Obat Pelangsing Badan di Apotik yang Manjur dan Aman

Berat badan ideal dan sehat pasti jadi dambaan setiap orang, baik perempuan ataupun laki-laki. Karena itu, banyak orang mulai stres jika berat badannya terus bertambah berat, akhirnya mengonsumsi obat pelangsing badan dianggap sebuah solusi. Baik obat yang berbahan dasar kimia ataupun herbal alami.

Tahukah Anda bahwa ada banyak sekali jenis obat pelangsing badan yang beredar di seluruh dunia. Beberapa jenis ini mungkin pernah Anda konsumsi, atau jenis lainnya mungkin hanya diproduksi di beberapa negara tertentu saja.

obat pelangsing badan

Bagaimana obat pelangsing badan bekerja?

Produsen obat pelangsing badan umumnya mengklaim dapat membantu menurunkan berat badan secara langsung, atau paling tidak dapat membantu mempercepat turunnya berat badan jika dikombinasikan dengan cara lain seperti diet dan rajin berolahraga.

Sedangkan berdasarkan mekanisme kerjanya, obat pelangsing badan memiliki 3 mekanisme, yaitu:

  • Mengurangi Nafsu Makan. Obat jenis ini dapat merangsang tubuh untuk kenyang lebih lama sehingga Anda akan makan lebih sedikit dan lebih jarang sehingga asupan kalori menjadi sedikit.
  • Mengurangi Penyerapan Lemak. Lemak yang lebih sedikit berarti kalori yang juga lebih sedikit, artinya berat badan akan lebih cepat turun.
  • Meningkatkan Pembakaran Lemak. Pembakaran lemak yang lebih banyak tentunya akan menurunkan kalori tubuh dan langsung berimbas pada penurunan berat badan.

Obat Pelangsing Badan yang Populer di Pasaran

Beberapa obat dan suplemen makan berikut ini merupakan yang populer dikonsumsi di seluruh dunia. Beberapa mungkin belum umum dikonsumsi di Indonesia.

1. Ekstrak Garcinia Cambogia

Tumbuhan yang tumbuh di india, myanmar dan indonesia ini mulai populer dan dikenal di seluruh dunia setelah di promosikan pada acara Dr. Oz pada tahun 2012. Buah berwarna hijau dan kuning ini memiliki kandungan hydroxycitric acid (HCA) pada bagian kulitnya yang dapat menghambat kerja enzim yang merubah gula menjadi lemak.

Kandungan inilah yang kemudian dijadikan pil pelangsing badan yang beredar di pasaran, termasuk juga di Indonesia. Namun, dari segi efektivitas kerjanya ekstra gercinia cambogia ini berdasarkan beberapa penelitian tidak terlalu signifikan pada manusia.

Sebuah review terhadap 12 penelitian tentang garcia cambogia ditemukan bahwa ekstrak buah ini hanya dapat menurunkan berat badan sekitar 0,8 kg pada penggunaan selama beberapa minggu. Beruntungnya, belum ada efek samping serius dari obat pelangsing badan ini, hanya beberapa masalah ringan pada pencernaan yang pernah dilaporkan.

2. Hydroxycut

Hydroxycut merupakan salah satu suplemen penurun berat badan yang paling populer di dunia. Obat pelangsing badan ini dikemas dalam beberapa tipe namun yang paling umum disebut hydroxycut.

Obat ini mengandung campuran beberapa bahan yang diklaim mampu menurunkan berat badan hingga 9,5 kg untuk pemakaian selama 3 bulan, meski begitu efektivitasnya bisa berbeda pada masing-masing orang. Namun, hanya satu studi yang dijadikan dasar untuk klaim ini. Untuk pemakaian jangka panjang perlu dilakukan penelitian kembali.

Kandungan utama hydroxycut adalah kafein dan beberapa ekstrak tumbuhan. Jika Anda sensitif terhadap kafein, beberapa efek samping mungkin akan Anda alami seperti gelisah, tremor, mual, diare dan mudah tersinggung.

3. Kafein

Kafein merupakan zat psikoaktif yang paling umum dan paling banyak digunakan di dunia. Hal ini karena kafein dapat ditemukan secara alami dalam kopi, teh hijau dan dark coklat serta beberapa minuman olahan yang umum dikonsumsi.

Kafein dikenal juga sebagai metabolism booster yang dapat meningkatkan fungsi metabolisme tubuh dengan lebih aman. Itulah sebabnya zat ini sering ditambahkan ke dalam suplemen penurun berat badan komersil. Meskipun begitu, mengonsumsi kafein tidak harus selalu dari pil dan suplemen karena sumber alami kafein pada kopi dan teh berkualitas juga dapat dijadikan pilihan. Apalagi ditambah dengan kandungan antioksidannya yang baik untuk kesehatan.

Beberapa penelitian jangka pendek telah menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme sebanyak 3-11%, dan meningkatkan pembakaran lemak hingga 29%. Selain itu, beberapa studi lain juga menunjukkan bahwa kafein cukup efektif menurunkan berat badan meskipun dalam jumlah penurunan berat yang tidak terlalu besar.

Efek samping penggunaan kafein sebagai obat pelangsing badan umumnya tidak ada yang terlalu serius, beberapa efek ringan seperti gelisah, insomnia, mual, mulas mungkin muncul. Selain itu, kafein juga bersifat adiktif dan dapat mengurangi kualitas tidur.

4. Orlistat (Alli)

Orlistat merupakan obat yang digunakan untuk menurunkan berat badan. Obat pelangsing ini bekerja dengan cara menghambat enzim yang bertugas memecah lemak di usus, sehingga lemak tidak di serap melainkan langsung dikeluarkan bersama kotoran.

Oslistat dijual bebas tanpa resep dokter dengan nama Alli, sementara obat resep dengan kandungan oslistat dikenal dengan nama Xenical.

Berdasarkan penilitian, orlistat diketahui dapat menurunkan berat badan sekitar 2,7 kg. Obat pelangsi badan ini juga terbukti mengurangi tekanan darah dan mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 37%.

Selain manfaatnya seperti umumnya obat medis, beberapa efek samping juga bisa terjadi terutama pada saluran pencernaan, seperti tinja lembek atau cair, berminyak, perut kembung, sering BAB dan sulit dikendalikan. Karena fungsinya menghambat penyerapan lemak di usus, beberapa vitamin yang larut dalam lemak seperti vitami A, D, E dan K.

5. Respberry Ketone

Raspberry ketone merupakan substansi kimia yang dapat ditemukan pada buah raspberry, senyawa fenolik alami ini merupakan zat utama pemberi aroma pada raspberry merah. Selain sebagai salah satu komponen perasa alami, hasil penelitian pada tikus juga menunjukkan bahwa respberry ketone berhasil mencegah lemak terinduksi dan meningkatkan hormon adiponectin yang mengakibatkan penurunan berat badan.

Melihat kemampuan alaminya itu versi sintetis dari respberry ketone kini dijadikan suplemen pelangsing badan yang sudah beredar di pasaran. Namun dari segi efektifitasnya pada manusia, sebenarnya belum ada studi klinis pengujian raspberry pada manusia. Namun, penelitian pada tikus menggunakan dosis tinggi menunjukkan bahwa zat ini dapat mengurangi berat badan. Selain itu, umumnya akan muncul efek samping berupa sendawa yang berbau seperti raspberry.

6. Ekstrak Biji Kopi Hijau

Biji kopi yang masih hijau dan belum di roasted mengandung banyak substansi alami seperti kafein dan asam klorogenik. Kedua zat ini diyakini mampu menurunkan berat badan. Kafein seperti yang sudah dibahas pada poin 3 dapat meningkatkan pembakaran lemak, dan asam klorogenik diketahui dapat memperlambat pemecahan karbohidrat di usus.

Beberapa penelitian terhadap manusia menunjukkan bahwa ekstrak biji kopi hijau dapat membantu menurunkan berat badan hingga 2,5 kg selama 6 minggu percobaan. Selain itu bahan alami ini juga tinggi antioksidan dan dapat membantu menurunkan kadar gula darah serta mengurangi tekanan darah.

Konsumsi ekstrak biji kopi hijau umumnya menyebabkan efek samping seperti gelisah, tremor, mual seperti umumnya penggunaan kafein. Selain itu, diare juga mungkin muncul untuk mereka yang alergi terhadap asam klorogenik atau kandungan biji kopi hijau lainnya.

7. Glucomannan

Glucomannan merupakan salah satu jenis serat makan yang dapat ditemukan pada umbi akar tanaman konjac yang banyak tumbuh di asia selatan dan tenggara terutama jepang dan china. Bahan herbal ini bekerja dengan cara menyerap air dan merubahnya menjadi gel. Mekanisme menyerap air ini juga akan terjadi jika glucomannan berada salam saluran cerna sehingga akan memberikan rasa kenyang lebih lama dan membuat Anda lebih jarang makan.

Dari segi efektivitasnya, penelitian menunjukkan bahwa glukomannan yang dikombinasikan dengan diet sehat dapat membantu menurunkan berat badan hingga 3,6 – 4,5 kg dalam 5 minggu. Selain itu, glucomannan merupakan jenis serat yang ramah dengan bakteri usus sehingga aman untuk pencernaan. Beberapa khasiat lain seperti menurunkan kadar gula darah dan kolesterol serta efektif mengatasi sembelit.

Namun terdapat beberapa efek samping dari penggunaan obat palangsing badan ini seperti, kembung, tinja encer, dan dapat mengurangi efek obat jika dikonsumsi bersamaan. Obat ini juga baiknya dikonsumsi setengah jam sebelum makan serta memperbanyak minum setelahnya.

8. Meratrim

Meratrim merupakan pendatang baru dalam dunia obat pelangsing badan. Obat ini merupakan kombinasi dari dua ekstrak tumbuhan Sphaeranthus indicus dan Garcinia mangostana (manggis). Cara kerja obat herbal ini dengan membuat sel lamak lebih sulit diserap tubuh, mengurangi jumlah lemak yang dapat diserap dari aliran darah dan membantu membakar lamak yang tertimbun.

Sejauh ini baru dilakukan satu penelitian terhadap penggunaan maratrim pada manusia. Dari hasil penelitian yang melibatkan 100 orang gemuk itu didapati bahwa obat pelangsing meratrim dapat menghilangkan 5,2 kg berat badan selama 8 minggu. Obat ini juga dinilai dapat meningkatkan kualitas kesehatan seperti mengurangi kadar gula darah, kolesterol dan trigliserida. Selain itu, belum ada laporan tentang efek samping dari penggunaan obat ini.

9. Ekstrak Teh Hijau

Bahan herbal ini sudah cukup terkenal sejak lama sebagai suplemen pelangsing badan. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan antioksidan pada teh hijau berupa epigallocatechin gallate (EGCG), dapat membantu membakar lemak. Hal ini karena ekstrak teh hijau dapat meningkatkan aktivitas norephineprin, hormon yang dapat membantu membakar lemak.

Efektivitas teh hijau sebagai obat pelangsing badan sudah cukup diakui, berdasarkan beberapa penelitian terhadap manusia menunjukkan bahwa herbal ini dapat meningkatkan pembakaran lemak dan mengurangi lemak terutama di daerah perut. Selain itu teh hijau juga mengandung kafein yang bisa menambah kemampuannya membakar lemak. Namun, kadungan kafeinnya ini dapat menyebabkan beberapa efek samping terhadap orang yang sensitif kafein.

10. Asam Linoleat Terkonjugasi

Asam linoleat terkonjugasi merupakan jenis lemak trans yang terdapat pada makan seperti keju dan mentega. Menurut banyak penelitian asam ini dapat mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan masa otot. Oleh karena itu, versi sintesis dari asam linoleat terkonjugasi ini digunakan sebagai suplemen pelangsing badan.

Asam linoleat terkonjugasi memiliki efek dapat mengurangi nafsu makan, meningkatkan metabolisme dan merangsang pemecahan lemak tubuh. Dari segi efektifitasnya sebagai pelangsing badan, berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan penurunan berat badan sekitar 0,1 kg per minggu selama 6 minggu.

Efek samping asam ini utamanya terjadi pada pencernaan, serta kemungkinan dapat menyebabkan efek berbahaya untuk pemakaian jangka panjang. Obat ini juga meningkatkan potensi penyakit hati berlemak, resistensi insulin dan meningkatkan peradangan.

11. Forskolin

Forskolin merupakan senyawa kimia yang terdapat pada tanaman Plectranthus barbatus yang diklaim memiliki khasiat menurunkan berat badan. Zat ini diketahui dapat meningkatkan kadar senyawa cAMP dalam sel yang dapat menstimulasi pembakaran lemak.

Berdasarkan sebuah penelitian terhadap 30 orang pria dengan kelebihan berat badan, diketahui bahwa forskolin dapat mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan massa otot meskipun tidak berpengaruh terhadap berat badan. Namun studi lain terhadap 23 wanita dengan kelebihan berat badan tidak menunjukan efek yang signifikan.

Hanya ada sedikit sekali data tentang efek samping penggunaan forskolin. Selain itu, terdapat dua penelitian yang menunjukkan hasil yang bertentangan. Oleh karena itu sebaiknya lebih bijak mengonsumsi suplemen ini sebelum ada penelitian lebih lanjut.

12. Jeruk Pahit/ Synephrine

Satu lagi obat pelangsing tubuh yang berasal dari buah-buahan, synephrine, senyawa yang terdapat pada jeruk pahit ini diklaim mampu menurunkan berat badan. Zat yang mirip kandungannya dengan efedrin ini merupakan bahan yang cukup populer dalam industri obat penurun berat badan.

Mekanisme kerja syenephrine hampir sama dengan efedrin namun efeknya lebih ringan, yaitu dengan mengurangi nafsu makan dan secra signifikan meningkatkan pembakaran lemak. Meskipun lebih ringan dari efedrin, perlu diperhatikan juga bahwa efedrin merupakan obat yang tidak disetujui oleh FDA sebagai obat penurun berat badan dikarenakan efek sampingnya yang berbahaya.

Dari segi efektifitasnya, masih sangat sedikit sekali penelitian tentang synephrine. Beda halnya dengan efedrin yang sudah terbukti dapat menurunkan berat badan jangka pendek yang signifikan dalam penelitian. Seperti halnya efedrin, synephrine kemungkinan memiliki efek samping serius yang berhubungan dengan jantung. Selain itu obat ini juga dapat menyebabkan kecanduan.

Merek-merek obat pelangsing badan yang terdaftar di BPOM:

Merek Obat PelangsingRegister BPOM
CMP (Classic Mulberry Powder)TR 123263161
DtozymMD 867028097052
Duo BerryTR 113326041
Event SlimmerMD 809928027229
FiforlifMD 86702809605
Fresh Slim/Fibre SlimTR 133369511
GNT FiberMD 866931018028
Isalean ShakeML 267009001500
Nutrishake OriflameML 849914001155
Optrimax Plum DeliteML 857407001105
SinensaTR 103319831
Slimming Capsule Green WorldTI 124347171
So Shin MGIMD 867031014127
Thermolyte PlusSI 044 513 931
WMP HWIMD 867028004341
WSC BioloTR 14238282

* Harap mencermati kandungan, aturan pakai, serta efek samping dari obat-obatan di atas, jika perlu konsultasikan dengan dokter sebelum Anda menggunakannya.

Obat Pelangsing Badan yang Diresepkan Dokter

Selain ke 12 obat pelangsing yang beredar di pasaran di atas, terdapat beberapa obat yang hanya bisa didapat melalui resep dokter. Obat pelangsing badan ini diantaranya:

  • naltrexone dan bupropion (Contrave).
  • lorcaserin (Belviq).
  • phentermine dan topiramate (Qsyma).

Namun, berdasarkan sebuah studi tahun 2014, bahkan obat yang diresepkan ini juga tidak bekerja dengan baik seperti obat yang dijual bebas tadi. Efeknya penurunannya hanya sekitar 3-9% dari berat tubuh.

Oleh karena itu perlu ingat bahwa obat-obatan pelangsing ini umumnya hanya membantu proses penurunan berat badan. Pola hidup sehat, sedikit konsumsi karbohidrat dan perbanyak protein serta olahraga yang teratur dinilai lebih baik dibanding keseluruhan obat pelangsing badan tadi.

Lihat sumber

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer