Omegdiar obat apa?

Omegdiar adalah obat untuk mengatasi diare nonspesifik atau diare yang umum terjadi bukan disebabkan oleh masalah spesifik di saluran pencernaan. Obat ini diformulasikan menggunakan dua bahan utama yaitu kaolin dan pectin yang berfungsi memperpadat feses yang encer dan membantu mengeluarkan racun atau penyebab diare lainnya dari saluran cerna.

Obat yang diproduksi oleh PT. Mutifa ini merupakan jenis obat bebas yang berarti dapat dibeli di apotik tanpa resep dokter. Namun penggunaannya tetap harus berdasarkan aturan yang tertera dikemasan Omegdiar. Untuk itu berikut kami ulas kegunaan, dosis lazim, cara penggunaan dan efek samping yang mungkin ditimbulkan oleh obat ini.

Ikhtisar Obat Omegdiar

Jenis obatAntidiare
KandunganKaolin, pectin
KegunaanPengobatan diare non spesifik
KategoriObat Resep
KonsumenDewasa dan Anak
KehamilanAman
SediaanOmegdiar tablet dan syrup

omegdiar sirup dan tablet

Mekanisme Kerja

Cara kerja obat Omegdiar dapat dicermati dari kandungan bahan aktif penyusunnya, yaitu:

  • Kaolin: merupakan mineral silika berlapis yang kerap digunakan dalam bahan baku obat, keramik, pasta gigi dan zat aditif makanan. Bentuknya seperti tanah liat halus berwarna putih atau keputihan yang bersifat menyerap air. Dengan begitu kaolin akan menyerap racun atau bakteri yang menyebabkan iritasi di saluran pencernaan. Kemudian racun tadi ikut dikeluarkan dalam bentuk feses yang lebih padat.
  • Pectin: merupakan senyawa heteropolisakarida yang diekstrak dari dinding sel tumbuhan darat. Di dunia industri pectin digunakan sebagai perekat ataupun stabilizer (pencegah terjadi endapan). Sebagai obat, pectin dapat membantu menyerap racun di saluran cerna dan menurunkan keasamannya sehingga dapat mengurangi efek perih jika ada iritasi di saluran pencernaan.

Indikasi atau Kegunaan Omegdiar

Omegdiar digunakan untuk mengatasi diare nonspesifik atau diare yang penyebabnya bukan karena bakteri, virus atau parasit spesifik. Biasanya diare nonspesifik disebabkan salah makan, ketidakmampuan lambung mencerna laktosa, atau ketidak mampuan mencerna sayuran atau buah tertentu. Tanda umum dari kondisi adalah diare yang muncul tanpa disertai demam dan tidak ada lendir atau bercak darah di feses.

Kontraindikasi

Tidak semua orang boleh menggunakan obat ini, penderita yang diketahui memiliki kondisi di bawah ini tidak boleh menggunakan:

  • Memiliki riwayat hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan aktif obat ini.
  • Penderita yang sedang mengalami obstruksi usus.
  • Orang yang dalam kondisi harus menghindari konstipasi.

Dosis Omegdiar dan Cara Penggunaan

Omegdiar tersedia dalam bentuk sediaan tablet dan syrup dengan kekuatan dosis tiap tabletnya mengandung:

  • Kaolin: 700 mg.
  • Pectin: 20 mg.

Ingat! Dosis yang tepat sesuai dengan anjuran dokter berdasarkan berat ringannya penyakit, berat badan, usia, dan lain-lain. Atau berdasarkan dosis yang tertera di kemasan obat.

Adapun dosis yang lazim digunakan adalah sebagai berikut:

Dosis Omegdiar untuk mengatasi diare

  • Dosis dewasa: 2 tablet setiap setelah buang air besar dengan feses encer.
  • Dosis anak-anak lebih dari 12 tahun: sama dengan dosis dewasa.

Petunjuk Penggunaan:

  • Gunakanlah obat ini setelah buang air besar dengan feses yang encer.
  • Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
  • Tidak dibolehkan diberikan pada anak-anak di bawah umur 6 tahun kecuali atas resep dari dokter.
  • Pemberian cairan rehidrasi seperti oralit mungkin diperlukan untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang terbuang saat BAB.

Efek Samping Omegdiar

Omegdiar umumnya ditoleransi dengan baik. Namun demikian, ada efek samping yang juga perlu diperhatikan. Konstipasi merupakan efek yang sering muncul, terutama pada anak-anak dan lansia.

Efek Overdosis Omegdiar

Belum ada data yang menunjukkan adanya efek overdosis akibat penggunaan berebihan obat ini. Namun jika terjadi konsumsi berlebihan dan muncul gejala mual ataupun konstipasi segeralah konsultasikan dengan unit kesehatan terdekat.

Peringatan dan Perhatian

Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini:

  • Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami alergi menggunakan obat ini.
  • Saat mengonsumsi obat ini penyerapan di saluran cerna akan terganggu sehingga pemberian obat-obatan lainnya sebaiknya diberikan setelah 2 – 3 jam setelah atau sebelum pemberian obat ini.

Kehamilan dan Menyusui

Bolehkah Omegdiar untuk ibu hamil dan menyusui?

  • Bahan aktif Omegdiar dinilai masih aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan, karena efek samping obat ini dapat menyebabkan sembelit yang umumnya juga sering dialami oleh ibu hamil yang tentu akan menambah berat efeknya.
  • Belum diketahui apakah kandungan Omegdiar mempengaruhi ASI ibu menyusui dan membahayakan bayi yang menyusu. Untuk itu sebaiknya dikonsultasikan dahulu dengan dekter Anda sebelum mengonsumsi obat ini selama masa menyusui.

Interaksi Obat

Potensi interaksi obat terjadi ketika digunakan bersamaan dengan obat lain sehingga dapat mengubah cara kerja obat. Sebagai akibatnya, risiko efek samping dapat meningkat, obat tidak bekerja, atau bahkan menimbulkan efek beracun yang membahayakan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui obat apa saja yang Anda konsumsi dan beritahukan kepada dokter.

Beberapa jenis obat dapat berinteraksi dengan Omegdiar, diantaranya:

  • Berbagai jenis obat akan lebih sedikit diserap di pencernaan jika dikonsumsi dengan obat diare ini.
  • Obat clyndamicin, digoxin, quinidine dapat terganggu penyerapannya di usus jika dikonsumsi bersamaan dengan obat ini.