sampai saat ini belum diketahui secara pasti. Namun, biasanya dipicu oleh jenis eksim lain atau karena gangguan emosional seperti gangguan kecemasan dan stres. Selain itu, kebiasaan memakai pakaian ketat atau yang berbahan kasar serta gigitan serangga yang menyebabkan iritasi dan gatal pada kulit dipercaya sebagai faktor pemicu lain dari terbentuknya eksim kering.

gambar eksim kering

gambar eksim kering

Seseorang yang mengalami eksim kering akan merasakan gejala utama berupa rasa gatal yang menyengat terus menerus atau hilang timbul. Di samping itu, tekstur kulit yang terasa gatal pun nampak kasar, bersisik dan berwarna kemerahan atau bahkan lebih gelap dari kulit sekitarnya. Semua gejala inilah yang akan kita obati, termasuk dengan obat eksim kering yang ada di apotik.

Ketahui lebih jauh mengenai cara mengobati eksim kering dibawah ini.

Prinsip Pengobatan Eksim Kering

Langkah pertama adalah memastikan diagnosis, bahwa benar yang Anda alami adalah eksim kering atau Neurodermatitis. Hal ini sangatlah penting, karena setiap penyakit memiliki penanganan spesifik yang berbeda.

Untuk mendiagnosis eksim kering, dokter akan melakukan beberapa prosedur yang terdiri dari anamnesis (tanya jawab), pemeriksaan fisik dan jika diperlukan maka akan dilakukan tes alergi atau biopsi kulit untuk mengidentifikasi penyebabnya.

Setelah diagnosis eksim kering ditegakkan, umumnya dokter akan memberikan emolien atau pelembab kulit, obat anti alergi, dan bila perlu salep kortikosteroid untuk mengurangi radang. Itu saja tidak cukup, ada beberapa edukasi mengenai perawatan rumahan yang harus Anda lakukan.

Salah satu hal terpenting yang dipesankan oleh dokter adalah:

Jangan menggaruk rasa gatal pada kulit yang terkena eksim, karena hal ini akan memperparah kondisinya!

Ikuti tips berikut: Cara Mengatasi Gatal dan Menghindari Garukan pada Eksim

Apa Saja Obat Eksim Kering yang ada di Apotek?

Tujuan farmakoterapi adalah untuk mengurangi morbiditas dan mencegah komplikasi. Jenis obat yang digunakan pun ada beberapa, umumnya seperti kortikosteroid topikal, obat-obatan yang termasuk ke dalam agen antipruritik atau obat anti alergi serta obat topikal imunosupresi.

* Secara umum ada dua bentuk sediaan obat eksim kering di apotik, yaitu sediaan krim atau salep yang dioleskan langsung pada kulit (Topikal) dan Obat berupa pil yang diminum (Oral)

Berikut ini adalah nama obat generik alias nama komposisi bahan aktifnya, tentunya ada beragam merek yang tersedia di apotek.

1. Kortikosteroid Topikal

Kortikosteroid topikal merupakan jenis obat yang paling sering diresepkan untuk mengatasi radang kulit yang bukan disebabkan oleh infeksi, termasuk eksim kering dan jenis eksim lainnya. Inilah yang disebut-sebut sebagai obat oles atau krim untuk eksim kering ataupun basah.

Penggunaannya bertujuan untuk  mengurangi peradangan dan rasa gatal serta menipiskan jaringan parut. Obat-obat topikal yang berbahan aktif kortikosteroid semuanya memiliki sifat anti-inflamasi dan menyebabkan efek metabolik yang dalam dan bervariasi.

Meskipun penggunaan kortikosteroid secara topikal relatif lebih aman, namun harus tetap sesuai anjuran dokter. Mengingat efek sampingnya yang dapat menyebabkan penipisan kulit hingga memicu terjadinya sindrom cushing.

  • Clobetasol

Obat eksim kering di apotek ini termasuk ke dalam kortikosteroid topikal kelas I atau superpotent. Jadi clobetasol termasuk obat keras yang penggunaannya harus berdasarkan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter.

Cara kerjanya dengan mengurangi respon imun tertentu untuk menekan mitosis dan meningkatkan sintesis protein yang mengurangi peradangan dan gatal-gatal pada kulit.

  • Betamethasone Dipropionate 0.05%

Sama seperti clobetasol, betametason dipropionate 0.05% termasuk ke dalam kortikosteroid topikal kelas I atau superpotent. Dalam mengurangi peradangan, obat eksim kering di apotek ini bekerja dengan cara menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan membalikkan permeabilitas kapiler.

  • Fluocinolone Acetonide 0.01-0.2%

Fluocinolone acetonide 0.01-0.2% termasuk ke dalam kortikosteroid topikal kelas IV  yang memiliki potensi sedang kuat. Obat eksim kering di apotek ini bersifat imunosupresif, antiproliferatif dan antiinflamasi yang mampu menghambat proliferasi sel dan mencegah peradangan.

  • Triamcinolone

Dalam mengurangi peradangan, triamcinolone bekerja dengan cara menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan membalikkan permeabilitas kapiler. Selain mengurangi peradangan, triamcinolone juga mampu meredakan gejala gatal, bengkak dan kemerahan di kulit.

Penggunaan obat ini harus berdasarkan resep dokter dan tidak direkomendasikan untuk anak usia di bawah 8 tahun.

  • Hydrocortisone valerate 0.2%

Hydrocortisone valerate (baca: hidrokortison) merupakan turunan dari adrenokortikosteroid yang memiliki potensi sedang kuat. Obat eksim kering di apotek ini memiliki efek mineralokortikoid dan glukokortikoid yang mampu menghasilkan aktivitas anti-inflamasi sekaligus memperbaiki sirkulasi kulit dan selaput lendir.

  • Fluocinonide 0.05%

Fluocinonide merupakan kortikosteroid topikal potensi tinggi (superpotent) yang bekerja dengan menghambat proliferasi sel dan bersifat imunosupresif dan anti-inflamasi. Penggunaannya harus berdasarkan resep dokter dan dibawah pengawasan dokter.

2. Agen Antipruritik

Obat-obatan yang termasuk ke dalam agen antipruritik oral dapat mengendalikan gatal dengan cara memblokir efek histamin yang dikeluarkan secara endogen. Sedangkan yang topikal mampu menstabilkan membran neuron dan mencegah inisiasi dan transmisi impuls saraf, sehingga menghasilkan tindakan anestesi lokal.

Dengan demikian, rasa gatal pada kulit dapat ditekan dengan baik. Obat-obatan yang termasuk dalam kategori ini diantaranya:

  • Diphenhydramine

Diphenhydramine merupakan salah satu antihistamin yang dapat digunakan untuk meredakan gatal-gatal sebagai  salah satu gejala eksim kering. Mekanisme kerjanya dengan cara menghalangi kinerja senyawa histamin alami tubuh yang menyebabkan munculnya gejala gatal atau alergi. Selain dapat digunakan sebagai obat gatal atau alergi, diphenhydramine juga dapat digunakan sebagai obat tidur, berkat efek sedatif yang dimilikinya.

  • Chlorpheniramine

Chlorpheniramine (CTM) merupakan obat golongan antihistamin yang bekerja dengan cara menghambat efek zat histamin pada sel efektor di pembuluh darah dan saluran pernafasan sehingga mampu meredakan berbagai gejala alergi, termasuk gatal, bersin-bersin, ruam pada kulit, mata berair, dan pembengkakan di beberapa bagian tubuh.

  • Hydroxyzine

Hydroxyzine merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati gatal-gatal, mual, muntah dan mabuk pada orang dewasa juga anak-anak. Mekanisme kerjanya dengan cara menekan aktivitas histamin di daerah subkortikal SSP.

Efek samping yang mungkin terjadi ketika menggunakan obat ini antara lain mengantuk, pusing, kelelahan, dan mulut kering.

  • Pramoksin

Pramoksin merupakan anestesi topikal yang digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan gatal akibat penyakit kulit seperti eksim, gigitan serangga, luka bakar dan lainnya. Pramoksin mengurangi konduksi dan impuls saraf dengan menghambat depolarisasi neuron.

Ketika dioleskan, obat ini mampu memberikan sensasi dingin dan menenangkan pada kulit yang sakit atau gatal, sehingga mampu mengurangi keinginan untuk menggosok atau menggaruk.

3. Topikal Imunosupresi

  • Tacrolimus

Tacrolimus diisolasi pertama kali pada tahun 1984 dari hasil fermentasi Streptomyces tsukubaensis. Obat eksim kering di apotek ini mampu meredakan rasa gatal dan pembengkakan dengan menekan pelepasan sitokin dari sel T dan menghambat pelepasan preformed mediator dari sel mast dan basofil kulit serta menurunkan ekspresi permukaan FCeRI pada sel Langerhans.

Kesediaannya dalam bentuk salep dengan konsentrasi 0,03 atau 0,1%. Tacrolimus dapat digunakan baik oleh orang dewasa maupun anak-anak yang berusia kurang dari 2 tahun. Namun hanya digunakan setelah pengobatan yang lain dirasa kurang efektif atau gagal.

  • Pimecrolimus

Pimecrolimus berasal dari ascomycin, yakni zat alami yang dihasilkan oleh jamur Streptomyces hygroscopicus var ascomyceticus. Mekanisme kerjanya dengan cara menghambat produksi dan pelepasan sitokin inflamasi dari sel T yang diaktifkan dengan mengikat reseptor immunophilin sitofolik-12. Kompleks yang dihasilkan kemudian akan menghambat fosfatase kalsineurin, sehingga menghalangi aktivasi sel T dan pelepasan sitokin.

Berbeda dengan kortikosteroid topikal, agen imunosupresi seperti tacrolimus dan pimecrolimus menawarkan pilihan pengobatan dalam jangka panjang. Karena dapat diaplikasikan ke seluruh bagian tubuh dalam jangka panjang dengan efek samping yang relatif rendah.

( ! ) Obat eksim kering di atas termasuk obat keras, artinya diperlukan resep dokter untuk mendapatkannya. Dokter akan merekomendasikan jenis, dosis, dan cara penggunaan yang tepat untuk Anda.

Tips Perawatan di Rumah

Ada beberapa perawatan yang dapat dilakukan sendiri dirumah, tujuannya untuk membantu meredakan gejala dan mencegah kekambuhan eksim kering di kemudian hari.

Berikut tips mengoati eksim kering di rumah:

  • Lindungi kulit yang terkena eksim dengan menggunakan perban atau kain bersih, guna menghindari goresan atau garukan terutama saat tidur.
  • Selalu rapikan atau potong pendek kuku untuk meminimalisir kerusakan kulit dari goresan kompulsif.
  • Gunakan lotion atau krim anti-gatal yang dijual bebas di apotek ketika kulit terasa gatal.
  • Berendamlah dengan menggunakan air hangat yang dicampurkan dengan baking soda atau oatmeal. Cara ini dapat membantu melembabkan kulit dan meredakan rasa gatal.
  • Hindari penggunaan sabun atau pembersih yang mengandung bahan pewangi dan pewarna.
  • Oleskan lotion pelembab tanpa pewangi selepas mandi ke seluruh kulit.
  • Untuk membantu mencegah iritasi kulit, hindari pakaian yang ketat dan berbahan kasar. Gantilah dengan pakaian yang bertekstur halus seperti katun.
  • Hindari faktor pemicu eksim seperti rasa cemas, depresi dan stres. Terapkan selalu pola pikir yang sehat dan positif di semua aspek kehidupan.

Pengobatan yang tepat dan sesuai dengan anjuran dokter disertai dengan perawatan diri di rumah dapat mempercepat penyembuhan sekaligus mencegah kekambuhan eksim kering di kemudian hari. Jaga selalu kebersihan diri dan sebisa mungkin kendalikan stres agar tidak menimbulkan gangguan kesehatan.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer