Batuk Berdahak Hijau? Ini Penyebab dan Obatnya

Apabila mengalami batuk berdahak, biasanya dahak yang kita keluarkan berwarna putih. Namun, pada kondisi tertentu terkadang dahak berubah warna menjadi hijau. Hal tersebut yang membuat Anda mungkin bertanya-tanya, mengapa dahak bisa berwarna hijau? Ketahui jawabannya di bawah ini.

Mengapa Dahak Berwarna Hijau?

Dahak yang menumpuk pada saluran pernafasan menjadi media yang baik untuk pertumbuhan bakteri, sehingga terjadi infeksi. Apabila bagian tubuh mengalami infeksi, maka sel darah putih akan mengumpul di sana.

Nah, Dahak putih yang berubah warna menjadi hijau dikarenakan adanya enzim myeloperoxidases (MPOs) yang terdapat pada sel darah putih. Alasan serupa terjadi pada ingus yang berwarna kehijauan. Hal ini menandakan bahwa sistem pertahanan tubuh kita sedang giat melawan infeksi.

batuk berdahak hijau

Baca juga: Batuk Berdahak Hitam? Ini Penyebab dan Obatnya

Apabila Anda batuk berdahak hijau dan disertai beberapa gejala berikut, maka berarti menunjukkan bahwa harus ada penanganan medis yang serius. Gejala-gejalanya sebagai berikut:

  • Mengi (bengek).
  • Demam tinggi yang berlangsung selama lebih dari tiga hari.
  • Batuk terus menerus selama tiga minggu.
  • Batuk darah dengan dahak hijau secara bersamaan.
  • Susah bernafas.
  • Denyut jantung tidak teratur.
  • Nyeri dada.
  • Cemas.
  • Kulit dan bibir membiru.
  • Batuk berdahak saat hamil atau berusia lebih dari 65 tahun.

Segera berobat ke dokter apabila gejala-gejala tersebut terjadi pada Anda, karena apabila ditunda, maka akan mengakibatkan penyakit serius. Dahak hijau memang tidak selalu menunjukkan adanya penyakit yang serius, namun ada beberapa penyakit serius yang dapat menjadi penyebab batuk berdahak hijau.

Kenali Penyebab Batuk Berdahak Hijau

Jika Anda melihat dahak yang dihasilkan berubah warna menjadi kuning kehijauan atau hijau, maka biasanya itu merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Pada awalnya, mungkin akan melihat kuning yang kemudian berkembang menjadi kehijauan. Perubahan yang terjadi tergantung tingkat keparahan dan lamanya penyakit.

Beberapa penyakit berbahaya yang dapat menyebabkan batuk berdahak hijau, seperti sinusitis, bronkitis, pneumonia, dan cystic fibrosisPenjelasannya sebagai berikut.

1. Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada rongga kecil berisi udara yang terletak di sekitar hidung. Sinusitis dapat disebabkan oleh virus, alergi, atau bakteri. Apabila sinusitis disebabkan oleh bakteri, maka dahak ataupun ingus yang Anda keluarkan akan berwarna hijau. Kondisi ini juga biasanya disertai dengan hidung tersumbat, postnasal drip, dan tekanan pada rongga sinus.

2. Bronkitis

Bronkitis merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan dari paru-paru atau bronkus, sehingga menyebabkan terjadinya inflamasi atau peradangan pada saluran tersebut.

Penyakit ini biasanya diawali dengan batuk kering dan kemudian berdahak putih. Lalu seiring berjalannya waktu, Anda akan mulai mengalami batuk berdahak hijau. Hal tersebut menandakan bahwa penyakit itu berkembang dari virus ke bakteri dan dapat mengakibatkan batuk lama atau lebih dari 90 hari.

3. Pneumonia

Pneumonia juga biasanya disebut dengan istilah paru-paru basah yang merupakan infeksi yang dapat menyebabkan inflamasi pada kantong udara di paru-paru. Pneumonia merupakan komplikasi sistem pernafasan lainnya. Apabila Anda mengalami kondisi tersebut, maka dahak Anda akan berwarna hijau.

Gejala yang ditimbulkan pun dapat berbeda-beda sesuai dengan jenis pneumonia yang diderita. Namun, gejala umum yang biasanya menyertai penyakit tersebut adalah batuk, demam, menggigil, dan sesak napas.

4. Cystic Fibrosis

Cystic Fibrosis merupakan penyakit paru-paru kronis yang menimbulkan lendir di paru-paru. Penyakit ini sering menyerang anak-anak hingga remaja. Penyakit ini juga dapat menyebabkan warna dahak Anda menjadi hijau.

Ternyata, batuk berdahak hijau bukan hanya sekedar gejala penyakit ringan, tetapi juga dapat menyebabkan beberapa penyakit saluran pernafasan yang berbahaya. Namun, Anda tak perlu khawatir karena ada beberapa cara pengobatan yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan dahak hijau.

Cara Mengobati Batuk Berdahak Hijau

Ada dua cara yang dapat Anda lakukan guna menghilangkan dahak hijau, yaitu perawatan rumah dan obat. Perhatikan langkah-langkahnya di bawah ini.

1. Perawatan Rumah

Cara menghilangkan batuk berdahak hijau yang pertama adalah dengan melakukan perawatan sendiri di rumah. Batuk berdahak hijau bisa saja disebabkan oleh kondisi yang tidak terlalu serius. Anda dapat melakukan beberapa perawatan rumah berikut untuk menghilangkan dahak hijau serta membuat kondisi tubuh menjadi lebih baik.

  • Gunakan Neti Pot: Neti pot adalah alat yang berbentuk seperti teko kecil dan dapat membantu membuang kelebihan lendir serta iritasi pada saluran sinus. Anda juga bisa menambahkan larutan garam ke dalam alat tersebut dan meneteskan ke salah satu lubang hidung, kemudian keluarkan cairan tersebut pada lubang hidung satunya. Ulangi proses tersebut bergantian pada lubang hidung Anda. Neti pot juga membantu melembabkan saluran hidung Anda.

  • Kompres Air Hangat: Ambil handuk kecil dan basahi dengan air hangat. Kemudian, letakkan handuk di wajah selama kurang lebih satu menit. Tutupi mata, hidung, dan mata. Lakukan terus proses ini sampai rasa sakit reda dan dahak menjadi encer.
  • Gunakan Humidifier: Humidifier adalah alat yang berfungsi melembabkan ruangan. Anda dapat menggunakannya di rumah, agar lebih banyak uap air yang Anda hirup. Uap air dapat membuka saluran udara yang tersumbat.
  • Berkumur dengan Air Garam : Campurkan secangkir air hangat dengan 1/2  sendok teh garam, kemudian gunakan untuk berkumur. Hal tersebut mampu membantu mengencerkan dahak akibat alergi atau infeksi sinus yang memengaruhi tenggorokan Anda.
  • Menggunakan minyak kayu putih : Oleskan minyak kayu putih secukupnya pada tenggorokan dan dada. Hal tersebut akan  membantu melegakan tenggorokan dan dapat mengencerkan dahak.
  • Obat Herbal: Anda bisa minum teh herbal atau mengonsumsi suplemen herbal untuk menghilangkan dahak hijau. Salah satu obat herbal yang dapat dengan mudah ditemukan di rumah adalah jahe dan kunyit. Jahe mampu melawan infeksi saluran pernafasan, sedangkan kunyit dapat membunuh bakteri serta. Keduanya dapat mengencerkan dahak.

2. Obat Batuk Berdahak

Cara selanjutnya untuk membantu menghilangkan dahak hijau adalah dengan pemberian obat. Ada banyak jenis obat yang dapat digunakan untuk meringankan gejala pernafasan seperti batuk berdahak hijau, antara lain:

  • Pengobatan antihistamin: Obat ini bisa Anda dapatkan tanpa resep dokter Anda. Antihistamin sangat berguna untuk mengurangi masalah sinus dan alergi. Jika antihistamin biasa tidak mampu meredakan dahak Anda, mungkin dokter akan memberikan jenis obat alergi dengan dosis yang lebih tinggi.
  • Dekongestan: Dekongestan ada dua jenis yaitu alat semprot mulut atau semprot hidung dan keduanya memerlukan resep dokter. Namun, obat ini dapat menyebabkan pusing dan rasa cemas. Selain dekongestan, Anda juga bisa mencoba kortikosteroid hidung, semprotan nasal garam, dan semprotan hidung normal.
  • Ekspektoran: Obat seperti guaifenesin dapat membantu mengencerkan dahak, sehingga Anda dapat mengeluarkan dahak tanpa rasa sakit. Obat ini dapat digunakan oleh orang dewasa dan juga anak-anak.

Lakukanlah cara-cara penyembuhan yang efektif menurut Anda. Namun, sebaiknya selalu berkonsultasi ke dokter terkait pemilihan metode penyembuhan guna mendapatkan saran yang terbaik.

Penanganan yang tepat akan mempercepat proses penyembuhan. Ingat, lakukan penanganan secepat mungkin ketika adanya gejala atau tanda-tanda serius yang menyertai batuk berdahak hijau.

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer