8 Tanda-Tanda Pubertas pada Perempuan

Pubertas merupakan masa peralihan dari seorang anak kecil menjadi orang dewasa. Proses perubahan ini ditandai dengan sejumlah kondisi yang terjadi pada tubuh ataupun psikis, baik pada laki-laki ataupun perempuan. Kali ini kita akan mempelajari tanda-tanda pubertas pada perempuan.

Selain tergantung dari seberapa matangnya sistem reproduksi tiap orang, biasanya pubertas juga dipicu oleh hormon, khusunya hormon reproduksi. Pada perempuan, hormon yang berperan adalah estrogen, hormon ini memegang peranan penting dalam perubahan tubuh pada masa pubertas. Dan berikut adalah tanda-tanda pubertas pada perempuan.

tanda pubertas pada perempuan

Kenali Tanda-tanda pubertas pada perempuan

Selain perubahan suara menjadi lebih berat/ besar ketimbang sebelumnya, masih ada tanda pubertas lainnya seperti:

  1. Bertambahnya berat dan tinggi badan
  2. Tumbuhnya rambut atau bulu-bulu halus
  3. Payudara mulai berkembang/ membesar
  4. Menstruasi
  5. Mood jadi labil
  6. Perubahan secara fisik
  7. Perubahan secara emosional
  8. Munculnya jerawat

Penjelasan lebih lanjut mengenai setiap poin di atas bisa kita simak sebagai berikut:

  1. Bertambahnya berat dan tinggi badan

Tanda-tanda pubertas pada perempuan yang paling nyata tampak pada tubuh fisiknya yang menjadi lebih tinggi dan besar dalam waktu singkat. Jika sebelumnya ia tampak mungil dan lucu, tak lama kemudian tahu-tahu ia sudah tinggi besar.

Perubahan ini mungkin terasa aneh pada mulanya karena biasanya dimulai dari bagian lengan dan kaki, namun kemudian ia jadi lebih tinggi dan berisi hanya dalam hitungan bulan atau tahun. Kebanyakan gadis bahkan tumbuh lebih cepat dalam kurun waktu 6 bulan sebelum masa haid pertamanya.

  1. Tumbuhnya rambut atau bulu-bulu halus

Sebelumnya kulit seorang gadis mungkin mulus dan bebas bulu bak kulit seorang bayi. Akan tetapi, tiba-tiba kini mulai tumbuh rambut di area tertentu seperti kaki, tangan, ketiak, bahkan organ keintiman.

  1. Payudara mulai berkembang/ membesar

Buah dada yang biasanya bertekstur rata-rata saja juga mulai berkembang atau membesar ketika seorang gadis memasuki masa pubertasnya. Rata-rata perubahan ini terjadi pada umur 9 tahun, namun bisa lebih atau bahkan kurang dari usia tersebut.

  1. Menstruasi pertama (Menarche)

Ketika payudara mulai membesar, maka jelas bahwa tak lama lagi, seorang gadis akan mendapatkan haid pertamanya. Meski bisa lebih cepat atau lambat, namun rata-rata perempuan mengalami menstruasi pertamanya pada usia 12 dan 13 tahun. Baca juga: Tanda-tanda Menstruasi Akan Segera Datang

Ada kalanya siklus haid mula-mula tidak teratur setiap bulan, bisa 3-6 bulan sekali. Tapi jangan khawatir karena seiring waktu berlalu, maka siklus tersebut akan teratur dengan sendirinya.

  1. Mood jadi labil

Selain perubahan fisik, disisi lain yang juga terkena imbasnya adalah bidang emosional. Bila mood atau suasan perasaan seorang gadis tiba-tiba berubah-ubah, sebentar gembira, sebentar sedih dan marah-marah, besar kemungkinan ia sedang berada dalam tahap pubertas.

  1. Perubahan secara fisik

Selain payudara berkembang dan tumbuhnya rambut di area tertentu, tubuh seorang perempuan juga mulai terbentuk pada masa pubertas. Tanda-tanda pubertas pada perempuan yang dimaksud antara lain: pinggangnya mulai mengecil, pinggulnya membesar, serta mulai muncul bau badan yang belum pernah ia khawatirkan sebelumnya.

  1. Perubahan secara emosional

Tanda-tanda pubertas pada perempuan selanjutnya adalah mulai tumbuh minat akan hal-hal yang berbau romansa pada lawan jenis. Ia mungkin akan mulai merasakan ketertarikan dengan lawan jenis.

  1. Munculnya jerawat

Dan inilah salah satu masalah yang membuat dunia para gadis gempar: jerawat. Tanda pubertas yang satu ini tak hanya terdapat pada wajah, punggung pun bisa jadi sasaran tumbuhnya jerawat yang merupakan salah satu musuh besar kaum hawa tersebut.

Bagaimana mengahadapi Anak Perempuan yang Pubertas?

Lantas apa yang harus dilakukan bila menghadapi anak perempuan yang mengalami pubertas.

  1. Bicarakan dengannya

Biarkan dia tahu apa yang sedang terjadi pada tubuhnya. Beritahukan pula padanya bahwa proses ini adalah wajar dan dialami oleh setiap orang jadi ia tak perlu merasa aneh sendiri.

Jika ada pertanyaan darinya yang belum bisa Anda jawab, maka ambil waktu untuk mempelajari jawabannya bersama-sama. Selain bisa membuatnya lebih percaya diri, cara ini juga bisa membuatnya yakin bahwa ia bisa membicarakan segala hal kepada Anda.

  1. Peka

Karena masa pubertas biasanya membuat beberapa anak merasa bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya, maka perlu bagi orang tua atau sosok terdekat untuk menjadi lebih peka. Anda bisa menanyai guru untuk mengetahui apakah ada masalah di sekolahnya.

Bicaralah juga dengan anak perempuan Anda tentang apa yang mereka alami atau rasakan saat sekolah. Dan jangan segan mengambil tindakan yang dirasa perlu kalau sampai anak menjadi korban pelecehan atau olok-olok oleh pihak lain atau teman-temannya.

  1. Berikan bimbingan

Tak peduli bagaimanapun juga, anak tetaplah anak, meski tubuhnya mungkin sudah berkembang mirip wanita dewasa. Seorang anak perempuan tetaplah butuh arahan dari orang tuanya. Dengan bimbingan dan kesabaran, maka ia pasti bisa melewati masa pubertasnya dengan baik.

Kita sudan mendeteksi tanda-tanda pubertas pada perempuan. Saatnya untuk peka dan membantu setiap anak perempuan yang dekat dengan kita agar mereka bisa melewati masa itu dengan baik.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer