Ciri-Ciri Wanita Mandul yang Perlu Diwaspadai

Bagi para istri yang khawatir karena tak kunjung hamil, coba simak ulasan mengenai ciri-ciri wanita mandul berikut ini. Jika ternyata ada pada diri Anda, maka segeralah mencari pertolongan dokter ahli kesuburan.

Sudah lama menikah namun belum dikaruniai anak merupakan kondisi yang dapat menimbulkan keresahan, khususnya bagi pasangan yang sedang menantikan kehadiran buah hati. Ketidaksuburan diduga menjadi salah satu alasannya. Meski penyebabnya bisa disebabkan oleh pihak suami, namun potensi ketidaksuburan ternyata lebih mudah dibaca pada diri seorang wanita.

ciri-ciri wanita mandul

Baca juga: Apa Penyebab Mandul pada Pria dan Wanita? Ini Kata Dokter

Apa Sajakah Ciri-Ciri Wanita Mandul?

Yang menyebabkan seorang wanita mandul atau tidak bisa hamil biasanya adalah karena adanya masalah pada proses ovulasi. Meski kita tak bisa melihat sendiri apa yang sebenarnya terjadi dalam tubuh kita, namun beberapa ciri berikut akan memberitahukannya kepada kita.

Berikut 14 Ciri Wanita Mandul:

  1. Siklus haid tidak lancar atau bahkan berhenti sama sekali

Tidak lancarnya siklus menstruasi ternyata bisa menjadi pertanda kuat adanya masalah ketidaksuburan pada wanita. Biasanya haid tidak lancar timbul karena adanya masalah pada ovulasi. Jika siklus menstruasi terlalu singkat (kurang dari 21 hari) atau sebaliknya terlalu panjang (lebih dari 35 hari), maka segera konsultasikan dengan dokter.

Selain itu, wanita yang tidak pernah mengalami (atau berhenti) menstruasi juga pasti sulit hamil karena tidak terjadi ovulasi dalam tubuhnya.

  1. Jumlah darah saat haid sedikit saja, atau terlalu banyak

Saat haid, bila darah keluar selama 3-7 hari, maka itu masih tergolong normal. Namun jika darah yang keluar terlalu sedikit, atau sebaliknya terlalu banyak dan intens, maka ini dapat menjadi gejala ketidaksuburan.

Terjadinya perubahan signifikan terkait dengan volume darah yang keluar saat haid juga dapat menjadi salah satu ciri wanita mandul. Jadi kalau banyaknya darah yang keluar tidak senormal biasanya, melainkan lebih banyak, maka itu bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan menorrhagia (haid berlebihan) yang bisa menyebabkan mandul.

Menurut Mayo Clinic, menorrhagia dapat disebabkan oleh banyak hal seperti pengobatan tertentu, KB spiral, dan komplikasi kehamilan yang menimbulkan pendarahan. Namun penyebab umum menorrhagia adalah ketidakseimbangan hormon. Perubahan lamanya haid dari sebentar menjadi lama (atau sebaliknya) juga dapat menjadi penyebab susah hamil.

  1. Endometriosis

Kram saat haid memang tidak selalu mengindikasikan kalau seorang wanita tidak subur. Namun kalau Anda mengalami kram haid yang cukup parah, kesakitan saat berhubungan intim, pendarahan abnormal, sakit pada area dubur, atau keluar darah ketika buang air kecil, maka bisa jadi itu merupakan gejala dari endometriosis. Dan endometriosis bisa menjadi salah satu penyebab mengapa seorang wanita mandul.

  1. Terlalu kurus atau sebaliknya terlalu gemuk

Berat badan ternyata sangat berpengaruh pada tingkat kesuburan seseorang. Badan yang terlalu kurus, entah karena kurang gizi atau terlalu giat berolahraga, bisa menjadi salah satu pemicu mengapa seorang wanita tak kunjung hamil.

  1. Pernah keguguran lebih dari 3 kali

Meski ketidaksuburan biasanya didefinisikan sebagai ketidakmampuan untuk hamil, namun wanita yang pernah keguguran berulang kali juga bisa mengalami kesulitan bila ingin punya anak lagi.

  1. Menderita sakit penyakit

Gangguan kesehatan seperti diabetes hingga hipotiroidisme dapat menghambat seorang wanita untuk cepat memiliki momongan. Tak hanya penyakitnya, namun metode pengobatan yang dipakai juga memengaruhi tingkat kesuburan seseorang. Penyebabnya karena insulin, obat anti-depresi, dan hormon tiroid dapat mengganggu siklus haid.

  1. Memiliki sejarah kanker di masa lalu

Beberapa pengobatan kanker, terutama terapi radiasi di dekat organ reproduksi, bisa menjadi alasan selanjutnya mengapa seorang wanita susah punya anak. Ternyata efek obat-obatan tersebut bisa menekan pertumbuhan sel telur dan juga ketidakseimbangan hormon.

  1. (Pernah) menderita penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual dapat menjadi penyebab ketidaksuburan berikutnya. Hal ini dikarenakan infeksi dan radang akibat penyakit klamidia dan gonore memblokir saluran tuba falopi. Namun karena kedua penyakit menular seksual tersebut tidak menunjukkan gejala yang mudah dikenali terutama pada wanita, maka penting bagi Anda untuk memeriksakan diri terkait hal ini.

Simak juga artikel berikut: Duh, Akibat Keputihan Bisa Mandul!

  1. Merokok dan alkohol

Ciri-ciri wanita mandul selanjutnya bisa diamati dari kebiasaan hidup yang tidak sehat. Sebagai contohnya adalah perokok dan suka minum alkohol.

  1. Usia di atas 35 tahun

Jika umur seorang wanita sudah di atas 35 tahun, maka peluang mandul lebih besar daripada sebelumnya. Saat masih berusia 30 tahun, peluang seorang wanita melahirkan masih 20%, namun presentase ini menurun drastis hingga 5% ketika ia menginjak umur 40 tahun.

Jadi kalau Anda berusia 35 tahun ke atas dan tidak kunjung hamil juga setelah 6 bulan aktif berhubungan intim, maka segeralah berkonsutasi dengan dokter.

  1. Tiba-tiba jerawatan

Gangguan kulit seperti serbuan jerawat ternyata dapat menandakan adanya sindrom polisistik ovarium (PCOS) atau terganggunya fungsi ovarium. PCOS biasanya muncul akibat kadar hormon androgen (hormon pria) yang berlebihan. Sama seperti endometriosis, PCOS juga bisa membuat ovulasi berjalan tidak teratur.

  1. Tumbuh rambut atau bulu halus seperti pada pria

Ciri-ciri wanita mandul selanjutnya ini masih terkait dengan PCOS. Wanita yang menderita PCOS biasanya juga mendapati adanya rambut yang biasa tumbuh pada pria. Seperti kumis, jenggot, bahkan bulu dada.

  1. Rambut rontok

Meski tak semua rambut rontok dapat menjadi ciri wanita mandul, namun inipun merupakan salah satu gejala PCOS. Jadi harus waspada, jika kerontokan rambut disertai dengan gejala PCOS lainnya segeralah berkonsultasi dengan dokter.

  1. Libido menurun drastis

Ciri-ciri wanita mandul yang terakhir adalah menurunnya libido. Menurunnya ‘gairah’ ini bisa terjadi karena stres atau pengobatan tertentu sehingga menyulitkan seorang wanita untuk memiliki anak.

 

mari kita berteman di

Situs ini hanya sebagai sumber informasi, tidak boleh dianggap sebagai nasihat medis, diagnosis ataupun anjuran pengobatan. Baca disclaimer