Benjolan di Ketiak Sakit Bila Ditekan? Ketahui Penyebab dan Obatnya

Bagi Anda yang memiliki benjolan di ketiak, sangat wajar jika merasa khawatir. Apalagi benjolan di ketiak terasa sakit bila ditekan. Tapi jangan panik, pada kebanyakan kasus, ini bukanlah masalah serius dan biasanya tidak lebih dari sekedar pembengkakan kelenjar getah bening.

Namun demikian, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter jika benjolan itu menimbulkan ketidaknyamanan dan begitu menyakitkan. Dokter akan membantu mencarikan penyebabnya dan menentukan pilihan pengobatan terbaik.

Apa penyebab benjolan di ketiak yang sakit saat ditekan?

Benjolan di ketiak dapat disebabkan oleh berbagai masalah, baik yang terasa sakit ataupun tidak. Benjolan yang terasa sakit disebabkan oleh kondisi-kondisi di bawah ini:

1. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

benjolan di ketiak kelenjar getah bening

Benjolan di ketiak terasa sakit saat disentuh, namun lihatlah tidak ada gangguan pada kulit luarnya.

Penyebab paling umum benjolan di ketiak adalah pembengkakan kelenjar getah bening (KGB). Kelenjar getah bening sebenarnya tidak hanya di ketiak, melainkan menyebar di beberapa tempat di seluruh tubuh, misalnya di leher, lipat paha, dan lainnya. Kelenjar ini membengkak saat tubuh terkena infeksi.

Khusus untuk pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, mungkin mengindikasikan adanya infeksi di daerah itu atau di tempat lain seperti payudara, lengan, atau bahkan infeksi sistemik yang melibatkan seluruh tubuh.

Tips agar lebih mudah mengidentifikasi penyebabnya, maka coba perhatikan apakah benjolan di ketiak yang sakit saat ditekan itu hanya di salah satu ketiak atau keduanya.

Penyebab benjolan yang terasa sakit di ke dua sisi ketiak:

  • Infeksi mononucleosis. Infeksi oleh virus Epstein-Barry yang terutama terjadi pada orang dewasa muda, pembengkakan kelenjar getah bening umumnya muncul di leher, di kedua ketiak dan kadang di selangkangan. Gejala lainnya termasuk demam, kelelahan parah, berkeringat berlebihan, sakit tenggorokan.
  • Toxoplasmosis. Merupakan infestasi parasit yang disebarkan melalui kotoran kucing, kelenjar getah bening yang bengkak dapat muncul di leher dan kedua ketiak; Gejala lainnya termasuk sakit tenggorokan dan demam ringan.
  • Wabah penyakit pes (terutama di Afrika) dan demam gigitan tikus (terutama di Asia) adalah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan demam mendadak dan pembengkakan kelenjar getah bening di kedua ketiak dan leher yang terasa sakit.

Jadi, ketika yang terlibat adalah kedua sisi ketiak, maka infeksi sistemiklah penyebabnya.  Artinya infeksi tersebut mempengaruhi seluruh tubuh, sehingga ada beberapa kelenjar getah bening yang mengalami pembengkakan dan nyeri, kadang-kadang kulit di ketiak juga memerah.

Adapun penyebab utama benjolan di ketiak yang sakit saat ditekan di salah satu sisi yaitu infeksi bakteri atau gigitan berbisa di lengan, tangan atau jari-jari di salah satu sisi. Penyebabnya meliputi:

  • Cat scratch disease, terjadi setelah mengalami cakaran atau gigitan kucing.
  • Tularemia.  Disebut juga demam kelinci, disebabkan oleh bakteri Francisella tularensis yang menyebar melalui gigitan serangga serangga atau hewan yang terinfeksi.
  • Infeksi kulit akibat Staphylococcal (staph) atau streptococcal (strep) dapat muncul sebagai bisul (benjolan merah dan sakit), selulitis (kulit kemerahan dan menebal) atau impetigo (lepuhan).
  • Gigitan ular, laba – laba atau kalajengking.

2. Kista Sebasea atau Ateroma

kista di ketiak sakit benjolan

Benjolan di ketiak ini awal mulanya tidak sakit, ciri utamanya ada bintik hitam.

Benjolan nonkanker di bawah kulit yang berasal dari kelenjar minyak, ukurannya kecil dan tumbuh lambat. Ciri khasnya ada bintik hitam di tengahnya. Awalnya memang tidak sakit, namun ketika ada bakteri yang masuk dan berkembang biak, maka terjadilah abses.

Ketika abses terjadi, di dalam kista terdapat penumpukan nanah. Anda bisa membayangkan betapa sakitnya benjolan di ketiak ini. Kulit bagian luarnya pun kemerahan sebagai tanda dari proses peradangan.

Tidak melulu didahului oleh kista, abses dapat terjadi secara langsung. Keduanya, baik abses maupun kista dapat disebabkan oleh penggunaan antiperspirant yang berlebihan atau mencukur bulu ketiak dengan cara yang salah dan tidak steril.

3. Bisul 

bisul di ketiak menyebabkan benjolan sakit

bisul di ketiak menyebabkan benjolan yang terasa sakit. Benjolan lancip seperti gunung dengan nanah di ujungnya.

Bisul juga dapat terjadi di kulit ketiak. Bentuknya sama seperti bisul di kulit lainnya, yaitu tonjolan dengan ujung lancip berwarna kemarahan seperti gunung. Benjolan di ketiak ini terasa sakit meskipun tidak disentuh. Rasa sakitnya akan bertambah ketika lengan digerakkan.

Bisul disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam akar rambut atau bulu ketiak lalu berkembang biak. Pada awal kemunculannya, hanya terlihat bintil kecil seperti jerawat, namun dalam beberapa hari berubah menjadi lebih besar dan lebih sakit lagi.

4. Rambut tertekuk

Ingrown hair benjolan sakit di ketiak

Terlihat ada rambut di dalam bejolan

Pertumbuhan rambut setelah dicukur habis terkadang tidak selalu mengarah ke luar. Ingrown hair adalah kondisi ketika pertumbuhan rambut tersebut malam mengkol ke dalam. Hal ini rawan mengalami infeksi sehingga timbullah peradangan yang menyakitkan disertai dengan pembentukan nanah.

Dibanding dengan bisul dan kista, ingrown hair ini berukuran paling kecil, mungkin hanya sebesar jerawat. Meskipun kecil, tapi rasa nyerinya tidak bisa dianggap remeh.

Ingrown nail dapat terjadi akibat teknik bercukur yang buruk, terutama bagi yang memiliki rambut keriting. Penggunaan deodoran dengan penekanan kuat juga berpotensi menyebabkannya.

Mungkinkah benjolan di ketiak yang sakit disebabkan oleh kanker?

Salah satu kekhawatiran mengenai penyebab benjolan di ketiak adalah apakah itu kanker atau sesuatu yang lain. Kanker dari payudara dapat menyebar ke kelenjar getah bening di ketiak dan menimbulkan benjolan.

Untuk mengetahuinya, perlu dilakukan pemeriksaan. Ada bisa menduganya dengan meraba dan menggerakkannya. Benjolan yang yang dapat digerakkan dengan mudah (mobile) dan menyebabkan rasa sakit merupakan pertanda adanya infeksi. Di sisi lain benjolan tanpa rasa sakit yang keras dan tetap di satu tempat (non-mobile) lebih cenderung akibat kanker.

Jika benjolan di ketiak cepat membesar dalam beberapa hari, maka umumnya disebabkan oleh infeksi. Kemerahan pada kulit juga mengindikasikan infeksi dan bukan kanker.

Perlu diingat bahwa benjolan di ketiak yang keras, tidak menimbulkan rasa sakit, dan cenderung tidak mudah digerakkan, berarti bersifat kanker. Waspadai juga benjolan yang tidak jelas, kemungkinan kanker mencapai 4% untuk benjolan seperti ini, terutama jika berusia di atas 40 tahun.

Bagaimana mengobati benjolan di ketiak yang terasa sakit?

Langkah terbaik adalah memeriksakan diri ke dokter, terutama ketika benjolan tidak membaik dalam beberapa minggu. Dokter akan menanyakan berapa lama Anda memiliki benjolan itu dan perubahannya hingga saat ini.

Dokter juga akan bertanya apakah rasa sakitnya semakin memburuk dibandingkan saat Anda pertama kali melihatnya. Informasi mengenai gejala lain juga dibutuhkan untuk membuat diagnosis yang tepat.

Apabila setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan belum dapat dipastikan penyebabnya, maka dokter akan meminta tes tertentu. Sebagai contoh pemeriksaan mammogram, CT scan, dan ultrasound (USG). Jika itu saja tidak cukup, dokter mungkin meminta biopsi aspirasi jarum halus yang melibatkan pengambilan cairan dari kelenjar getah bening yang membengkak. Sampel kemudian dianalisis di laboratorium.

Setelah mempertimbangkan hasil pemeriksaan di atas, dokter akan menentukan pilihan pengobatan yang paling tepat untuk Anda. Contohnya:

  • Anda harus minum antibiotik tertentu jika benjolan disebabkan oleh infeksi bakteri. Jika penyebabnya virus, maka tidak banyak yang bisa kita lakukan untuk mengobatinya, karena pada umumnya dapat sembuh sendiri.
  • Operasi kecil diperlukan untuk membuang kista, ataupun abses dengan mengeluarkan nanah yang terkumpul dalam benjolan ketiak.
  • Kemoterapi dianjurkan apabila benjolan disebabkan oleh kanker. Bila perlu, dikombinasikan dengan terapi radiasi dan pengobatan kanker lainnya.

Apapun penyebab benjolan di ketiak, baik yang sakit ataupun tidak, sebaiknya segera dipastikan penyebabnya. Dengan demikian, langkah penanganan tepat bisa dilakukan sedini mungkin.

DISKUSI TERKAIT

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer