Ciri-ciri Pria Mandul Secara Fisik yang Bisa Kamu Amati

Mengetahui ciri-ciri pria mandul memang dipandang perlu, apapun tujuannya. Namun sayangnya, kemandulan pria tidak bisa dideteksi secara pasti sejak awal. Kondisi ini umumnya baru ketahuan setelah seorang pria berjuang untuk mendapatkan anak, tapi tak kunjung berhasil juga.

Sebenarnya ciri-ciri pria mandul cukup beragam, tergantung dari apa yang menjadi penyebabnya. Ketidaksuburan pria sendiri dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti:

  • Ketidakseimbangan hormon (paling umum)
  • Usia
  • Genetik
  • Konsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan
  • Stres
  • Efek samping obat yang dikonsumsi
  • Lingkungan yang penuh polusi
  • Dampak kemoterapi dan radiasi
  • Varikokel atau varises pada organ intim pria
  • Pernah mengalami gangguan prostat, testikel, atau masalah seksual
  • Pernah menjalani operasi paha, testikel, penis, atau skrotum
  • Kriptokismus, kondisi bawaan sejak lahir dimana testis tidak berada dikantungnya karena gagal turun
  • Penyakit tiroid
  • Penyakit diabetes
  • Penyakit sirosis hati
  • Kecelakaan sehingga struktur organ reproduksi terluka atau cacat.

Selangkapnya baca juga: Apa Penyebab Mandul pada Pria dan Wanita? Ini Kata Dokter

Tak hanya itu, berat badan berlebih juga bisa meningkatkan ketidaksuburan pria. Kalau perut dipadati lemak, maka itu dapat meningkatkan suhu skrotum sehingga menghambat kesuburan pria.

ciri-ciri pria mandul

Seperti apa Ciri-ciri pria mandul?

Dengan memperhatikan beberapa faktor resiko di atas, maka berikut adalah ciri-ciri pria mandul yang bisa kita amati:

1. Rambut yang tumbuh hanya sedikit

Ciri-ciri pria mandul yang pertama kali kita bahas ini rata-rata disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Ketika hormon seks pria dalam kadar yang kurang maka pertumbuhan sperma juga bisa terganggu, akibatnya pria bisa mandul. Dan salah satu cirinya adalah sedikitnya rambut-rambut yang biasanya dominan pada pria, misalnya kumis dan jenggot, bulu kaki, bulu dada, dan lain-lain.

Namun sedikitnya rambut yang tumbuh, entah itu di wajah maupun tubuh, juga bisa diakibatkan faktor genetik dan juga ras.

2. Hasrat seksual rendah

Kalau Anda mendapati hasrat seksual rendah maka ini bisa jadi ciri-ciri pria mandul berikutnya. Kondisi ini kemungkinan besar juga dikarenakan masalah hormonal. Karena umumnya dorongan seksual berasal dari melonjaknya hormon pria, testosteron.

3. Gangguan fungsi seksual

Munculnya masalah pada fungsi seksual, misal kesulitan melakukan atau mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi) dapat menjadi tanda bahwa Anda mungkin tidak subur. Begitu juga dengan hambatan ketika melakukan ejakulasi, hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor misalnya:

  • Cairan mani yang dikeluarkan terlalu sedikit
  • Bentuk sperma abnormal
  • Penyakit azoospermia yang menyebabkan air mani tidak mengandung sperma
  • Jumlah sperma tinggi, namun tak mampu dilepas sehingga itu tak berhasil membuahi sel telur
  • Retrograde ejaculation yakni kacaunya aliran sperma, dimana setelah dikeluarkan, sperma tersebut justru kembali ke kandung kemih sehingga tak sampai memasuki vagina wanita. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh efek samping obat atau pasca operasi.

4. Jumlah sperma yang dikeluarkan terlalu sedikit

Kadar sperma dikatakan rendah kalau jumlahnya berada di bawah normal yakni kurang dari 15 juta/ ml cairan mani atau 39 juta per ejakulasi. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan kadar sperma menurun, seperti infeksi testikel, varikokel, antibodi yang menyerang sperma, tumor, ketidakseimbangan hormon, cacat bawaan, penyakit celiac, pengobatan tertentu, hingga dampak operasi.

Faktor lain yang menyebabkan produksi sperma menurun antara lain polusi, dampak radiasi atau sinar X, suhu testikel terlalu tinggi, rokok, obat-obatan, terlalu sering duduk, stres, hingga obesitas.

5. Timbulnya rasa sakit atau bengkak pada testikel

Kalau ini sampai terjadi, maka salah satu penyebabnya bisa jadi karena varikokel. Varises pada organ kemaluan pria ini disebabkan oleh bengkaknya pembuluh darah di area testikel sehingga menghambat jalannya sperma. Tak hanya itu, varikokel juga dapat menurunkan jumlah sperma yang diejakulasikan.

Untungnya kondisi yang belum diketahui penyebabnya ini dapat diatasi dengan jalan operasi. Nantinya pembuluh darah yang bengkak akan dijepit atau dimasuki gulungan kecil agar darah tak masuk ke dalamnya.

Bila Anda mengalami bengkak pada testikel, maka segera periksakan diri karena kondisi ini tak hanya menjadi ciri-ciri pria mandul saja, namun juga kemungkinan terjangkitnya penyakit menular seksual, kanker, atau infeksi lainnya.

6. Tidak berfungsinya indera penciuman

Ciri-ciri pria mandul yang cukup menarik berikutnya adalah masalah genetik yang sering disebut dengan istilah sindrom Kallman. Sindrom Kallman biasanya ditengarai dengan kurang atau bahkan tidak berfungsinya indera penciuman. Tak hanya pria, wanita pun juga dapat mengalaminya.

7. Tekstur testikel yang kecil dan padat

Penyebabnya adalah sindrom Klinefelter yang menyerang 1 dari 600 pria. Kondisi bawaan ini membuat hormon testosteron tak bisa diproduksi sebagaimana mestinya saat seorang pria masuk masa puber.

Sebagai akibatnya, ukuran testis sangat kecil jauh dibawah ukuran normal.

8. Infeksi pernafasan

Tak tahu apa kaitannya secara pasti, namun kalau seorang pria sering menderita infeksi pernafasan berulang, yang mana sembuh lalu kambuh, sembuh dan kambuh lagi, maka itu juga bisa jadi ciri-ciri pria mandul selanjutnya.

9. Pertumbuhan payudara tidak normal (ginekomastia)

Beberapa pria memiliki payudara yang besar. Keadaan ini dapat disebabkan oleh hiperestrogen. Kelebihan kadar hormon wanita dalam tubuh pria ini dapat mengganggu produksi sperma sehingga berujung pada ketidaksuburan atau kemandulan.

Jadi kalau usaha memiliki momongan sudah berjalan lebih dari setahun, namun belum berhasil, dan Anda mengalami beberapa gejala di atas, maka jangan segan untuk segera berkonsultasi dengan dokter.

solusi pria mandul

Tips untuk meningkatkan kesuburan pria

Selain memeriksakan diri ke dokter, beberapa tips berikut ini mungkin bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan bagi mereka yang memiliki ciri-ciri pria mandul seperti di atas.

> Terapkan pola hidup sehat. 

Praktek gaya hidup yang tidak sehat akan mengganggu kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesuburan. Mulai sekarang rajinlah olahraga, mengonsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna, istirahat yang cukup, dan mengendalikan stress.

> Menurunkan berat badan berlebih.

Obesitas dikaitkan dengan infertilitas. Jika Anda tidak subur dan obesitas, maka langkah pertama yang perku anda upayakan adalah menurunkan berat badan.

Batasi asupan alkohol.

Hindari konsumsi alkohol berat, karena dapat menurunkan kadar testosteron dan merusak kualitas semen (air mani).

Mendapatkan asam folat yang cukup.

Beberapa studi menunjukkan bahwa asupan asam folat yang rendah dapat merusak kualitas semen.

Dapatkan tidur yang cukup.

Mendapatkan tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan. Kurang tidur ataupun tidur berlebihan juga erat kaitannya dengan kualitas semen yang buruk.

Hindari makan terlalu banyak kedelai.

Kedelai kaya akan isoflavon, yang terkait dengan kualitas semen yang lebih rendah.

Pertimbangkan suplemen.

  • Antioksidan. Suplemen Antioksidan juga tampaknya bekerja dalam meningkatkan kesuburan. Sebagai contohnya, Vitamin C, koenzim Q10 meningkatkan kualitas sperma.
  • D-Aspartic Acid (DAA). Para peneliti percaya bahwa D-AA yang terlibat dalam kesuburan pria. Bahkan, tingkat D-AA secara signifikan lebih rendah pada pria infertil dibandingkan pria subur.
  • Vitamin D adalah nutrisi lain yang dapat meningkatkan kadar testosteron. Satu studi observasional menunjukkan bahwa pria yang kekurangan vitamin D lebih cenderung memiliki kadar testosteron rendah.
  • Zinc.  Asupan zinc yang memadai tampaknya menjadi salah satu pilar dari kesuburan pria. Studi observasional menunjukkan bahwa kadar zinc yang rendah atau defisiensi memiliki kaiatn erat dengan kadar testosteron rendah, kualitas sperma yang buruk dan peningkatan risiko kamdnulan pada pria.

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi  10 Makanan Tebaik untuk Tingkatkan Kesuburan

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer